
"Baiklah aku akan merawatnya selama satu minggu sekarang kau puas." ucap Bima ingin meneruskan pertengkaran mereka hanya karena lesi
Setelah berkata seperti itu Bima langsung bangkit dan keluar dari ruang kerjanya sementara itu Stuart langsung tersenyum sumringah "Kau pasti akan kaget dengan perubahan seli saat ini setelah 2 tahun kau tak pernah melihatnya ucap Stuart sambil tertawa terbahak-bahak Apa yang akan terjadi pada Bima saat berjumpa kembali dengan lesi yang telah berubah
Setelah Bima keluar dari ruang kerja Tuan langsung melangkahkan kakinya menuju kamar di mana Di sering ditempati tapi saat akan masuk kedalam kamarnya tiba-tiba tangannya ditarik oleh seseorang
Bima sangat terkejut tapi kemudian dia menoleh "profesor Hori apa yang anda lakukan." tanya Bima
"Aku Hanya penasaran dengan pelayan pribadi tuan muda sedari tadi aku mencarinya tapi tak menemukannya." ucap profesor Hori
"Kalau jam-jam seperti ini dia berada di dalam kamar tuan muda untuk menyiapkan keperluan kamu udah sebelum tidur." ucap Bima
__ADS_1
"Berarti aku tidak bisa berbicara dengannya untuk saat ini." tanya profesor Hori
"Sebaiknya profesor Hori meminta izin terlebih dahulu pada tuan muda sebelum berbicara dengan pelayan pribadinya karena aku saja tak di ijinkan berbicara dengan Kikan berdua." ucap Bima
"Baiklah aku akan beristirahat besok pagi aku akan meminta izin pada Tuan muda agar bisa berbicara berdua dengan pelayan pribadi tersebut." ucap profesor Hori
Sementara itu Stuart yang sudah keluar dari ruangan kerja melihat profesor Hori dan Bima saling berbisik-bisik dipojokan membuat Stuart hanya bisa menggeleng lalu melangkah menuju kamar miliknya di dalam kamar tampak Kikan sudah menunggu setelah menyiapkan semua kebutuhan Stuart Kikan berniat kembali ke kamarnya
Mendengar hal itu Kikan sangat terkejut spontan dia langsung berbalik dan menatap semua pikiran negatifnya pun keluar dari otaknya apalagi sudah berapa kali dia dan Stuart saling bertabrakan membuat jantungnya sering berdetak kencang
Karena tak bisa menolak mau tidak mau Kikan hanya menunduk hormat lalu keluar dari kamar dan menuju kamar di sebelah kamar benar saja semua barang pribadinya sudah dipindahkan di kamar tersebut mengingat pembalut yang dia sembunyikan di tas membuat Kikan bergegas memeriksa semua barang-barang miliknya takutnya penyamarannya terbongkar
__ADS_1
"Syukurlah semua barang-barang ku aman dan sepertinya mereka tak curiga padaku." ucap sambil merapikan kembali semua barang-barangnya
Setalah merapikan semua barang-barangnya Kikan pun melihat sekelilingnya kamar tersebut tampak kamar tersebut lima kali lebih besar daripada kamar pelayan yang dia tempati dan di kamar tersebut sudah tersedia berbagai macam fasilitas seperti kulkas dan lain-lain membuat Kikan takjub
kamar ini sangat mewah tapi kenapa Tuan memberikan aku kamar seperti ini apalagi di samping kamarnya Apa benar tuan muda mempunyai kelainan suka pada pria oh Tuhan tolong lindungi aku tapi kan itu hanya rumor buktinya belum ada pelayan pria di rumah ini yang yang mendapatkan pelecehan dari tuan Stuart pikir kikan
Setelah selesai berpikir mata kikan tak bisa dikondisikan Kikan langsung terlelap apalagi ranjang dia tempati nya saat ini lebih empuk sepuluh kali lipat daripada rajang miliknya di kamar pelayan
Sementara itu di kamar Stuart setelah membersihkan tubuhnya lalu berbaring di ranjang sambil tersenyum "selangkah lagi kau akan jatuh dalam genggaman ku." ucap Stuart sambil tersenyum penuh arti
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1