Rahasia Cinta Pria Impoten

Rahasia Cinta Pria Impoten
494


__ADS_3

Sementara itu di sebuah apartemen tampak Bento sedang melihat beberapa dokumen bentuk segera mengalihkan pandangannya saat langsung masuk menerobos ke ruang kerja pintu "tuan-tuan profesor Abdullah sudah berada di depan toko bunga." ucap Jay


Bento yang tadi melihat berkas langsung mengalihkan pandangannya pada CCTV yang berada di hadapannya senyuman terindah di wajah Bento begitu melihat profesor Abdullah


Sementara itu di kediaman keluarga huges tepatnya di ruang kerjanya stuart nampak tua sedang duduk di kursi kebesarannya dengan sang asisten yang berada di hadapannya "bagaimana apa mereka sudah memasang perangkap dan bagaimana dengan ayah mertuaku." tanya stuart


"Semua seperti tebakan tuan bahkan mertua Tuhan sepertinya sangat terpukul saat melihat poster wanita yang dipasang di depan toko bunga dan anak buah Bento sedang bersiap-siap menunggu perintah untuk menangkap profesor Abdullah." ucap asisten stuart


"Baiklah biarkan mereka melakukannya tapi ingat terus awasi mereka Jangan biarkan mertuaku sampai terluka kalau tidak istriku bisa membunuhku." ucap stuart

__ADS_1


"Astaga Tuan ternyata tuan suami takut istri." ucap sang asisten , "Aku bukannya takut tapi aku begitu mencintainya sampai rela mengorbankan nyawaku Jika dia memang yang memintanya." ucap stuart


"Tuan apa semua pria yang sudah menikah akan melakukan hal yang sama untuk istrinya." tanya sang asisten


"Semua itu tergantung Apakah dia menemukan seorang pria yang tepat yang akan membuatnya menjadi ratu di hatinya atau tidak." ucap stuart


"Kenapa kau bertanya seperti itu apakah sudah menemukan wanita yang tepat untuk kau jadikan istri." tanya Stuart


"Tidak Tuan Aku Hanya penasaran saja Baiklah Tuan Aku mohon izin aku akan memantau bawahan kita yang sedang menjaga profesor Abdullah dan mengenai bawahan Bento orang-orang kita sudah berada di sekitar mereka." ucap asisten stuart, Asisten keluar langsung keluar dari ruang kerja stuart setelah kepergiannya nampak sesosok bayangan tiba-tiba muncul di hadapan stuart "aku ingin kau menyuruh bawahanmu untuk melindungi mertuaku Jangan biarkan dia terluka sedikitpun." ucap Stuart , "baik Tuan." ucap pria tersebut lalu menghilang begitu saja

__ADS_1


Sementara itu di depan toko bunga tampak profesor Abdullah yang masih berdiri linglung kemudian seseorang datang untuk menolong profesor Abdullah "Ada apa Tuan apakah Tuan baik-baik saja." tanya orang tersebut, profesor Abdullah yang tadinya lindung langsung menatap ke arah orang yang berbicara dengannya matanya hampir saja keluar saat melihat wajah wanita yang ada di hadapannya yang menolongnya


"Siapa kau." tanya profesor Abdullah, wanita paruh baya tersebut tampak bingung mendengar pertanyaan profesor Abdullah, "maaf tuan jika anda kurang nyaman aku menolong Anda tapi aku tadi berada di dalam toko bunga aku adalah pemilik toko bunga ini tadi aku melihatmu ingin masuk tapi sesaat kemudian Kau seperti akan terjatuh jadi aku datang untuk menolongmu." ucap wanita paruh banyak tersebut


"Bukan itu maksudku Tapi siapa kau Kenapa kau bisa berada di sini." tanya profesor Abdullah


"Tuan Bagaimana jika kita masuk saja ke dalam toko bunga untuk beristirahat kebetulan di dalam toko bunga Aku memiliki sofa agar Tuan bisa duduk dan rileks sepertinya Tuan sedang memikirkan sesuatu atau tuan sedang dalam Maslah." ucap wanita tersebut.


Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya

__ADS_1


__ADS_2