
Mendengar perkataan Bima Stuart langsung mengalihkan pandangannya pada Bima dan menatapnya sangat tajam "coba katakan lebih jelas apa sebenarnya yang terjadi aku ingin mendengarnya." ucap tegas Stuart
Dengan perasaan cemas dan takut Bima memutuskan untuk mengatakan Yang sejujur-jujurnya pada stuart "baiklah karena aku adalah saudara yang baik tidak seperti seseorang yang suka menyimpan rahasia dari diriku aku akan mengatakan semuanya kepadamu." ucap Bima sambil menyindir Stuart
Stuart memutar bola matanya sambil melihat tingkah Bima yang seperti anak perawan yang sedang datang bulan "tak usah menyindirku seperti itu cepat katakan atau kau mau aku melakukan hal buruk kepadamu." ucap Stuart dengan nada candaan
"Aku akan mengatakannya kemarin setelah aku kembali dari kediamanmu tiba-tiba ayah menghubungiku, aku pikir dia mengetahui tentang pernikahan rahasiamu dengan Kikan atau sesuatu yang lebih dalam lagi Aku sangat takut untuk bertemu dengan ayah tapi aku tidak mungkin mengabaikan perintahnya jadi dengan tekat yang kuat aku pun untuk pergi ke rumah utama bertemu Ayah sesampainya di sana aku langsung masuk ke dalam tampak di dalam ruang kerja ayah dan Paman Bowo sudah menungguku." ucap Bim
"Terus hubungannya denganku apa kau dipanggil oleh ayah sampai-sampai kau terlihat seperti orang yang sedang banyak masalah." tanya Stuart
__ADS_1
"Ini yang menjadi masalah dalam hidupku saat ini karena Ayah menyuruhku untuk mengatur pertemuan antara kau dengan seorang wanita yang bernama Lena yang merupakan anak dari sahabat ayah." ucap Bima
Stuart menautkan alisnya kemudian memandang jengah pada Bima kau kan aku tak suka bertemu dengan seorang wanita apalagi yang bernama Lena, lemon,leci,laci dan sebagainya." ucap Stuart
Bima menghembuskan nafasnya kasar lalu memandang ke arah Bima "tapi aku tak mungkin menolak permintaan Ayah ayolah Kau hanya duduk satu menit kemudian bangkit tak usah melihat atau menoleh cukup duduk sebentar nanti aku akan menangani sisanya." ucap Bima berusaha merayu Stuart
"Stuart melihat dengan tatapan tajam ke arah Bima tapi kemudian sebuah ide muncul di otaknya membuatnya tersenyum aku bisa melakukan itu untukmu hanya duduk satu menit tapi kau harus melakukan sesuatu untukku Aku ingin kau mengerjai seorang wanita yang mungkin akan datang ke perusahaan ini untuk berusaha menemuiku dan ingat kau harus membuatnya sangat kesal hingga dia Ingin bunuh diri." ucap Stuart
"Sepertinya kau tidak begitu membenci wanita tersebut sehingga kau menyuruhku untuk bermain-main dahulu dengannya Kenapa kau tidak langsung saja membunuhnya agar semua masalah bisa langsung teratasi." ucap Bima
__ADS_1
Stuart langsung tertawa terbahak-bahak "kau benar aku memang tidak membencinya tapi aku juga tidak suka pada wanita tersebut tapi biar bagaimanapun wanita tersebut adalah profesor kandungan istriku aku tak ingin dia melakukan hal buruk kepada istriku sebelum Elizabeth menemukan pengganti dirinya." ucap Stuart
Bima melotot seketika ternyata ayah dan anak sama saja selalu menggunakannya untuk hal-hal yang tidak penting Untung saja dia adalah pemuda yang tabah gagah pekerja keras dan juga rajin menabung jika tidak sudah lama dia melarikan diri pikir Bima
Bima langsung menekuk wajahnya sambil melihat ke arah Stuart membuat Stuart semakin tertawa keras melihat wajah Bima seperti itu
"Aku jadi bingung kenapa para wanita itu selalu mengejar-ngejar dirimu padahal Kau adalah pemuda yang biasa saja tidak mencolok tidak tampan ya menurutku biasa-biasa saja tidak ada indah-indahnya." ucap
Bima dengan raut wajah kesal .
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, vote, dan hadiahnya