Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
196


__ADS_3

Sementara itu Elisabeth yang baru keluar dari kamar mandi nampak mukanya sangat masam apalagi dia harus membuat rambutnya semirip mungkin dengan tokoh yang ingin di lihat oleh Kikan membuatnya semakin kesal pada pasangan yang ada di hadapannya saat ini


Sementara itu di kediaman profesor Abdullah tampak profesor Abdullah sedang menyiapkan sesuatu untuk pertemuannya dengan kikan sebentar malam


Nampak profesor Abdullah sedang memandang foto istrinya sayang "sebentar malam aku dan putri kita akan bertemu kembali Aku harap kau bahagia saat melihat putrimu sudah dewasa dan sudah menikah apalagi sebentar lagi kita akan memiliki cucu semoga kau bisa selalu mengawasi putrimu dari atas sana." ucap profesor Abdullah

__ADS_1


Kini pasangan suami istri itu keluar bersama Elizabeth saat Kikan keluar bersama Stuart, Kikan melihat ke arah meja makan yang terlihat kosong mata kikan menoleh ke kiri dan ke kanan mencari keberadaan Bima tapi sepertinya nihil ikan Langsung melihat ke arah suaminya "sayang di mana Kakak Bima Kenapa dia tidak ada pokoknya aku ingin Kakak Bima dia harus ada di sini dan duduk berdampingan bersama kk Elizabeth untuk makan bersamaku." ucap kikan dengan wajah masamnya membuat Bima langsung melihat sekelilingnya lalu menjentikkan jarinya


Bima yang sudah hampir sampai di parkiran sudah tersenyum lebar dan berjalan secepat mungkin tapi saat akan masuk ke dalam mobilnya sebuah pistol di todong kan tepat di kepalanya "maaf tuan ini ada telepon dari tuan muda." ucap pria yang menodongkan pistol pada Bima sambil meyerahkan ponsel yang berada di tangannya Bima diam kaku langsung mengambil ponsel tersebut "cepat kembali ke dalam apartemen jika sampai kau melarikan diri dan jika nanti anakku lahir dan mereka ileran Aku akan membunuhmu terlebih dahulu sebelum air liur mereka jatuh ucap Stuart dari balik telepon membuat Bima langsung menelan silvanya kasar Bima langsung menyerahkan ponsel tersebut ke tangan pria yang menodongkan pistol tepat di kepalanya lalu mengangkat tangannya mengisyaratkan dia menyerah kemudian Bima kembali masuk ke dalam apartemen


Bima yang sedang kesal dan fokus hanya melihat ke arah Kikan langsung mengalihkan pandangannya ke arah Elizabeth sontak saja Bima langsung tertawa terbahak-bahak melihat penampilan Elizabeth membuat Elizabeth langsung mengepalkan tangannya berusaha untuk tetap tenang agar tak membunuh siapapun dalam ruangan tersebut apalagi ada Stuart

__ADS_1


"Tutup mulutmu dan sebaiknya kau berpakaian seperti yang tadi." ucap sinis Elizabeth setelah melihat tawa Bima sudah mereda


Bima yang sudah tertawa terbahak-bahak langsung melotot melihat Elizabeth tapi dia bisa apa apalagi melihat Bima dengan tatapan yang sulit diartikan membuat Bima terpaksa kembali ke kamar ganti di mana dia sudah membuang pakaiannya sementara penjaga yang tadi pingsan baru sadar langsung keluar dari kamar mandi sambil menatap ke sekelilingnya dia bingung karena hanya memakai celana bokser dan baju kaos.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2