
Pagi menjelang tampak Kikan menyiapkan semua keperluan Stuart saat mengambil handuk di tangan Kikan tanpa sengaja tangan mereka saling bersentuhan membuta wajah Stuart memerah seperti ada aliran listrik saat tangan Kikan menyentuh tangannya
Karena malu Stuart bergegas langsung masuk ke dalam kamar mandi begitu menutup pintu kamar mandi langsung memegang jantung yang berdetak lebih kencang dari biasanya
"Astaga apa yang terjadi pada diriku tidak mungkin aku menyukai Kikan yang seorang pria apa aku sudah gila masak aku menyukai terong oh Tuhan Apa sebenarnya terjadi pada diriku mengapa aku menyukai pelayan pribadiku sendiri Sebenarnya kenapa aku bisa seperti ini padahal banyak lelaki tampan yang ada di sekitarku tapi kenapa hanya pada pelayan pribadiku aku memiliki rasa seperti ini apakah aku terkena kutukan karena banyak memecat pelayan pribadiku terdahulu dengan tanpa perasaan." pikir Stuart
Setelah membersihkan tubuhnya Stuart keluar Lalu ke ruangan pakaian untuk berganti pakain setelah itu Stuart dudu di balkon kamarnya sambil berpikir tentang masalah yang terjadi padanya
"Apa sebaiknya aku menyuruh Bima untuk membuat pengajian di di salah satu panti asuhan miliki siapa tau kutukan tersebut berkurang." ucap Stuart
__ADS_1
Sementara Bima yang sedang menikmati malamnya sambil membaca buku terkejut mendengar bunyi ponselnya Bima langsung mengangkat ponselnya saat melihat siapa yang menelpon
Setelah mengutarakan maksud dan tujuan menelpon Bima langsung memutuskan sambungan teleponnya tersebut
Bima yang berada di kamar merasa bingung dengan tingkah Stuart yang menyuruhnya untuk membuat pengajian di salah tempat panti asuhan, Bima langsung menghubungi orang kepercayaannya untuk menyiapkan acara tersebut walaupun tanpa kehadirannya ataupun Bima yang jelas diniatkan untuk Stuart
Bima yang melihat gelagat Stuart yang semakin hari semakin murung membuat rasa penasaran Bima semakin mencuat disinilah Bima di ruang kerja yang sedang melihat kearah Stuart yang sedang menopang dagunya dengan kedua tangannya sambil melihat lurus ke depan dengan tatapan kosong
"Ada apa denganmu setelah menelepon ku untuk membuat acara pengajian dan tolak bala Kenapa sudah seminggu ini kau sepertinya kurang tidur dan sering melamun dan terlihat sangat aneh apakah ada sesuatu yang terjadi." tanya Bima
__ADS_1
Stuart menghembuskan nafasnya kasar lalu melihat ke arah Bima kemudian melihat lagi ke arah depan kemudian melihat kembali ke arah Bima "kau tahu aku sepertinya aku terkena kutukan." ucap Stuart
Mendengar pengakuan Stuart membuat Bima menjadi heran "coba perjelas Apa yang ingin kau katakan aku tidak mengerti Kau terkena kutukan apa." tanya Bima
"Sebaiknya aku akan memeriksakan diriku lagi pada yang lebih ahli jika ternyata benar apa yang aku pikirkan sepertinya aku harus menyerah pada kehidupan ini dan membiarkan semuanya terjadi seperti adanya." ucap Stuart sok melankolis
"Ada apa denganmu Kau seperti seorang yang terkena penyakit yang tak dapat disembuhkan ayolah kita sudah seperti saudara jangan menyimpan semuanya sendiri aku pasti akan membantu semua masalahmu kau kan tau aku akan selalu ada di sisimu." ucap Bima
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya
__ADS_1