Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
395


__ADS_3

"Aku baru saja pulang dari perusahaan aku hanya bekerja setengah hari selama beberapa hari agar aku bisa menemani istriku di rumah agar tidak kesepian." ucap Bima dengan senyuman nakalnya


Wajah masam tampak jelas di raut wajah Paman Jack apalagi melihat senyuman Bima yang mengejeknya membuat Paman Jack semakin kesal tiba-tiba Nadia datang dari arah dapur "ayah kau sudah kembali Aku sangat merindukan Ayah." ucap Nadia sambil memeluk ayahnya membuat Bima menatap tajam ke arah ayah dan anak tersebut


"Sayang sebaiknya kau duduk dulu biarkan Ayah beristirahat ayah pasti capek baru saja datang." ucap Bima berusaha untuk menarik istrinya agar tetap terus berpelukan dengan sang ayah membuat Paman Jack sedikit geram


"Sayang Apa kau sudah menyalami tangan ayah ." tanya Nadia sambil melihat ke arah suaminya, karena hal itu yang biasa Nadia lakukan saat bertemu orang yang lebih tua apalagi ayahnya

__ADS_1


"Maaf sayang aku terlalu senang bertemu ayah sehingga melupakan hal tersebut." ucap Bima sambil mendekat ke arah aman Jack dan mencium punggung tangannya membuta paman Jack tersenyum penuh arti


"Bagaimana keadaanmu sayang apakah kau baik-baik saja apakah ada sesuatu yang terjadi selama Ayah meninggalkanmu di sini." tanya Paman Jack


"Semuanya baik-baik saja Ayah tapi beberapa hari yang lalu ibu meneleponku dan mengatakan bahwa dia akan ke sini untuk menemuiku." ucap Nadia


"Oh iya benar ayah juga ditelepon oleh ibumu mungkin ibu akan datang di sini karena ayah akan menjemput ibumu oh iya Bima bisakah kau menolong ayah untuk menjemput ibu mertuamu bersama ayah ada yang ayah ingin bicarakan denganmu." ucap paman Jack

__ADS_1


"Kenapa diam Apa kau tak ingin menjemput ibu mertua bersama ayah." tanya Paman Jack dengan tatapan yang sulit diartikan


Sontak saja perkataan Paman Jack membuat Bima kalang kabut apalagi melihat sang istri yang menatapnya dengan tajam saya tajam silet membuat Bima tak berkutik karena saat ini kelemahannya adalah tatapan mata istrinya yang bisa membuatnya berakhir di sofa "tentu saja tidak Ayah bahkan aku sangat senang jika ayah mengajakku untuk menjemput ibu aku akan selalu siap untuk orang tua istriku yang sudah aku anggap sebagai orang tuaku sendiri dan aku akan melakukan apapun untuk kebahagiaan ayah dan ibu." perkataan Bima membuatnya Nadia ikut tersenyum bahagia


Dalam hati paman Jack "Tidak sia-sia aku memiliki anak perempuan ternyata memiliki anak perempuan sama dengan memiliki anak laki-laki coba lihat sekarang Putri yang cantik dan lembut bisa mengendalikan seorang laki-laki yang kuat seperti Bima oh Tuhan ternyata ide tuan Leo benar-benar mujarab sekarang aku bisa tenang karena Bima ternyata sangat takut kehilangan putriku dengan begini dia tak akan berani padaku." ucap paman Jack sambil tersenyum penuh arti melihat ke arah Bima yang tersenyum dengan raut wajah yang sulit di jelaskan


"Suamiku sangat menyayangi ayah dan ibu aku sangat beruntung memilikinya." ucap Nadia yang berada dalam pelukan Bima

__ADS_1


"Sayang ayah dan Bima akan keluar dulu sebaiknya kau lakukan saja aktivitasmu yang tadi sempat terhenti karena kedatangan ayah." ucap paman Jack.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya


__ADS_2