
Sementara itu di sebuah Bar pinggir kota tepatnya di sebuah ruang tampak seorang wanita menatap para bawahannya yang ada di hadapannya rupanya setelah kejadian hilangnya Yuli nampak beberapa keimanan pemeriksa CCTV sehingga mereka mengetahui aksi penculikan yang terjadi di dalam kamar mandi
"Bagaimana bisa kalian begitu bodoh tidak mengawasi pintu belakang sehingga membuat beberapa pria berhasil menculik dua wanita sekaligus Sekarang aku tidak mau tahu kalian cari orang-orang tersebut dan ingat aku ingin wanita yang membersihkan toilet tersebut harus ketemu aku tak ingin membuang-buang uangku tanpa hasil." ucap wanita tersebut dengan geram
"Baik nyonya." ucap serentak para pria yang bertubuh kekar tersebut lalu keluar dari ruangan
"Dasar tidak becus Bagaimana bisa mereka lolos begitu saja dan dini hari baru diketahui bahwa mereka sudah menghilang." ucap wanita tersebut
Sementara itu di sebuah hotel tampak Paman Alan dan istrinya sedang merapikan pakaiannya begitupun Mama Lilis karena hari ini mereka bertiga akan meninggalkan hotel sedangkan Doni dan Rumi akan tetap menginap di hotel selama satu minggu
__ADS_1
Kini Doni dan Rumi sudah duduk bersama di sebuah sofa panjang "sayang sebenarnya apa yang terjadi sehingga kau pergi di kamar kedua orang tuamu aku sampai sempat bingung saat sudah berada dalam kamar mencarimu." ucap Doni bohong
"Tadi pagi aku terbangun dan mendapatkan pesan dari Ayah dan Ibu bahwa ada sesuatu yang ingin ayah dan ibu bicarakan saat aku bangun Aku tidak melihatmu Aku mencari keseluruhan ruangan tapi tidak menemukanmu akhirnya aku memutuskan untuk ke kamar ayah dan ibu sendiri dan setelah aku kembali baru aku akan menjelaskannya padamu." ucap Rumi bohong
"Oh begitu maaf ya Sayang aku tak membangunkanmu tadi pagi soalnya aku melihatmu sangat kelelahan jadi aku berinisiatif untuk berjalan-jalan mencari udara segar dan sekalian mencari sarapan." ucap Doni
"Iya sayang aku juga mau minta maaf atas kejadian tadi malam mungkin aku terlalu kelelahan sehingga aku tertidur pulas." ucap Rumi
Rumi tersipu mendengar rayuan Doni walaupun mereka sama-sama ular berbisa
__ADS_1
Sementara itu di sebuah rumah mewah tampak Tampak Paman Alan dan istrinya sudah berada di dalam kamar "sayang aku ke ruang kerja dulu ya." ucap Paman Alan sambil mengecup kening istrinya
Kini Paman Alan sudah berada di ruang kerjanya tampak dia melihat ponselnya tak ada satu pesan pun dari Rumi padahal Rumi sudah berjanji dia akan sering memberi kabar pada Paman Alan tiba-tiba seseorang menyatu pintu ruang kerja Paman alam masuklah seorang pria paruh baya yang bernama Beni yang merupakan asisten paman alam
"Bagaimana keadaan perusahaan apa semua aman dan terkendali dan oh ya bagaimana dengan beberapa usaha gelap kita apa semua sesuai dengan apa yang kita inginkan tanya Paman alan saat pria tersebut sudah masuk dan duduk di depannya
"Semua terkendali sesuai dengan perintah Tuan tapi Tuan ada sesuatu yang mengganjal akhir-akhir ini." ucap Beni
"Ada apa apakah itu sesuatu yang membahayakan bagi kita tanya Paman Alan
__ADS_1
"Sepertinya tidak tuan aku hanya mengantisipasi saja karena aku mendengar desas-desus bahwa beberapa hari yang lalu ada sebuah markas gelap yang di hancurkan tanpa jejak dan tak ada yang tau siapa pelakunya." ucap Beni
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya