
"Iya yah di mana komandan bukannya tadi dia yang paling semangat untuk makan siang bersama." ucap Bima
"Mungkin saja dia memiliki urusan di luar sehingga harus pergi." ucap ibu stuart
"Benarkah tapi tidak biasanya dia tidak izin padaku jika mau pergi dari sini sesibuk apapun dan sepenting apapun masalahnya dia pasti mengatakannya padaku." ucap Oma sambil melanjutkan makanya
"Mungkin saja ini tentang kakeknya sehingga dia sedikit panik lalu pergi begitu saja, ibu kan tau bagaimana komandan sangat menyayangi kakeknya." ucap Ayah Leo
"Atau mungkin saja komandan telah melakukan sesuatu yang salah kepada seseorang sehingga dia bergegas kabur dari sini." ucap dokter intan keceplosan
Semua orang langsung menatap ke arah dokter intan tanpa terkecuali
"Maksudku adalah mungkin saja komandan memiliki masalah sehingga dia pergi." ucap dokter intan sambil menunduk menyembunyikan wajahnya yang memerah menahan malu
"Benarkah dia memiliki masalah setahuku dia orang yang selalu menghindari masalah jika pun ada masalah dia akan menyelesaikannya dan tak akan pernah menghindar." ucap Darmanto
"Oh aku tadi lupa komandan meminta izin padaku untuk keluar sebentar mempersiapkan sesuatu." ucap stuart
Setelah mendengar perkataan stuart tentang kepergian komandan Tak ada lagi yang bersuara di meja makan semua tampak melahap makanannya sementara dokter intan buru-buru menghabiskan makan siangnya karena merasa malu, setelah makan siang tampak semua orang sedang santai di taman belakang
__ADS_1
Sementara itu Nadia ya semenjak tadi selalu menghindari Bima membuat Yuli dan Kikan bingung begitupun stuart dan Darmanto sehingga mereka harus duduk terpisah laki-laki bersama para laki-laki begitupun wanita sedangkan para orang tua punya tempat mereka sendiri
"Nadia kenapa sedari tadi kau terus menghindari Bima apakah kalian sedang bertengkar." tanya Yuli
"Entalah tapi sejak beberapa hari yang lalu aku sangat kesal jika melihatnya." ucap Nadia
"Apa yang dilakukan oleh Bima sehingga kau begitu kesal melihatnya padahal dia begitu mencintaimu lihatlah wajahnya dan sedari tadi dia terus-menerus melihat ke arahmu dengan senyuman di wajahnya Apa kau tak kasihan melihat wajah suamimu." tanya Kikan
"Aku tak kasih yang sedikitpun bahkan aku semakin membencinya Jika dia terus melihat kemari." ucap Nadia santai tanpa beban, Kikan dan Yuli yang mendengar perkataan Nadia menjadi sedikit bingung pasalnya Nadia adalah wanita yang sangat baik, perhatian serta Tak pernah marah dan sangat mencintai Bima
Sementara itu di tempat duduk para pria tampak tua dan Darmanto bingung melihat Bima yang tampak senyam-senyum melihat istrinya padahal sedari tadi istrinya selalu membuang muka bila melihatnya bahkan menghindarinya "Apakah kau telah melakukan kesalahan kepada Nadia sehingga kau bersikap seperti itu dan lihatlah dia sepertinya dia sangat kesal padamu." tanya Darmanto
"Wah sepertinya kau sudah gila istrimu kesal padamu sampai dia tak mau melihat wajahmu tapi kau masih bisa sebahagia ini." ucap Darmanto
"Berhenti membahas masalahku dan istriku Sekarang aku ingin bertanya Sebenarnya apa yang terjadi sehingga komandan pergi begitu saja Bukankah seharusnya dia berada di sini karena dia yang ditugaskan untuk menjaga tempat ini." ucap Bima
Aku juga tidak tahu di mana keberadaan komandan biasanya dia akan mengembariku kemanapun dia pergi Tapi anehnya kali ini dia pergi begitu saja tanpa ada yang mengetahui dia ke mana, tapi tumben sekali dia izin kepadamu atau kau tadi berbohong tanya Darmanto sambi mentap kearah stuart
"Bagaimana Apa kalian sudah membelikan pulau dan kapal pesiar atas namaku aku menunggu hadiah itu sebelum aku mengatakan apa yang terjadi sebenarnya kalian pasti akan sangat terkejut dengan apa yang terjadi sehingga komandan pergi." ucap stuart
__ADS_1
Bima dan Darmanto saling memandang satu sama lain lalu langsung melihat ke arah stuart "apa maksudmu mengatakan terjadi sesuatu sehingga komandan pergi, cepat katakan ada masalah, mengenai pulau dan kapal pesiar kau tenang saja kami sudah membelikannya atas nama istrimu Kikan sesuai keinginan mu." ucap Bima
"Apa kalian tahu ternyata komandan benar-benar pria yang tidak sabaran, aku tak menyangka dia bisa seagresif itu pada dokter intan." ucap Stuart melebih-lebihkan
"Apa sebenarnya yang terjadi aku semakin penasaran saja apa yang diperbuat oleh komandan Jangan katakan bahwa dia berani melakukan sesuatu kepada dokter intan." ucap Darmanto
"Tebakanmu benar kau tahu apa yang dilakukan oleh bawahan mu itu dia bahkan berusaha untuk masuk ke kamar dokter intan secara paksa dengan menggunakan kunci cadangan yang ada pada kepala pelayan kalian tau kan artinya jika seorang pria masuk ke dalam kamar seorang wanita tanpa sepengetahuan wanita tersebut itu artinya dia ingin melakukan sesuatu yang biasa di lakukan pria dan wanita saat berada di dalam satu kamar dan kalian tau untung saja dokter intan Barus selesai mandi sehingga dia mengetahui keberadaan komandan walaupun komandan mendapatkan keuntungan dengan melihat tubuh dokter intan yang hanya menggunakan handuk." ucap stuart menambahkan cerita komandan menjadi sebuah cerita yang lebih menarik ini yang di namakan gosip makin di gosok makin sip
"Darmanto menatap ke arah stuart dengan tatapan yang sulit diartikan Apa kau yakin itu adalah cerita yang benar sepengetahuan komandan adalah orang pria yang sopan dan baik tidak mungkin dia masuk dengan paksa ke kamar dokter intan dan melakukan tindakan yang akan melecehkan dokter intan, pasti komandan memiliki sesuatu yang sangat penting dan komandan bukan pria mesum yang akan meniduri seseorang di saat orang itu tak berdaya tidak sepertimu." ucap Darmanto yang mengetahui bagaimana komandan, Dewi saja pernah berusaha untuk menggoda komandan dengan berpakaian minim dalam sebuah ruangan tapi komandan bahkan tak melihatnya
"Kenapa juga kau menuduhku menduri seseorang saat tidak berdaya aku meniduri istriku sendiri lagi pula dia bukan tidak berdaya tapi sedang dalam keadaan diracuni." ucap Stuart berusaha membela diri
"Benarkah komandan melakukan hal itu aku baru mengetahui bahwa dia bisa seagresif itu pada seorang wanita tapi bagaimana bisa kau mengetahui apa yang terjadi tidak mungkin kan kau memasang CCTV di kamar dokter intan." tanya Bima
"Jadi saat kejadian tersebut aku akan mengambil cemilan untuk kikan Saat aku berjalan tiba-tiba menuju dapur tiba-tiba komandan menghentikan langkah kakiku dan mengatakan dia membutuhkan saranku jadi aku menyuruhnya untuk menunggu di ruanganku setelah aku memberikan cemilan kepada kita aku pun langsung ke ruanganku untuk menemui komandan Di saat itulah dia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi bahwa dia sangat menginginkan dokter intan dan meminta saran agar dokter intan mau memaafkan dirinya." ucap stuart bohong
"kasihan sekali komandan sepertinya dia benar-benar jatuh cinta pada dokter intan sehingga melakukan hal seperti itu yang memalukan bagi seorang pria tapi komandan adalah pria yang sangat baik, jadi apa yang kau sarakan padanya." tanya Darmanto .
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1