
Yuli melihat ke arah Darmanto "kau tahu mengenai keluargaku dan apa yang terjadi." tanya yuli
"Tentu saja Sayang aku mengetahui semua apa yang terjadi padamu kau tenang saja dan tak perlu takut." ucap Darmanto
"Sementara itu seorang pria yang sedang di markas merasa kesal karena diperintahkan tuannya untuk ke suatu tempat dasar tuan Darmanto sudah tahu aku tak menyukai tempat itu masih juga dia menyuruhku ke sana." ucap komandan
"Komandan langsung keluar dari markas dan menuju mobilnya setelah menutup pintu mobil, mobil tersebut langsung melaju sudah tiba di parkiran rumah sakit setelah memarkirkan mobilnya komandan langsung masuk ke dalam rumah sakit Tapi saat dalam perjalanan tanpa sengaja komandan menabrak seseorang membuat orang tersebut terjatuh tapi komandan Tak merasa bersalah sedikitpun seolah-olah orang tersebut yang menabraknya padahal dia sebenarnya menabrak orang tersebut "di mana matamu Apa kau telah melihat bahwa ada orang yang sedang lewat." ucap komandan
Orang tersebut langsung menatap nyala ke arah komandan "dasar pria tua tidak tau diri sudah menabrak seseorang bukannya meminta maaf malah marah apa hormon ketuaanmu sangat mengganggu sehingga kau selalu marah-marah." ucap wanita tersebut yang ditabrak oleh komandan
"Ternyata mulutmu sangat tajam apa wanita sepertimu tak belajar tata krama apa katamu tua apa matamu rabun mengatakan orang setampan Aku pria tua sebaiknya kau langsung ke dokter mata itulah mengapa kau menabrak orang ternyata memang matamu yang rabun." ucap Darmanto dengan kesal
__ADS_1
"Awas kau aku sekarang sedang sibuk tak ingin berdebat atau melihat dirimu semoga kita tak bertemu lagi." ucap wanita tersebut lalu berjalan pergi meninggalkan komandan
"Dasar wanita rabun siapa juga yang ingin bertemu denganmu semoga kita takkan pernah bertemu lagi." ucap komandan lalu berjalan menuju ruangan direktur rumah sakit di mana Darmanto dan istrinya berada
Sementara itu di ruang rapat rumah sakit tampak dokter intan sedang marah-marah entah apa yang membuatnya kesal sehingga saat di ruang rapat pun dia masih terlihat marah
Komandan yang sudah berada di depan ruangan direktur langsung masuk begitu saja "Selamat pagi." Tuan ucap komandan
"Aku baik-baik saja Tuan hanya tadi di jalan aku bertemu dengan Mak Lampir sehingga membuatku sedikit emosional." ucap komandan jujur
"Astaga aku kira tadi kau bertemu dengan jodohmu sehingga membuat wajahmu seperti itu ucap Darmanto sambil tertawa terbahak-bahak membuat Yuli langsung mencubitnya aduh sayang." ucap Darmanto
__ADS_1
"Kau ini berhenti mengganggu komandan lihatlah sepertinya dia sedang banyak masalah." ucap Yuli
"Iya sayang baiklah mengapa kau selalu berdiri Ayo duduk Bukankah ini ruangan kakekmu." ucap ucapan Darmanto membuta Yuli sedikit terkejut lalu melihat sekeliling ruangan tersebut dia baru menyadari tampak foto anak laki-laki yang sangat tampan dan kalau Yuli tidak salah itu adalah komandan
Komandan langsung duduk di kursi tepat di hadapan Darmanto "tuan kenapa memanggilku datang ke rumah sakit ini bisakah Tuan mengatakannya sekarang apa yang harus aku lakukan agar aku bisa pergi secepatnya aku tak ingin bertemu dengan kakekku." ucap komandan
" Kau Selalu seperti itu padahal kau kan bertemu juga dengan kakekmu di rumah apa perbedaannya kau bertemu di rumah dengan di rumah sakit." ucap Darmanto
"Kalau aku bertemu kakek di rumah itu hal biasa dengan apa yang dia lakukan padaku tetapi kalau di rumah sakit itu pasti akan membuat aku sangat malu atas apa yang dia lakukan Dia masih menganggap seperti anak kecil." ucap komandan
Pintu tampak terbuka membuat komandan langsung terpaku di tempat sementara itu orang yang membuka pintu langsung tersenyum dengan kegirangan melompat ke arah komandan yang sedang duduk "cucuku tersayang, tercinta i love you." ucap pria paruh baya tersebut Lalu mencium gemas seluruh wajah komandan membuat Yuli dan Darmanto langsung menatap tanpa berkedip bahkan Darmanto dan Yuli ingin tertawa melihat kelakuan kakek komandan pada komandan apalagi wajah komandan yang seperti kanebo tanpa ekspresi membuatnya semakin terlihat lucu.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya