
"Kalian jangan terlalu sensitif mungkin saja dia memang pendiam dan cara berinteraksi dengan orang lain berbeda, baiklah aku mengerti arah pembicaraan kalian Aku ingin istirahat ucap profesor Dina langsung masuk di salah satu kamar apartemen tersebut
Sementara itu dokter Amir dan dokter Restu saling memandang terlihat dari wajah cemas mereka karena dari apa yang mereka tangkap selama ini sepertinya Stuart bukan pengusaha biasa dan juga bukan pria yang dengan mudah dapat diraih oleh seorang wanita
Sementara itu di tempat lain tepatnya di sebuah markas dalam hutan di sebuah kurungan tampak Tejo dan Narti yang sudah terkurung selama hampir satu bulan dan terus di siksa oleh anak buat Elizabeth membuat penampilan kedua orang tersebut sangat mengenaskan bahkan luka di tubuh mereka sudah mulai membusuk
Sedangkan di lautan lepas tampak sebuah kapal perompak sedang menuju lokasi di mana ada sebuah pulau yang memiliki pasokan air dan makanan
Di dalam kapal tersebut tampak seorang wanita yang sedang duduk di ranjang dengan tatapan yang sangat menyedihkan semenjak kejadian satu bulan lalu dia telah menjadi wanita ketua bajak laut
"Apa mereka tak mencariku kenapa sudah satu bulan ini tak ada tanda-tanda aku akan di bebaskan aku sudah tak tahan lagi dengan bau badan bandot tua itu." ucap Angel
__ADS_1
Angela menjadi wanita ketua bajak laut karena takut dia akan di perkosa oleh semua yang ada di kapal karena dia pernah melihat hal tersebut sehingga dia memilih berakting menyukai ketua bajak laut
Sementara itu Stuart yang sedang berada di ruang kerjanya tiba-tiba menerima pangilan telepon
"Maaf tuan target sudah masuk ke dalam perangkap sekitar beberapa jam lagi target kita dapatkan ." ucap seorang pria dari balik sambungan telepon
Stuart menghembuskan nafasnya lega stelah mendengar berita dari salah seorang kepercayaannya yang akan menangkap para penjahat yang bekerjasama dalam kejadian yang hampir merenggut nyawa istrinya
"Baik tuan aku mengerti aku akan mengirim video kejadiannya nanati ." ucap pria tersebut
Stuart langsung mematikan ponselnya tak berselang lama Elizabeth masuk ke dalam ruangan kerja Stuart
__ADS_1
Tuan ini adalah data pribadi para dokter dan profesor yang merawat nyonya." ucap Elisabeth sambil menyerahkan beberapa berkas ke hadapan Stuart
Stuart langsung menatap ke arah Elizabeth "kau awasi profesor Dina dan ingat jangan biarkan siapapun datang untuk memeriksa istriku tanpa ada aku bersamanya." ucap tegas Stuart
Elizabeth hanya mengaguk patuh lalu keluar dari ruangan Stuart
Sementara itu di apartemen di mana para dokter dan profesor berada tampak di sebuah kamar dokter dina sedang mengeluarkan sebuah gambar
"Tak sia-sia aku bekerja keras akhirnya kekasih impianku yang selam ini menjadi impianku tepat berada di hadap ku, aku akan membuatmu mencintai ku dan kita bisa hidup bersama ke tiga anak kita yang di kandung oleh wanita itu setelah mereka lahir aku akan membunuh wanita tersebut." ucap profesor Dina sambil mengelus foto seorang remaja tampan
Sementara itu di ruang kerjanya Stuart menautkan alisnya saat membaca berkas profesor Dina yang berati selama ini profesor Dina selaku sekolah di kota yang sama dengan Stuart dan sekolah dokter Dina selalu berdekatan dengan sekolah Stuart melihat hal tersebut membuat Stuart berharap itu hanya kebetulan semata
__ADS_1
Jangan lupa like, komen vote dan hadiahnya