
Darmanto yang mendengar semua bahan yang disebutkan oleh komandan dengan wajahnya yang sedikit jijik karena membaca setiap bahan yang digunakan untuk membuat bubur membuat Darmanto langsung bangkit dan berusaha memuntahkan bubur yang sudah dia telan sampai habis saat makan siang bersama Stuart
Komandan yang melihat hal tersebut langsung berjalan mengikuti langkah kaki Darmanto yang ke wastafel untuk memuntahkan makanan yang ada di perutnya dengan paksa
Darmanto berusaha memuntahkan makanan tersebut tapi sayangnya makanan tersebut sepertinya sudah dicerna oleh perut dan Darmanto yang bisa memuntahkan air
"Ada apa Tuan apakah ada sesuatu yang salah." tanya komandan yang tidak mengetahui bahwa Darmanto sudah memakan bubur yang bahan-bahannya telah disebutkan tadi, pantas rasanya tidak karuan pikir Darmanto sambil berusaha memuntahkan makanannya
Sementara itu Stuart yang sudah berada di dalam mobil langsung tertawa terbahak-bahak mengingat bubur yang diberikan kepada Darmanto
__ADS_1
"Ada apa Tuan sepertinya Tuan sangat bahagia." tanyakan sopir sambil melihat ke arah Stuart
"Tidak ada aku hanya bahagia sekali karena sudah bertemu dengan Darmanto dia sedikit lucu hari ini." ucap Stuart sambil menghentikan tawanya dan memperbaiki posisi duduknya dan pakaiannya sang sopir pun langsung mengerti kemudian menjalankan mobilnya menuju perusahaan
Darmanto yang sudah lemas karena berusaha memuntahkan makan yang dia makan tadi akhirnya menyerah dan kembali ke tempat duduknya dengan di papan oleh komandan dengan wajah yang sulit diartikan komandan yang tidak mengetahui apapun semakin penasaran dan bingung sebenarnya apa yang terjadi
"Tuan sepertinya anda sedang sakit apakah perlu aku memanggil dokter untuk datang kembali ke sini." tanya komandan
Komandan yang mendengar perkataan Darmanto langsung mengingat resep yang tadi dibacanya sontak mengingat hal tersebut komandan langsung merasa jijik bahkan dia sudah ingin muntah jika membayangkan resep tersebut dibuat tapi dia harus berpikir cerdas Tidak mungkin asisten tuan stuart mengirim resep tersebut tanpa alasan sedangkan untuk tuan Darmanto pasti dia ingin mencari seseorang yang untuk dia jadikan kambing hitam pikir komandan yang sudah tau karakter Tuannya
__ADS_1
"Maafkan aku Tuan karena aku alergi berbagai makanan yang mengandung minyak jadi aku tak bisa memakan makanan tersebut." ucap komandan mencari jalur aman
"Benarkah aku baru mengetahuinya hari ini bahwa kau alergi pada makanan yang mengandung minyak." ucap Darmanto sambil memandang tajam komandan
"Aku juga baru mengetahuinya saat tuan mengirim aku ke padang pasir." ucap komandan lalu menunduk hormat mendengar penuturan komandan membuat Darmanto hanya bisa terdiam
Sementara itu di sebuah perusahaan tepatnya di sebuah ruangan tampak stuart sedang duduk di kursi kebesarannya sambil menelepon seseorang "kau tahu aku sungguh sangat bahagia melihat wajah Darmanto saat menghabiskan bubur tersebut aku tak menyangka bawa ibu dan Oma bisa melakukan hal sekejam itu padanya." ucap Stuart Sambil tertawa terbahak-bahak
"Jadi Darmanto benar-benar menghabiskan bubur tersebut apa dia tidak merasa jijik atau merasa lain-lain saat dia memakan bubur tersebut." tanya sang penelepon
__ADS_1
"Tentu saja dia merasakan pahit dan asam rasa bubur tersebut membuatnya mengeluh padaku tapi aku berusaha cuek kan semua juga demi kebaikan dan kesehatannya apalagi bubur tersebut bagus untuk kejantanannya." ucap stuart .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya