
Di sebuah apartemen tepatnya di dalam kamar milik Stuart Tampak kikan yang sudah mengenakan pakaiannya baru saja keluar dari ruang ganti bertepatan dengan saat Stuart keluar dari kamar mandi tampak Kikan menatap stuart dengan tatapan yang sulit di artikan melihat bentuk tubuh Stuart yang seksi
Stuart yang melihat istrinya menatapnya dengan tatapan penuh arti langsung tersenyum dan berjalan mendekat ke arah Kikan sedangkan kikan yang masih terbawa oleh khayalannya tak menyadari bahwa Stuart sudah berada di dekatnya
"Kenapa sayang apa aku terlihat mempesona." ucap Stuart membuat Kikan mengaguk tanpa sadar kemudian kikan tersadar Kikan langsung mengeleng dengan galapan langsung mendorong Stuart agar menjauh darinya dan berjalan duduk menuju meja rias
Stuart hanya tertawa terkekeh melihat istrinya kemudian masuk ke dalam ruang ganti untuk berpakaian setelah itu keluar dengan senyuman yang masih melekat di bibirnya
__ADS_1
Stuart yang melihat istrinya sedang menyisir rambut langsung mendekati "biar aku yang menyisir kan rambutmu aku selalu melakukannya beberapa hari ini ucap stuart sambil mengambil alih sisir dari tangan kikan
Kikan tersenyum melihat ke arah sang suami yang sangat lembut dan sabar menghadapinya beda sangat berbeda saat pertama kali bertemu dengannya
"Aku tak menyangka bahwa Tuan yang sangat arogan dan sombong bisa selembut ini aku sangat bersyukur setidaknya Tuan mau menjadikan aku istri tidak membuangku setelah Kita bermalam bersama." ucap kikan
Stuart menghentikan gerakan tangannya saat kikan mengatakan hal tersebut membuat hatinya terasa sakit bagaimana bisa wanita yang ada di hadapannya saat ini yang sedang mengandung buah hatinya berkata seperti itu mana mungkin dia tega setelah menghancurkan kehormatan seorang wanita lantas membuangnya bagaikan sampah dia bukan pria pengecut dan tak bermoral seperti itu
__ADS_1
Sontak saja perkataan Stuart membuat Kikan kebingungan pasalnya dia tidak pernah membuka identitasnya pada siapapun bahkan saat di kamar pun dia masih menggunakan penyamaran dia akan melepaskan penyamarannya Di saat dia akan tidur malam
"Apa maksud Tuan jadi Tuan menyukai aku yang sebagai seorang pria lantas kenapa Tuan masih mau menikahi aku di saat tuan tahu Aku adalah seorang wanita bukan seorang pria." tanya Kikan
Stuart sangat kesal mendengar perkataan istrinya langsung menjitak kepala Kikan membuat kikan Langsung memegang kepalanya di jitak oleh Stuart "Kenapa kau menjitak kepalaku aku kan memang berbicara apa adanya Kau kan juga tahu di rumahmu tak ada wanita satu orang pun bahkan aku dulu curiga kekasih mu adalah tuan Bima." ucap Kikan
"Kau ini sembarangan sekali berkata bahwa aku menyukai seorang pria aku ini menyukai pria hanya sebatas teman dan rekan kerja tidak lebih dan masalah tentang wanita aku memang kurang menyukai mereka karena aku mempunyai penyakit yang tak bisa terlalu dekat dengan seorang wanita jika aku terlalu lama dekat dengan seorang wanita lebih dari 5 menit maka aku akan muntah-muntah." ucap Stuart
__ADS_1
Mendengar perkataan Stuart membuat kikan sangat kebingungan pasalnya dia seorang wanita tulen tapi Stuart tak pernah muntah bahkan mual saja tidak buktinya mereka selalu tidur bersama selama ini pikir Kikan yang penasaran.
jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya