
Sementara itu stuart yang sudah berada di markas tepatnya di ruangannya tampak langsung disambut oleh asistennya "maaf tuan tapi sepertinya kita harus mengamankan kediaman kakek anda pasalnya kakek tua itu sudah mengetahui apa yang terjadi dan sepertinya dia mencurigai anda sebagai orang yang sudah menghancurkan dirinya dan selama ini selalu memata-matainya." ucap asisten stuart
"Dia terlambat sadar akan hal itu Mr.D siapkan orang-orang mu kita akan menyerangnya aku yakin dia sudah menyiapkan para muridnya yang memiliki chip seperti robot itu aku tak ingin sesuatu terjadi apalagi mendekati keluarga ku." ucap stuart
"Baik tuan." ucap misteri D di belakang punggung asisten stuart membut bulu kuduk asisten stuart sedikit berdiri Karena terkejut, setelah mengatakan hal tersebut misteri D langsung menghilang
"Pangilkan Darmanto dan Bima aku ingin berbicara dengan mereka." ucap stuart
"Baik tuan." ucap Asisten stuart lalu mengambil ponselnya menghubungi Bima dan Darmanto
sementara itu Bima yang sudah menyelesaikan tugasnya langsung menuju ke markas di mana Stuart berada sementara itu Darmanto masih mengurus beberapa anak buah kakek tua tersebut setelah menyelesaikan pekerjaannya Darmanto langsung pergi ke markas di mana stuart berada
Di ruangan stuart tampak Darmanto dan Bima serta asisten Stuart sudah berada di ruangan stuart, Stuart melihat ketiga orang di hadapannya, "kali ini kau pergi bersamaku tanpa komandan Yang biasanya dapat menenangkan dirimu aku hanya ingin mengatakan bahwa kita akan menghadapi kakek tua itu langsung ke markasnya aku yakin kau mengerti maksudku jika memang kau belum siap untuk berhadapan dengannya aku tak akan memaksa." ucap Stuart
Darmanto menghembuskan nafasnya kasar lalu menatap ke arah mata Stuart sejak aku diberi anugerah untuk memiliki bayi aku sudah bertekad akan menghadapi kakek tua itu dengan caraku sendiri dan Aku pastikan dia akan membayar atas apa yang pernah dia lakukan padaku aku yakin dia belum mengetahui tetang keberadaan ku."ucap Darmanto dengan penuh keyakinan
"Baiklah 15 menit lagi kita akan langsung ke markasnya aku yakin dia sudah menyiapkan beberapa jebakan." ucap Stuart
__ADS_1
Sementara itu di markas kakek tua tersebut dia benar-benar murka saat mendapatkan kenyataan bahwa yang selama ini mendampinginya ternyata mengkhianatinya dan orang tersebut adalah salah satu orang kepercayaannya "cepat keluarkan para bawahan kita kita akan melakukan penyerangan besar-besaran aku tahu di mana keluarga stuart beranda sangat yakin." ucap kakek tua tersebut menyuruh baroto
"Siap ketua terus bagaimana dengan murid yang sudah di pasang chip." tanya baroto
"Siapkan mereka untuk melindungi ku aku yakin stuart pasti sudah menyiapkan segala-galanya Karena dia sudah tahu apa yang aku lakukan tapi persiapkan lebih cepat aku takutnya mereka yang akan menyerang kita bukan kita menyerang mereka karena stuart seperti kakeknya selalu menyiapkan segalanya dengan matang kelemahannya hanya Keluarganya ." ucap kakek tua tersebut
"Baik ketua aku juga sudah menyebarkan berita pada bawahan kita dan murid kita yang berada di luar agar langsung kembali ke markas." ucap baroto
"Jangan berharap orang yang sudah keluar dan masuk ke dalam jebakan keluarga huges akan kembali sebaiknya siapkan saja bawahan kita yang ada di markas ini dan pasang berbagai macam jebakan aku yakin jika bukan kita yang ke sana pasti stuart yang akan mendatangi kita." ucap kakek tua tersebut
