Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
111


__ADS_3

Angela pun pingsan di tempat tanpa tahu apa yang akan terjadi pada dirinya, Roni yang sangat menghawatirkan saudara perempuannya Tersebut langsung bergerak cepat dia sangat yakin adiknya masih hidup sehingga membuat Roni segera memerintahkan tim untuk mencari keberadaan adiknya


Sementara itu anak buah Roni sudah berada di pesisir pulau mereka langsung turun untuk mencari keberadaan Angela


"Sebaiknya kita berpencar agar lebih cepat menyisir pulau ini." ucap salah satu anak buah Roni


"Benar dengan begitu kita bisa lebih efektif dalam mencari keberadaan Nona Angela lagi pula kita harus menemukannya sebelu sore hari, karena jika tidak kita harus menginap di pulau ini." ucap pria yang lain


Setelah mereka melakukan diskusi stelah membagi beberapa orang dalam tim berbeda, merekapun langsung masuk ke dalam hutan


Sementara itu anak buah Stuart sudah pergi mengunakan kapal selam menjauh dari pulau tersebut meningalakan markas Mereka yang sudah di segel agar tak ada siapapun yang masuk ke dalam


Setelah mencari beberapa jam tanpa sengaja seseorang tersandung tubuh Angela yang tergeletak di tanah tak berdaya

__ADS_1


Para bawahan Roni langsung menuju lokasi keberadaan tim yang menemukan Angela


Mereka cukup terkejut karena Angela tak sadarkan diri walaupun kondisi tubuhnya Tidak ada yang membahayakan


Sebaiknya kita segera membawanya nona Angela ke kapal agar helikopter bisa membawanya ke rumah sakit secepatnya aku rasa tuan pasti sudah tidak sabar." ucap salah seorang pria yang menemukan Angela


Kini tubuh Angela langsung di angkat dan di bawa ke kapal untuk di jemput oleh helikopter yang sudah di sediakan oleh Roni


Sementara itu Roni yang sudah mengetahui bahwa adiknya telah di temukan sangat bahagia apalagi tak ada yang menghawatirkan dari kondisi Angela


Sementara itu di tempat dokter Restu dan profesor Dini tampak mereka bersiap menuju tempat Stuart untuk memeriksa kandungan kikan


Stuart langsung membatu merapikan baju Kikan kemudian menunggu dokter Restu dan profesor dini yang akan datang

__ADS_1


Sedangkan Elisabeth sudah menunggu di depan pintu ruangan pemeriksaan, Elizabeth sendiri yang akan memastikan bahwa saat masuk ruangan pemeriksaan dokter Restu dan profesor dini dalam keadan steril dari barang-barang yang mencurigakan


Kini dokter Restu dan profesor Dina sudah berdiri tepat di hadapan Elizabeth


"Maaf aku akan memeriksa isi tas kalian serta barang-barang yang kalian bawa dan setelah itu silahkan masuk ke ruanga sana tubuh kalian akan di periksa dengan seksama melalui alat yang sudah bawahan ku siapakan." ucap Elisabeth tanpa menunggu jawaban dari dokter Restu dan profesor Dina Elisabeth langsung mengambil apa yang mereka bawa untuk di periksa


Sementara dokter Restu seperti biasa karna hal itu memang sudah biasa di lakukan oleh Elizabeth sebelum masuk ke dalam ruang pemeriksaan di mana Kikan berada


Sementara wajah profesor Dina nampak sangat kesal dia tak menyangka bahwa pemeriksaan yang di lakukan akan seketat ini dia pikir hanya Tas miliknya saja yang akan di periksa


"Silahkan Nona masuk ke dalam ruangan itu kami akan memeriksa tubuh nona." ucap salah seorang wanita yang melihat profesor dini terus melihat ke arah tas miliknya


"Oh baiklah." ucap profesor Dina langsung masuk ke dalam bilik yang ditunjuk oleh wanita tadi.

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya


__ADS_2