
Bima sangat kesal apalagi Stuart tak mengatakan di mana keberadaannya satu-satunya cara adalah bertanya pada Darmanto
Bima langsung menuju ke tempat di mana Darmanto atau Elizabeth berada
Begitu sampai di sebuah bangunan mewah di mana perusahaan tersebut adalah perusahan yang menjual berbagai macam bentuk apartemen
Para pekerja sudah mengetahui siapa Bima mereka hanya menunduk hormat, Bima langsung masuk ke dalam lift
Sementara itu Elizabeth yang mengetahui kedatangan Bima langsung tersenyum licik " pucuk di cinta ulam pun tiba, tak akan lari gunung di kejar kalau jodoh tak akan ke mana." ucap Elizabeth sumringah
Bima kini berada di depan ruangan kantor Elizabeth tampak sekertaris cantik menyambut Bima
Selamat datang tuan Bima nona Elizabeth sudah menunggu Anda." ucap sekretaris Elizabeth sambil menunduk hormat lalu membuka pintu untuk Bima
__ADS_1
Bima masuk ke dalam ruangan Elizabeth dengan wajah yang sulit di artikan
"Hai sayang ku akhirnya kau datang aku yakin kau sudah mulai bosan menjomblo dan mengingat hanya aku wanita yang mencintaimu sepenuh jiwa raga ku ." ucap Elizabeth centil sambil bangkit menuju sofa di mana di mana Bima berada
Bima mengehembuska nafasnya kasar "hei Darmanto jangan terlalu percaya diri walaupun kau mengganti semua atribut yang ada di tubuh mu dan hanya kau satu-satunya manusia di bumi ini, aku lebih baik menjadi jomblo seumur hidup ku." ucap sarkas Bima sambil berusaha menghindar dari si Darmanto
"Ih sayang kok ngomongnya kaya gitu bikin gemas aja, entar doanya terkabul kan Kasian si brewok tak merasakan surga dunia." ucap Elizabeth
"Astaga kenapa menayangkan Stuart padaku, bukanya kau adalah asisten pribadinya." ucap Elizabeth dengan mimik wajah tanpa dosa
"Kau jangan berbohong aku tau hanya kau yang bisa mengetahui di mana keberadaan Stuart karena selain dirimu yang aku tahu tak ada orang lain yang bisa menghilangkan jejak Stuart dari para bawahan ku." ucap Bima
"Astaga buah hatiku, jantung cintaku yang tertampan seantero dunia dan akhirat mana mungkin aku bisa menyembunyikan Stuart apalagi dari para pengawal mu yang sangat lihai itu." ucap Elizabeth
__ADS_1
"Sudah tutup mulutmu sekarang katakan yang sejujurnya padaku atau aku akan membuatmu menjadi banci kaleng di perempatan." ucap Bima sambil menatap tajam ke wajah Elizabeth yang terlihat centil
"Ih kok sayangku ngomong gitu emang rela lihat aku yang cantik dan seksi ini menjadi bahan rebutan pria di jalan." ucap Elizabeth
Sudah kau jangan bertingkah sekarang katakan di mana Stuart aku ingin bertemu dengannya kau jangan mencoba untuk berbohong pada ku aku sudah muak dengan mu." ucap Bima yang terlihat sangat kesal
Melihat Bima yang sudah sangat kesal padanya membuat Elizabeth sedikit resah tapi sesuai dengan instruksi Stuart apapun yang terjadi dia tak boleh mengatakan apa yang terjadi dan di mana keberadaan Stuart kalau tidak nyawanya adalah taruhannya
"Aku tak tau di mana keberadaan Stuart kau boleh percaya atau tidak tapi yang pasti Stuart belum pernah menghubungi q ." ucap bohong Elizabeth
Bima mentap Elizabeth dengan tatapan tak percaya tapi dia tak mungkin berani memaksa Elizabeth apalagi anak buah Elizabeth semua orang pilihan yang sangat kuat dan cerdik
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1