
Kini orang tua bunga sudah kembali ke kediaman mereka tak berselang lama bunga juga kembali melihat bunga yang baru saja masuk Ibu bunga langsung memanggilnya "bunga kemarilah Ibu dan Ayah ingin bicara padamu." ucap Ibu bunga
Bukan hanya melihat kedua orang tuanya tanpa mengatakan apapun Lalu masuk ke dalam kamarnya seolah-olah dia tak mendengar apa yang dikatakan oleh ibunya " ayah sebaiknya kau saja yang memberitahukan bunga agar dia jangan seperti itu dan sikapnya lebih diperhatikan agar tak melukai orang lain." ucap Ibu bunga
Ayah bunga menghembuskan nafasnya kasar "Ibu tahukan Bagaimana perangai bunga jika kita berbicara dengannya dia akan menjawab semua apa yang kita katakan apalagi dia akan seperti orang kesetanan jika kita memarahinya aku pusing menghadapi anak itu tapi mau bagaimana lagi hanya dia Putri kita." ucap ayah bunga
Ibu juga bingung harus berkata apa padanya pasalnya jika itu berbicara padanya dia akan mengatakan bahwa kita tak pernah menyayanginya dan tak pernah peduli padanya padahal ibu sudah melakukan apa saja yang dia inginkan ucap ibu bunga
Saat kedua orang tua bunga sedang berbicara di ruang tamu bunga langsung masuk ke kamarnya membersihkan tubuhnya dan langsung tidur begitu saja
Tiba-tiba salah seorang pelayan menghampiri kedua orang tua bunga yang sedang duduk di ruang keluarga "maaf tuan dan nyonya di luar ada anggota polisi yang mencari Nona muda." ucap pelayan tersebut
Tampak kedua orang tua bunga Saling pandang mereka sangat terkejut karena polisi sudah berada di depan baik suruh polisi itu menunggu kami akan menemuinya ucap kedua orang tua bunga, pelayan bergegas kembali ke teras di mana kedua polisi tersebut berada dengan membawa sebuah surat penahanan atas nama bunga
"Adu Ayah Bagaimana ini Apa yang harus kita lakukan pasti polisi itu sudah membuat surat penahanan atas nama bunga aduh kita kecolongan." ucap Ibu bunga
__ADS_1
"Aku juga bingung harus berkata apa Masalah ini sepertinya tak bisa kita atasi lagi bunga harus bisa bertanggung jawab atas apa yang dilakukannya sudah cukup kita menutupi semua sifat buruknya sekarang sudah waktunya dia mempertanggungjawabkan apa yang sudah dia lakukan semakin kita menutupi semua kesalahannya dia akan semakin seenaknya walaupun kita menyayanginya tapi dengan adanya masalah ini membuat Ayah sadar ternyata semua rasa kasih sayang kita padanya dengan cara selalu menutupi semua perbuatan dan kesalahannya akan membuat dia semakin menjadi manusia yang jahat." ucap Ayah bunga
Sang Ibu langsung tertunduk dan menangis "Ayah tahu kan bagaimana kita berusaha keras pergi ke dokter spesialis kesana-kemari hanya untuk dapat memiliki bunga dan apa yang harus ibu lakukan jika nanti Anak ibu menjadi seorang narapidana Ibu tak akan sanggup melihatnya di penjara." ucap Ibu bunga
"Ibu jangan terlalu khawatir aku yakin ada hukuman tertentu bagi anak di bawah umur biarkan dia belajar menjadi orang yang bertanggung jawab karena kalau kita berhasil menutupi kejahatannya kali ini maka dia akan berbuat yang lebih sadis daripada Apa yang dia lakukan saat ini umurnya baru 15 tahun tapi dia sudah mencoba membunuh temannya sendiri itu hal yang sangat tak bisa dimaafkan bagaimana nanti jika sudah dewasa bisa saja dia membunuh seseorang yang ada di dekatnya dan dia berpikir itu hanya hal biasa dan dia bisa lolos kapan saja." ucap ayah bunga
Ibu bunga tampak terus menangis" tapi ayah aku tak mau kehilangan anak ku satu-satunya ." ucap ibu bunga
"Kita tak akan kehilangan putri kita tapi kita justru membuatnya menjadi anak yang baik dan akan lebih menghargai kita dan hidupnya sendiri dengan membiarkan dirinya bertanggung jawab atas perbuatannya membuat dirinya mungkin akan menjadi dewasa pemikirannya dan bisa menjadi manusia lebih baik dengan bisa menghargai diri dan orang di sekitarnya, ayah akan keluar dan menemui polisi sebaik ibu melihat bunga." ucap ayah bunga lalu berjalan menuju ruang tamu
"Ada apa sih gangguin orang lagi main aja untuk apa ibu ke sini." tanya bunga tak ada sopan-sopanya, " nak ibu ingin bicara denganmu, sebaiknya pakai baju yang lebih rapi." ucap ibu bunga
"Aku tak ingin keluar makan malam jika ayah dan ibu ingin keluar aku tak mau ikut aku mau main game saja." ucap bunga seenaknya
Sementara ayah bunga tampak berbicara dengan seorang anggota polisi setelah berbicara panjang lebar ayah bunga bangkit dan masuk ke dalam tampak ayah bunga langsung berjalan ke arah kamar Bunga melihat istrinya yang tampak berdebat dengan bunga membuta sang ayah sedikit kesal apalagi terlihat bunga sempat mendorong sang ibu membuat ayahnya langsung menampar Bunga dengan keras membuta ibu bunga terkejut sementara bunga langsung tersungkur
__ADS_1
"Ayah apa yang ayah lakukan kenapa menampar bunga,." ucap ibu Bunga," seharusnya ayah melakukan hal ini saat dia membuat bibi indah hampir saja kecelakaan, sekarang ayah dan ibu sudah tidak bisa lagi mendidik mu, bersiaplah polisi sudah ada di depan mereka datang menjemput mu kau sudah membuat temanmu lumpuh." ucap ayah Bunga
Mata Bungan terbelalak belum juga sembuh tamparan di pipinya kini ayahnya mengatakan ada polisi yang mencarinya " ayah jangan bercanda bukanya ayah dan ibu sudah menyelesaikan masalahku." ucap bunga tanpa terkejut
"Maafkan ayah dan ibu nak tapi kali ini ibu dan ayah tak bisa membantu dirimu, kau sudah terlalu jauh melewati batas membuat seseorang Hampi saja kehilangan nyawanya tapi lebih parah dia lumpuh." ucap ibu bunga
"Tidak kalian tak bisa melakukan ini padaku aku tak mau di penjara." ucap bunga lantas hendak berlari keluar rumah tapi petugas polisi sudah bersiap setelah mendengar keributan, tampak seorang petugas wanita langsung mengamakan bunga di bantu temannya menahan bunga yang hendak kabur, bunga menangis dan memohon saat dirinya sudah di borgol tapi ke dua orang tuanya memilih tak melihat bunga, polisi langsung membawa bunga
Sementara itu di rumah sakit tampak Bima yang sedang duduk bersama stuart dan yang lain, "makanya kau jangan terlalu membenci ayah mertuamu sekarang lihat lah putramu sangat mirip kakeknya, pasti paman Jack akan membuat pesta tuju hari tujuh malam." ucap stuart
"Bagaimana bisa ini terjadi, kenapa putraku bisa sangat mirip kakeknya, apa karena Nadia sangat menyukai ayahnya dulu, kalau masalah benci, Darmanto juga membenci kakek tua tapi kenapa putrinya mirip dia bukan mirip kakek tua." ucap Bima
"Itu hal yang berbeda, sebaiknya kau terima kenyataan hidup ini, lihatlah paman Jack senyumnya tak pernah luntur." ucap stuart saat melihat paman Jack yang selalu berada di sekitar keranjang bayi.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1