
"Ayah sangat bangga padamu nak, kau memang putri ayah, astaga kenapa bisa cucu ayah setampan ini, oh astaga aku tak bisa berkedip melihatnya untung saja kau mewarisi ketampanan kakekmu kalau sampai kau mewarisi wajah ayahmu kau pasti akan susah di sukai orang." ucap paman jack kegirangan
Bima yang mendengar celotehan Paman Jack nampak wajahnya masam tak terkendali apalagi mengingat wajah putranya yang sangat mirip dengan wajah kakeknya membuatnya semakin kesal saja "aku bertekad setelah Nadia selesai masa nifasnya kami bisa memproduksi bayi lagi aku akan membuat bayi yang sangat mirip denganku sehingga kakek tua itu akan merana." ucap Bima sambil tersenyum penuh arti melihat Nadia yang sedang terbaring di ranjang rumah sakit
Stuart dan lain yang lain nampak Saling memandang Apa kau gila anakmu masih sangat kecil dan kau ingin membuat bayi lagi aku yakin nah dia pasti akan setuju." ucap stuart
"Itu hal gampang jika masalah Nadia aku bisa menipunya sehingga dia takkan menyadari kalau aku yang merencanakan semua itu hahaha." ucap bima sambil tertawa membuat Paman Jack serta yang lain langsung melihat ke arahnya
"Kau tertawa seperti itu seperti orang gila saja sebaiknya kau pikirkan lagi apa kau tidak kasihan melihat istrimu yang baru saja melahirkan putramu apa mungkin wajah putramu Bisa saja akan berubah sesuai dengan umurnya nanti seperti bayi lainya." ucap Darmanto
"Apakah kau tidak melihat putri stuart katanya wajah anak kecil akan berubah seiring waktu bukannya berubah wajahnya semakin mirip dengan stuart bahkan nampak jelas seluruh wajah stuart di wajahnya dia seperti fotocopy stuart saja." ucap bima, tampan semua terdiam mendengar perkatan bima karena benar adanya
__ADS_1
Sementara bunga yang berada di kantor polisi tamak terus menangis dan memohon untuk di bebaskan, "aku ingin bertemu ke dua orang tuaku ." ucap Bunga
Sabar ya bunga kami akan bertanya beberapa hal penting di sini juga ada pengacara yang di kirim oleh orang tua anda ." ucap penyidik tersebut walaupun bunga tersangka tapi dia adalah seorang anak jadi penyidik sedikit membedakan perlakuan mereka tampak
Tampak bunga menoleh melihat seorang wanita yang tersenyum padanya "halo saudari bunga saya adalah pengacara yang di sewa oleh ke dua orang tuamu." ucap pengacara wanita tersebut
"Tolong bebaskan saya, saya hanya ingin bermain-main saya mohon." ucap bunga
"Maaf pak bisakah saya bicara dengan klien saya di salah satu ruangan yang sedikit tertutup." tanya pengacara
"Jadi bisakah kau jujur padaku Sebenarnya apa yang terjadi dan kenapa kau bisa melakukan hal tersebut kepada Irena Aku ingin mendengarkan semuanya sehingga aku tahu apa yang harus aku lakukan karena para penyidik sudah memegang bukti tentang semua perbuatan." ucap pengacara tersebut
__ADS_1
Bunga tampak gugup dan gemetaran tangannya sudah mulai berkeringat dingin mukanya pun sudah pucat mendengar pertanyaan pengacara tersebut, "Apa kau yakin jika aku mengatakan yang sesungguhnya padamu kau bisa menyelamatkan agar tak dihukum." tanya bunga
"Tentu saja aku akan berusaha untuk menyelamatkanmu dan membuat kau tidak dihukum tapi kau harus berkata yang sejujur-jujurnya apa sebenarnya yang terjadi sehingga Irene bisa jatuh dari lantai 2." ucap pengacara
Bunga melihat dengan cara tersebut untuk memastikan bahwa keadaan aman "sebenarnya aku sedang ingin bermain-main untuk menakut-nakuti seseorang dan saat itu aku tak sengaja melihat Irene lewat aku pun memanggilnya dan menyuruhnya untuk datang di hadapanku Irene Pun langsung datang saat tiba-tiba Aku mempunyai keinginan untuk mendorong Irena dari lantai 2." ucap bunga jujur
"Kau hanya ingin mendorong Irena saja tak ada apapun yang terjadi pada awalnya semua itu hanya keinginanmu semata." tanya sang pengacara
"Karena aku pikir di bawah ada rumput yang sedikit tebal aku pikir dia hanya akan terluka biasa saja tapi aku tak menyangka bahwa dia akan masuk rumah sakit dan lumpuh." ucap bunga
"Terus kenapa kau tidak jujur pada semua orang saat kejadian tersebut terjadi dan kau mengatakan bahwa Irena jatuh sendiri dari lantai 2 karena di melompat padahal jelas-jelas banyak orang yang melihatmu berada di sana tepat di sebelah Irene Sebelum dia jatuh." ucap Sanga pengacara
__ADS_1
"Aku takut pasalnya saat melihat ke bawah aku melihat Irene berlumuran darah dan tak bergerak lagi, karena merasa penasaran saat ambulans membawanya ke rumah sakit aku pun ikut ke rumah sakit diam-diam lalu menghubungi orang tuaku mengatakan aku tak sengaja mendorong Irene saat bermain dengannya." ucap bunga.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya