
"Bukankah kau berjanji akan menikahkan aku dengan putrimu tapi apa Sampai detik ini tak ada kabar apapun darimu aku sudah menunggu selama bertahun-tahun tapi apa yang kudengar beberapa jam yang lalu putrimu hilang entah ke mana Aku sudah berusaha sabar menunggu." ucap Thomas
Kakek Nadia cukup terkejut mendengar perkataan Thomas pasalnya tak ada yang mengetahui tentang hilangnya putrinya tapi kenapa Thomas bisa mengetahui bahwa putrinya hilang "Apa maksudmu Bagaimana kau bisa mengetahui bahwa putriku hilang." tanya kakek Nadia
"Aku adalah orang yang membantumu untuk memisahkan Lian dan Jack Apa kau pikir aku hanya akan duduk menunggu saat kau berjanji akan menikahkan aku dengan dia kau sudah berjanji Beberapa bulan yang lalu padaku akan segera menikahkan kami tapi apa selama bertahun-tahun kau hanya berjanji saja aku sudah membantumu selama ini dan sekarang dia hilang apa kau pikir aku hanya akan diam saja aku ingin setelah Lian di temukan aku langsung menikah dengannya entah kau setuju atau tidak ini adalah perjanjian yang kau tanda tangani sendiri ." ucap Thomas lalu pergi begitu saja dari kediaman kakek Nadia
Kakek Nadia langsung terduduk dia melupakan janjinya pada Thomas beberapa tahun yang lalu karena keserakahannya dia Memeng menjual putrinya pada Thomas dengan beberapa perjanjian dia pikir Thomas sudah melupakan hal tersebut tapi ternyata tidak kakek Nadia langsung masuk ke ruang kerja miliknya di mana bawahannya masih berada
__ADS_1
"Habis Thomas sekarang juga dan jangan sampai ada yang mengetahuinya dia baru saja keluar dari kediaman ini." ucap kakek Nadia tanpa perasaan
Sontak saja perkataan kakek Nadia membuat asisten dan para pengawalnya langsung saling melihat "tapi tuan, tuan Thomas adalah sahabat anda sendiri." ucap sang asisten karena selama ini thomaslah yang selalu membantu kakek Nadia
Kakek Nadia natap tajam asistennya kau tak perlu aku tak pendapatmu yang aku inginkan lakukan perintahku." ucap kakek Nadia
"Waktu sudah berlalu ibu Nadia yang sudah selesai beristirahat langsung menghubungi Jack tak berselang lama Jack sudah berada di depan pintu kamar ibu Nadia setelah mengetuk beberapa kali ibu Nadia pun akhirnya keluar bisakah kita pergi ke rumah yang kau sediakan." tanya ibu Nadia
__ADS_1
"Semua kebutuhanmu sudah ada di rumah tersebut oh iya sepertinya kau sudah membersihkan tubuhmu dan mengganti pakaianmu bukannya tadi kau tak membawa apa-apa." tanya Jack sedikit bingung
"Tadi pemuda tampan itu Bima anak angkat Leo menyuruh seseorang membawakan aku pakaian dan hal-hal yang aku butuhkan dia sangat perhatian dan baik andai dia bisa menjadi putraku." ucap mama Nadia
Paman Jack langsung terlihat kesal mendengar pujian mama Nadia pada Bima "benarkah sebaiknya kita segera pergi dari tempat ini Karena setelah aku mengantarmu ke rumah yang aku sediakan Aku akan pergi menjemput Nadia ucap paman Jack dengan wajah terlihat sedikit kesal
"Ada apa denganmu Kenapa wajahmu seperti itu apa kau tak menyukai kedatanganku di sini." tanya Mama nadia, sontak saja perkataan mama Nadia membuat Jack langsung merubah mimik wajahnya tentu saja tidak aku sangat senang kau datang kemari tapi aku khawatir kau keluar dengan pakaian seperti ini kau terlihat sangat cantik aku takut orang-orang akan memandang kecantikan mu." ucap paman Jack mengalihkan perkataannya sontak saja mendengar perkataan Jack wajah mama Nadia bersemu merah mama nadi langsung menunduk karena sangat malu .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya