Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
498


__ADS_3

Bento yang melihat ke arah pintu langsung mengarahkan pandangannya kepada profesor Abdullah "cepat katakan siapa yang melindungi mu." tanya Bento dengan senjata tajam yang melekat di leher profesor Abdullah


"Bukanya kau mengatakan padaku bahwa kau menganggap semua perkataanku adalah omong kosong jadi silakan cari tahu." sendiri ucap profesor Abdullah


"Jangan memancing amarahku atau ku bunuh kau di sini cepat katakan." ucap Bento


"Silakan membunuh ku dan kalian semua juga akan ikut mati bersamaku." ucap profesor Abdullah


Seorang anak buah Jay datang "tuan sepertinya kita sudah dikepung dan ada beberapa orang penembak jitu di luar kita tak bisa keluar dari tempat ini." ucap anak buah Jay


Jay dan Bento saling melihat begitu mendengar perkataan bawahannya "Apa maksudmu ada penerima gitu dan kita sudah dikepung Bagaimana mungkin." ucap Bento tak percaya

__ADS_1


"Benar Tuan jika kita sampai melewati pintu maka seseorang akan langsung menembak dan sepertinya ada beberapa mobil yang mengelilingi toko bunga ini dan tiba-tiba saja di sekitar toko bunga sudah ditutup membuat kita tak bisa keluar dari toko bunga ini." ucap bawahan Jay


Tampak Bento dan Jay saling memandang penuh arti sepertinya mereka sedang memikirkan sesuatu agar bisa melarikan diri sedangkan profesor Abdullah Tampak santai melihat situasi yang ada karena dia yakin menantunya pasti akan menolongnya


Sementara itu di kediaman keluarga huges tepatnya di dalam kamar Kikan dan keluar tanpa kikan yang tiba-tiba saja terbangun dengan keringat dingin yang berperan sedangkan stuart yang baru saja masuk ke dalam kamar berniat mengganti baju sangat terkejut melihat sang istri yang mandikan keringat di atas tempat tidur "ada apa sayang apakah kau mimpi buruk." tanya stuart


"Aku tiba-tiba bermimpi ayah dikurung oleh seseorang tapi aku tak melihat wajah orang tersebut dan saat aku ingin menolong Ayah tiba-tiba aku terbangun sayang tolong ambilkan ponselku aku ingin menghubungi ayah." ucap Kikan


"Kenapa ayah tak memberitahukan aku bahwa dia akan pergi untuk mengadakan perjalanan bisnis apalagi dia akan pergi ke kota D." tanya Kikan


"Ayah sedang terburu-buru sepertinya dia lupa akan mengadakan perjalan dinas tapi tadi dia sempat menelponku dan menyuruhku untuk memberitahumu tentang kepergiannya dan dia meminta maaf karena tidak mengatakannya langsung padamu saat dia pulang dia akan langsung pergi menemuimu dan membawakan hadiah." ucap stuart

__ADS_1


"Baiklah kalau itu memang yang terjadi aku harap begitu Ayah kembali dari perjalanan bisnis dia akan langsung menemui ku." Ucap." Kikan dengan wajah sedikit sedih


"Tentu saja sayang ayah pasti akan langsung ke rumah kakek di mana kau berada sayang bagaimana kalau aku menjenguk jenguk si kembar agar kau tak sedih lagi." ucap Stuart menenangkan Kikan dan berusaha membuat kikan tak terlalu mengingat mimpinya


"Kau ini, bagaimana bisa kau mau menjenguk si kembar ini masih sore, si kembar nanti tau bahwa selama ini yang mereka kira es krim rasa vanila ternyata ikan lele yang baunya amis." ucap Kikan sambil tertawa cekikan


"Sayang bisa-bisanya kau mengatakan hal seperti itu kau ini jangan merusak imajinasi anak-anak kita biarkan saja mereka berpikir itu es krim mumpung mereka belum tau membedakan rasa." ucap Stuart sambil tersenyum jahil mencium semua wajah istrinya membuat kikan merasa geli


"Sayang hentikan kau membuat aku ingin tertawa." ucap Kikan berusaha menghindar stuart.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2