
Sepertinya Bima merasa terbang ke awan-awan setelah mendengar pujian dari ibu mertuanya padahal menurut informasi yang beredar ibu mertuanya orang yang cukup pendiam apa mungkin karena pengaruh obat bius
"Makasih ibu aku pikir Ibu orang yang berbeda Ternyata Ibu wanita yang sangat cantik, istimewa dan ramah." ucap Bima memuji pesawat yang mereka tumpangi sebentar lagi akan tiba
Sementara itu di sebuah ruangan tampak seorang pria yang sedang menunggu sedari tadi dengan perasaan gelisah bercampur bahagia bagaimana tidak wanita yang sangat dia cintai yang terpisah dengannya cukup lama bahkan wanita tersebut jarang sekali mau berkomunikasi dengannya kecuali ada yang hal yang penting akan datang untuk bertemu dengannya dan membahas mengenai masa lalu sungguh membuatnya berbunga-bunga
__ADS_1
Tak berselang lama pesawat udara yang dia tunggu-tunggu sudah mendarat sempurna di atas landasan pria tersebut bergegas naik untuk menjemput sang kekasih hati tak berselang lama pintu pesawat pun terbuka bukannya mendapat pemandangan yang indah tapi dia mendapatkan pemandangan yang membuatnya sangat kesal Bagaimana tidak melihat sang wanita pujaan hati sudah bergandengan tangan sambil berinteraksi dengan cukup dekat dengan seorang pria muda yang merupakan menantunya "dasar menantu laknat Sudah aku katakan padanya dari tadi jangan terlalu dekat pada ibu mertuanya dia mengambil kesempatan dalam kesempitan seperti itu Aku saja tak pernah menyentuhnya seperti itu ah lihatlah tangan itu dasar tangan-tangan laknat." ucap kesal Jack dalam hati sambil menatap tajam sang menantu yang baru saja turun dari pesawat bersama sang ibu mertua
Sementara itu Bima terlihat cuek sambil terus menggandeng sang ibu mertua untuk turun dari pesawat
Paman Jak bergegas pergi untuk menemui mantan istrinya "kau sudah datang Bagaimana keadaan mu Selma dalam perjalanan, Apakah baik-baik saja Apakah ada sesuatu yang terluka." tanya paman Jack perhatian sambil berusaha menjauhkan Bima dari ibu Nadia
__ADS_1
Mendengar perkataan ibu Nadia membuat Paman Jack salah paham "aku akan bicara denganmu sebentar sekarang aku akan mengantar ibu Nadia dulu untuk beristirahat." ucap paman Jack
"Bagaimana kalau kau beristirahat terlebih dahulu setelah kau istirahat kita akan kembali ke kediaman yang sudah aku siapkan sebelum kedatangan mu tenang saja kediaman itu adalah kediaman rahasia milik ku dan setelah itu kita bisa berbicara di sana dan aku juga akan menjemput Nadia agar kita bisa tinggal bersama di sana untuk sementara waktu." ucap paman Jack Maaf Ibu Nadia hanya mengganggu setuju kemudian mengikuti langkah kaki Jack ke sebuah kamar pribadi sementara itu Bima bingung dengan apa yang terjadi tapi dia tetap menunggu kedatangan ayah mertuanya di sebuah ruangan yang cukup tertutup di kastil tersebut
Paman Jack langsung masuk ke dalam ruangan tersebut membuat Bima sedikit terkejut "katakan padaku rayuan Apa yang kau lakukan pada istriku sampai istriku begitu akrab dan selalu tersenyum padamu Apa kau sudah mengatakan bahwa kau adalah suami Nadia." tanya Paman Jack dengan tatapan yang sulit di artikan
__ADS_1
"Astaga ayah mertua Memang ibu mertua adalah orang yang sangat humoris dan baik hati jadi Kami akrab lagi pula dia adalah ibu mertuaku bagaimana bisa aku merayunya dan dia adalah mantan istri ayah mertua jadi posisiku lebih dekat karena aku adalah menantunya sedangkan Ayah adalah mantan suaminya." ucap Bima yang tak mau kalah dan tidak habis pikir dengan isi kepala Ayah mertuanya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya