
Setelah kepergian pelayan tersebut dengan wajah pucat Pasih beberapa orang pria masuk ke dalam baru tersebut tampak mereka duduk tak jauh dari tempat duduk Elizabeth mereka belum menyadari keberadaan Elizabeth karena Elizabeth membelakangi kursi mereka
Melihat tamu seorang pelayan mendekati para pria tersebut yang berjumlah lima orang
"Selamat malam tuan-tuan silahkan apakah ada yang tuan butuhkan." ucap pelayan tersebut sambil menunduk hormat
"Sepertinya tempat ini agak sepi aku ingin memesan beberapa wanita untuk menghibur kami dan minumannya yang banyak untuk kami bersenang-senang malam ini." ucap seorang pria yang merupakan pimpinan dari rombongan tersebut
"Maaf tuan harap menunggu lima belas menit karena kami baru saja buka lima menit yang lalu dan mereka sedang bersiap-siap." ucap pelayan tersebut
"Baiklah sekarang bawakan kami minuman terlebih dahulu kami ingin berpesta malam ini." ucap pria tersebut
Pelayan tersebut memberi hormat Lalu berlalu ke belakang untuk mengambil minuman
__ADS_1
Aku ingin ke toilet dulu ucap salah seorang pria sambil bangkit berjalan melewati meja Elizabeth dan sesaat Melik Elizabeth kemudian meneruskan langkahnya menuju toilet, pria yang tadi ke toilet tampak sudah keluar dan berjalan kembali ke mejanya dengan mata terus mengawasi tingkah Elizabeth yang minum seperti orang kesetanan
"Kalian tau aku tadi ke toilet dan melihat seorang wanita cantik dan seksi sedang minum bahkan dia meneguk minumannya seperti meminum air putih saja ." ucap pria yang baru dari toilet
"Kau jangan bercanda mana ada perempuan seksi dan cantik minum sendiri di Bar seperti ini kau pasti salah lihat." ucap salah seorang dari para pria tersebut
"Sungguh kau boleh melihat ke arah depan bagian kanan di sana wanita itu duduk sendiri dengan beberapa botol di hadapannya dan yang lebih membuat ku heran semua minum yang dia pesan mengandung alkohol tinggi." ucap pria yang baru saja dari toilet tadi
"Wah dia akan menjadi sasaran empuk untuk kita pakai di markas kita." ucap pria yang lain
Sementara itu tampak para pria itu tak sadar bahwa beberapa pria sedang memperhatikan gerak gerik mereka sambil melihat kearah Elizabeth yang terus minum tanpa henti
Sementara di dalam Bar di sebuah ruangan seorang wanita dewasa sedang duduk di hadapannya berdiri seorang pria yang membawa seorang gadis cantik dan ayu
__ADS_1
"Aku Ingin menjual gadis ini dia masih original ." ucap pria paruh baya tersebut
Wanita tersebut melihat kearah wanita tersebut yang memakai pakain tertutup dengan wajah sembab dan beberapa bekas tamparan yang cukup terlihat jelas
"Siapa dia apakah dia putrimu." tanya wanita tersebut sambil terus melihat wanita yang di bawa oleh pria paruh baya tersebut
"Dia adalah putri tiri ku ibunya butuh uang untuk berobat jadi aku menjualnya agar bisa membayar biaya rumah sakit istriku ." ucap pria tersebut
"Baikalah siapa namanya dan berapa kau ingin menjualnya." tanya wanita tersebut
"Namanya Yuli aku Ingin dua ratus juta." ucap pria paruh baya tersebut
"Baiklah tanda tangan di sini dan ini uang dua ratus juta kau boleh memilikinya setelah ini kau jangan mencoba untuk kembali menemuinya lagi." ucap wanita tersebut
__ADS_1
Pria paruh baya tersebut langsung mengambil kertas tersebut dan bertanda tangan kalau mengambil segepok uang yang di berikan wanita yang ada di hadapannya.
Jangan lupa like, komen, Vote dan hadiahnya