Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
665


__ADS_3

tak terasa pagi mulai menyapa Sementara itu di dalam kamar tampak dua sejoli yang berada di bawah selimut yang sama dokter intan tiba-tiba membuka matanya betapa terkejutnya dirinya saat melihat seorang pria di sebelahnya sedang memeluknya sontak saja dokter intan reflek langsung menendang hingga komandan terjatuh dari tempat tidur "aaaaaaa apa yang sudah kau lakukan padaku teriak." dokter intan sambil memperbaiki selimut miliknya sementara komandan yang tak mengenakan pakaian sehelai pun sangat shyok melihat dirinya yang bertelanjang sontak saja komandan menarik selimut membuat dia dan dokter intan saling tarik menarik, "eh apa yang kau lakukan kenapa kau menarik selimut aku juga sedang tak mengenakan apapun dan semua ini pasti pembuatan mu ambil bantal ini tutup burung perkutut mu." ucap dokter intan melempar bantal dan langsung di tangkap oleh komandan


keributan di kamar nomor 9 membuat Oma yang sedang menuju ruang makan bersama kakek komandan dan kakek dokter intan langsung menghentikan langkahnya lalu pergi ke depan pintu kamar mengetuk pintu membuat komandan dan dokter intan yang berada di kamar saling memandang menyadari bahwa mereka berdua tak menggunakan apapun langsung dengan gerakan cepat dokter intan mengambil pakaiannya begitupun komandan karena merasa pintu sangat lama dibuka Oma bergegas menyuruh kepala pelayan yang memegang kunci cadangan untuk membukakan pintu Tapi saat kepala pelayan membuka pintu kedua orang tersebut sedang berusaha merapikan pakaiannya membuat Oma dan yang lain langsung terperangah melihat hal tersebut "apa yang kalian berdua lakukan di dalam kamar ini." ucap omah dengan wajah yang serius membuat dokter intan dan komandan tampak tertunduk tak bisa berkata apa-apa


kakek intan dan kakek komandan tampak menatap tak percaya kepada cucu mereka masing-masing, "Kau adalah tuan rumah di kediaman ini jadi Aku menyerahkan semua keputusan kepadamu." ucap kakek komandan begitupun kakek dokter intan


"bersihkan diri kalian berdua lalu datang ke meja makan kita akan mana bersama setelah itu kita akan membicarakan hal ini." ucap oma, dan dokter intan bergegas membersihkan dirinya setelah Oma dan yang lain pergi ke ruang makan


Sementara itu di kamar nomor 10 tampak kakek Dewi dan Dewi sedang tidur Dewi yang tidur di sofa dan kakeknya tidur di ranjang tak menyadari keributan yang berada di kamar sebelah apa lagi semalam mereka sempat berdebat sampai hampir menjelang subuh karena Dewi merasa khawatir jika komandan tidur dengan wanita lain

__ADS_1


di meja makan kini Oma sudah duduk bersama kakek komandan dan kakek intan tak berselang lama datang Ayah Leo dan ibu Tuan menyusur yang lain tak berselang lama datang dokter intan dan komandan dengan wajah yang tertunduk dan yang lain hanya bisa tersenyum simpul melihat kedua pasangan yang tampak seperti terpidana saat akan makan, kakek Dewi dan Dewi datang setelah oma menyuruh seorang pelayan membangunkan mereka untuk sarapan bersama


Dewi melihat ke arah komandan yang masih tertunduk tak berani memandang siapapun begitupun dokter intan membuat Dewi sedikit heran tapi dia tak terlalu banyak berpikir


sarapan pun selesai Oma kemudian bangkit dan berjalan menuju ruang keluarga diikuti oleh yang lain termasuk kakek Dewi dan Dewi di ruangan tersebut kini mereka sudah terkumpul melihat ke arah komandan dan dokter intan baiklah aku tak perlu berkata-kata banyak "hari ini akan ada pernikahan antara komandan dan dokter intan dan hal ini merupakan keputusan final." ucap Oma


Dewi langsung berlari keluar saat mendengar keputusan Oma sang kakek lalu langsung mengejar "nak tenanglah jangan gegabah itu bisa membahayakan dirimu." ucap kakek Dewi


"sudahlah kakek semua sudah berakhir kini komandan akan menikah dengan dokter intan." ucap Dewi frustasi, Dewi langsung pergi membawa kendaraannya keluar dari kediaman keluarga huges sementara sang kakek hanya bisa melihat saja sang cucu yang pergi begitu saja Dengan hati penuh kecewa

__ADS_1


Sementara itu di dalam ruangan tampak semua orang bahagia menyambut pernikahan tersebut.


berapa bulan telah berlalu setelah pernikahan komandan dan dokter intan perut Yuli pun sudah masuk usia 9 bulan sedangkan Nadia usia kandungannya 8 bulan, Kini triple S sudah pandai merangkak dan duduk dan Kikan masih menunggu perubahan wajah putrinya yang semakin mirip sang ayahnya


TAMAT


Terimakasih untuk membaca cerita Arturo, semoga sehat selalu panjang umur dan banyak rezeki


untuk kelanjutan ceritanya tripel S mau di buatkan judul baru atau masuk season 2 di sini ?

__ADS_1


__ADS_2