Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
237


__ADS_3

Profesor Abdullah dan asisten Edi tampak terpukau Melihat lab besar dengan dikelilingi oleh kaca transparan anti peluru sehingga membuat orang dan benda-benda yang ada di dalam jelas terlihat dari luar dan ada beberapa bilik-bilik yang tertutup sehingga tak tampak dari luar sepertinya ruangan tersebut adalah tempat pembuatan obat dan tempat yang di gunakan untuk penelitian tertentu membuat lab tersebut seperti lab raksasa dengan berbagai tempat tersembunyi


Pintu lab terbuka membuat beberapa orang yang sedang bekerja langsung mengehentikan kegiatan mereka


"Selamat datang Nona Elizabeth." ucap salah seorang yang berada di dekat pintu


"Terima kasih Sekarang aku ingin kalian semua berkumpul." ucap Elizabeth

__ADS_1


"Aku akan segera memanggil semua yang bekerja." ucap pria tersebut tak berselang lama beberapa orang keluar dari beberapa ruangan dan yang lain langsung merapat kini mereka semua berada di hadapan Elizabeth


Baiklah karena kalian sudah berkumpul di sini Aku ingin memperkenalkan profesor Abdullah yang akan menjadi pemimpin di dalam lab ini jadi aku ingin kalian melaporkan apa yang terjadi di dalam lab pada profesor Abdullah dan ikuti setiap perintah yang dia katakan dan satu lagi ini ada asisten Edi dia adalah asisten profesor Abdullah." ucap Elizabeth membuat semua orang mengangguk dan memberi hormat pada profesor Abdullah


Sementara itu di parkir apartemen tampak mobil keluarga huges sudah terparkir sempurna Oma dan Ibu stuart langsung keluar dan masuk ke dalam lift menuju ke apartemen pribadi milik Stuart sementara para penjaga yang melihat hal tersebut langsung kalangan kabut menghubungi secepat mungkin mereka mencoba menghubungi Elizabeth tapi sayang ponsel Elizabeth tertinggal di ruang kerjanya karena terburu-buru datang ke apartemen milik stuart karena terlalu bahagia karena akan bertemu asisten Edi Sehingga melupakan ponsel miliknya


Penjaga tak ada yang berani menghalangi oma dan ibu stuart mereka hanya bisa berusaha untuk menghubungi Elizabeth dan Bima tapi sepertinya kedua orang tersebut tak bisa dihubungi bahkan penjaga pintu apartemen sangat terkejut melihat Oma dan ibu stuart yang sudah berada di depan pintu

__ADS_1


"Kalian kenapa sepertinya kalian sangat terkejut atas kedatangan Kami sekarang buka pintunya Kami ingin masuk ke dalam." ucap Oma


"Tapi tuan Stuart sedang berada di perusahaan nyonya." ucap salah seorang penjaga


"Aku tak bertanya di mana keberadaan stuart aku hanya ingin kalian membuka pintu apartemen karena aku ingin masuk ke dalam untuk duduk menunggu Stuart." ucap Oma


Dengan tangan gemetar penjaga tersebut membuka pintu apartemen mereka tak bisa berbuat apapun tidak mungkin mereka tidak membiarkan Oma dan ibu stuart masuk ke dalam apartemen apalagi para penjaga yang berada di bawah tak menghubungi mereka membuat mereka yang menjaga pintu serba salah kini pintu apartemen sudah terbuka Oma dan ibu tua langsung masuk ke dalam sambil berjalan menuju ruang tamu

__ADS_1


Kikan yang berada di kamarnya sedang santai sambil membaca buku tiba-tiba dia ingin memakan cemilan yang di belikan oleh stuart tadi pagi Kikan pun bangkit tapi sebelum keluar dia terlebih dulu masuk ke dalam kamar mandi setelah selesai Kikan keluar dari kamar hendak menuju dapur untuk mengambil cemilan yang ada di kulkas tapi saat akan berjalan kikan terkejut begitupun dua orang wanita yang saat ini berada di hadapan kikan Mereka tampak terbelalak melihat kikan yang berada di hadapan mereka.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2