Tapi tuan aku tak pernah mendengar nama Stuart di dunia bawah tanah atau di mana pun sebagai salah seorang mafia semua juga tau dia hanya seorang pengusaha sukses yang tak menyukai wanita Tapi beberapa bulan yang lalu keluarga huges mengumumkan pernikahan stuart dan bahkan mereka akan segera memiliki anak." ucap Baroto
"Maaf ketua aku pikir itu hanya berita biasa saja tak ada takut pautnya dengan ketua dan mungkin saja saat ini anak setor sudah lahir." ucap pria tersebut
"Dasar memang kalian bodoh itu adalah berita terpenting yang sudah aku tunggu bertahun-tahun Kenapa bisa keluarga Hughes memiliki keturunan seharusnya mereka sudah tak memiliki keturunan setelah stuart tidak aku harus menghabisi keturunan mereka sebelum besar." ucap kakek tua tersebut mulai terlihat panik
Baroto Mendengar hal tersebut langsung terbelalak "tapi ketua Bukankah selama ini pertengkaran antara tuan dengan keluarga huges sudah terselesaikan dengan adanya perjanjian yang anda buat dengan kakek Stuart." tanya Baroto yang mengingat sekali bagaimana perjanjian yang pernah dibuat oleh kakek Stuart dan gurunya itu saat dia masih muda dulu
__ADS_1
" Dulu aku hanya terpaksa menyetujui semua perjanjian yang kami lakukan karena dulu dia memiliki sesuatu yang bisa membuat aku tak dapat hidup lagi di dunia ini tapi aku sudah bertekad keturunan terakhirnya adalah Stuart itu pun aku menghasut orang terdekat mereka agar bisa melecehkan stuart agar dia menjadi pria yang tak berguna selama ini aku sudah mendengar kabar bahwa dia tak bisa mendekati wanita manapun aku pikir aku telah berhasil tapi nyatanya sekarang dia bahkan telah memiliki anak apa mungkin semua itu hanya berita bohong atau Stuart sengaja menikahi wanita hamil agar keluarganya memiliki keturunan." ucap kakek tua tersebut masih tak percaya
"Sepertinya tidak ketua karena semua keluarga besar huges sangat tahu bahwa seseorang tak bisa mewarisi harta keluarga huges dan tinggal di kediaman keluarga huges Kalau itu bukan darah keturunan keturunan langsung keluarga huges dan aku pikir wanita itu memang hamil anak stuart seperti yang di katakan keluarga besar huges." ucap Baroto
" Kurang ajar cepat siapakan semuanya aku sendiri yang akan menculik bayi tersebut." ucap kakek tua tersebut
Baroto haya terdiam tak berselang lama ponselnya berdering Baroto langsung mengangkat panggilan tersebut tapi bertapa terkejutnya baroto saat mendengar informasi yang di berikan oleh bawahannya
"Maaf ketua nampaknya ada beberapa kendaraan yang sudah mendekati wilayah kita aku curiga itu adalah tuan stuart dan bawahannya." ucap baroto setelah mendi laporan dari bawahannya
"Apa bagaimana apa jebakan dan bawahan kita sudah siap." tanya Kakek tua tersebut
"Sudah ketua tapi aku tidak tau berapa jumlah bawah yang di bawa oleh stuart dan kita tak mengenal orang-orang di sekelilingnya." ucap Baroto
"Percuma kau bicara cepat suruh mereka menghadapi Stuart aku yakin mereka menyerang kita dengan strategi yang sudah matang aku benar-benar terjebak kali ini dia memang selicik kakeknya." ucap kakek tua tersebut
Sementara itu para bahwa stuart yang memeriksa lokasi tersebut tampak sangat berhati-hati pasalnya ada beberapa teman mereka yang terkena jebakan saat menuju ke markas kakek tua jadi mereka akan membersihkan terlebih dahulu semua jebakan yang ada.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya