
Stuart kini sudah berada di dalam ruang kerjanya bersama sang asisten "bagaimana pria yang membawa bom itu Apakah kau sudah memasukkannya di rumah sakit keluarga dan menganggapnya seperti anggota keluarga huges yang mengalami kecelakaan, penjaga keamanan dan salah seorang pelayan Bagaimana jasad mereka." tanya stuart yang sudah duduk di kursi kebesaranya
"Sudah tuan dan seperti yang Anda duga mereka sedang berpesta karena berpikir salah seorang anggota keluarga tugas terkena bom tersebut dan sepertinya mereka akan melancarkan aksinya lagi dengan cara berbeda dan mengenai pelayan dan petugas keamanan semua sudah di kebumikan di kampung mereka dan keluarga juga sudah di berikan santunan." ucap Asisten stuart
"Kerja yang bagus aku mendengar bahwa kakek tua itu berniat ingin kembali bersama para murid-muridnya yang murtad itu Apakah mereka sudah merekrut murid." tanya stuart
"Benar tuan sudah banyak orang yang bergabung dalam perguruan mereka Dan beberapa orang yang sengaja kita masukkan untuk mengawasi kegiatan tersebut sepertinya mereka diberikan ramuan yang bisa membuat mereka tak merasakan sakit jika terkena senjata tajam ." ucap asisten stuart
__ADS_1
"Aku ingin kau segera menemukan kelemahan tersebut Aku tidak ingin orang-orang yang tidak terlibat dalam hal ini menjadi korban selanjutnya segera persiapkan jebakan untuk menangkap pria tua itu dan anak buahnya." ucap stuart
"Baik Tuan maaf tuan ada yang perlu Anda ketahui sepertinya Bento akan datang kemari dia akan bertemu dengan ayah tuan dan juga akan melakukan aksinya untuk menjebak profesor Abdullah." ucap asisten Stuart
"Biarkan dia melakukan rencananya Kau hanya perlu mengawasi agar Ayah mertuaku tidak terluka dan mengenai masalah pertemuan ayahku dengan dirinya itu tidak menjadi masalah karena ayahku pasti mengerti apa yang terjadi." ucap stuart
Stuart menghembuskan nafasnya kasar mendengar perkataan sang asisten tapi dia memang harus mengatakan hal ini pada Darmanto sebelum Darmanto mengetahui dari orang lain "Baiklah aku akan membicarakan ini dengannya tapi setelah aku melihat situasinya karena saat ini Darmanto sepertinya sudah mulai berubah dan mulai menaruh hati pada istrinya jadi awasi saja kakek tua itu terlebih dahulu." ucap stuart
__ADS_1
"Aku mengerti tuan Aku berharap Tuan Darmanto tak akan berubah seperti dulu lagi setelah mengetahui bahwa kakek tua sialan itu sudah kembali." ucap asisten stuart yang terlihat kesal
"Oh iya aku ingin menanyakan sesuatu padamu Apakah kau mengenal wanita yang bernama Ratih dia tadi sempat berbicara dengan istriku dan mengatakan bahwa dia mengenal ku dan perusahan kita sedang bekerjasama dengan perusahaan miliknya ." tanya stuart
Asisten asisten stuart tampak berpikir kemudian dia mengingat sesuatu oh iya taua Dia adalah anak pak. Bondan rekan bisnis kita, Ratih adalah anak semata wayang pak Bondan, karena Pak Bondan Sudah pensiun maka Ratih menggantikannya, pak Bondan juga merupakan rekan bisnis ayah anda." ucap asisten
"Benarkah kau awasi dia jangan biarkan dia mendekati istriku dalam jarak 10 meter Aku tak suka melihatnya yang berusaha akrab dengan istriku." ucap stuart .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya