
Jay yang sudah lama menunggu orang tersebut sangat antusias ketika orang tersebut sudah masuk ke dalam ruangan di mana dia tempati
"Apa yang sudah Kau dapatkan cepat katakan aku sudah tak sabar untuk mendengarkannya." ucap Jay
"Maaf tuan aku sudah berusaha mengumpulkan semua informasi yang aku dapat tapi hasilnya nihil bahkan tak ada orang yang melihat profesor Abdullah dan asisten Edi sedari kemarin saat terakhir kali mobilnya menghilang dari pengawasan kita." ucap pria tersebut
"Apa maksudmu Bagaimana mungkin mereka berdua menghilang bagai ditelan bumi Apa kau sedang bercanda kita sudah mengikuti profesor Abdullah dan asisten Edi selama bertahun-tahun dan selama ini kita tidak pernah kehilangan dirinya walaupun dia pernah berusaha kabur beberapa kali tapi pada akhirnya kita akan menemukannya dalam hitungan Jam saja." ucap Jay
"Aku juga bingung Tuan Apa yang sebenarnya terjadi sampai kita tak bisa menemukan profesor Abdullah dan Edi apakah mungkin profesor Abdullah bekerjasama dengan salah seorang mafia sehingga membuatnya bisa bersembunyi dari pengawasan kita." ucap pria tersebut
__ADS_1
Jay terdiam sesaat lalu menatap ke arah pria yang berbicara dengannya "itu tidak mungkin selama ini catatan profesor Abdullah dan asisten Edi sangat bersih mana mungkin mereka mendapatkan perlindungan dari para mafia sedangkan semua mafia adalah sahabat bos kita." ucap Jay
"Perkataan Tuan benar juga tapi aku bingung siapa yang menyembunyikan profesor Abdullah dan asisten Edi bahkan kita yang mempunyai jaringan luas tak bisa menemukan mereka bahkan orang yang selalu mengantar mereka dan menjemput mereka dengan mobil aku tak tahu siapa karena aku sudah berusaha mencari identitasnya tapi tetap saja tidak berhasil." ucap pria tersebut
"Benarkah kau sudah berusaha mencari identitas wanita dan pria yang pernah mengatar profesor Abdullah dan asisten Edi tapi kau tak dapat menemukan identitas ke dua orang tersebut." tanya Jay tak percaya
"Benar Tuan bahkan aku mencarinya di data rahasia tapi dari semua data tak ada sedikitpun petunjuk tentang kedua orang tersebut bahkan mobil yang kita lihat tersebut tak terdaftar membuat aku sangat kebingungan untuk mencari tahu identitas orang yang menjemput profesor Abdullah dan asisten Edi ." ucap pria tersebut
"Baik tuan akan segera aku laksanakan." ucap pria tersebut membungkuk memberi hormat lalu keluar dari ruangan tersebut
__ADS_1
Jay tampak terduduk lemas setelah mendengar semua perkataan bawahannya tentang keberadaan profesor Abdullah dan Asisten Edi yang sangat misterius serta orang-orang yang baru-baru ini selalu berada di sekitar profesor Abdullah yang identitasnya tak di ketahui
Jay Yang masih memikirkan hal tersebut langsung terganggu saat ponselnya berbunyi tampak tertera nama big boss di ponsel tersebut membuat Edi terdiam sesaat dia masih ragu akan menjawab apa
Sementara itu Bento yang sedang menelepon Jay tapi tak di angkat menjadi sangat kesal
"Di mana dia Kenapa tak mengangkat teleponku apakah dia bosan hidup." ucap Bento sambil masih berusaha untuk menelepon
Sedangkan jay tampak ragu-ragu menekan tombol hijau di ponselnya dia sangat takut akan kemurkaan Bento padanya karena belum berhasil menemukan informasi tentang keberadaan profesor Abdullah dan asisten Edi.
__ADS_1
Jangan lupa like, komen , vote dan hadiahnya