
"Bagaimana nak kenapa belum masuk ke dalam untuk temani istri mu ." tanya Oma yang melihat darmanto di luar
"Aku sedang bersiap Oma agar kuat melihat apa yang terjadi lagi pula belum ada yang memanggilku masuk." ucap Darmanto sok dramatis
"Gak usah banyak bicara masuk sana masuk tolak Oma membuat Darmanto masuk ke ruangan persalinan astaga tuan dari mana saja istri anda dari tadi mencari tuan." ucap seorang perawat yang akan keluar memanggil darmanto
Darmanto berjalan menuju Yuli yang sedang kesakitan, begitu darmanto mendekat spontan Yuli meraih Darmanto membuat darmanto berteriak karena rambutnya di tarik oleh Yuli bahkan baju Darmanto sampai robek
"Sabar sayang tenanglah lepaskan rambut ku." ucap Darmanto " sabar, tenang kau pikir semudah itu ini sakit dan semuanya Karena perbutan mu aku tak akan melepaskan ku sampai akhir." ucap Yuli seperti orang kesetanan
"Dok kapan dia akan melahirkan apa dokter sengaja menunggu aku di siksa sampai rambut ku habis ucap darmanto saat melihat dokter belum melakukan apapun." maaf tuan pembukaannya belum lengkap sedikit lagi ." ucap dokter tersebut
"Dasar dokter keparat dia pasti senang melihat ku seperti ini." ucap darmanto dalam hati sambil memandang dokter tersebut, membuat dokter langsung mengalihkan pandangannya
__ADS_1
"Asataga sakit kenapa bisa seperti ini aduh ." ucap Yuli , sabar sayang nanati jika sudah keluar pasti perasaan mu akan lebih baik aku curiga dokter ini sengaja mengatakan bahwa pembukaan belum lengkap." ucap Darmanto memanas-manasi istrinya yang sedang kesakitan
"Tutup mulutmu tau apa kau, jangan membut aku kesal atau bukan hanya rambut atasmu yang aku tarik tapi rambut bawah mu juga." ancam Yuli
Sontak saja Darmanto menutup mulutnya mendengar ancaman dari istrinya tercinta satu-satunya wanita yang dapat mengancam bagian sensitifnya
"Akhirnya pembukaan sudah lengkap tolong ibu tenang tarik nafas dan hembuskan jangan dulu mengeja ya Bu sabar." ucap dokter membuta Yuli mengaguk
Darmanto menjadi tegang saat proses persalinan di mulai, sementara di luar tampak Keluarga besar huges sudah menunggu kelahiran anak darmanto tak berselang lama tampak terdengar suara tangisan bayi dari dalam ruang persalinan membuat semua orang sangat gembira, "selamat tuan ini anaknya tak punya burung." ucap dokter tersebut bermaksud bercanda
Darmanto lega mendengar hal tersebut apalagi dia memang menginginkan anak perempuan, setelah bayi Darmanto lahir perawat langsung membersihkan bayi tersebut, setelah menyelesaikan pekerjaannya dokter pun meningalkan ruangan persalinan sementara itu Yuli langsung di pindahkan ke ruangan perawatan
Tampak semua orang bersuka cita atas kelahiran putri pertama Darmanto dan Yuli, kini Yuli dan bayinya ada di ruang perawatan, semu orang penasaran ingin melihat wajah bayi Darmanto apa mirip Yuli ataukah mirip Darmanto
__ADS_1
"Ingat taruhan kita." bisik Stuart di telinga Bima dan komandan "kau jangan khawatir aku yakin pasti anak itu akan mirip dengan Yuli." ucap Bima kembali berbisik
"Ada apa dengan kalian bertiga kenapa belum masuk." tanya Darmanto menatap curiga pada ke tiga sahabatnya itu
"Tidak kami sedang memikirkan dirimu apa kau sudah berkaca sebelum keluar dari ruang persalinan." tanya stuart sambil menahan senyuman
Komandan dan Bima langsung tertawa terbahak-bahak melihat Darmanto mereka sudah tak bisa menahannya lagi
Membuat darmanto sedikit bingung kemudian dia tersadar saat memegang rambutnya, dengan cepat Darmanto masuk ke dalam ruang perawatan lalu pergi ke kamar mandi tampak rambutnya acak-acakan ada bekas cakaran di mana-mana, bajunya pun Robek dan dia tak menyadari hal tersebut entah karena di terlalu bahagia atau memegang dia tak merasakan sakit jika terluka, Darmanto langsung merapikan penampilannya pantas saja beberapa orang tersenyum melihatnya
Sementara itu stuart, Bima dan komandan masuk ke dalam ruang perawatan dan langsung ke box bayi tampan mereka sedikit bingung, "wajah bayi ini mirip Darmanto saat menjadi wanita ." ucap komandan
"Itu berarti dia mirip ayahnya sudahlah aku pemenangnya." ucap stuart .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya