
Sementara itu asisten Edi setelah menelepon asisten Bima langsung langsung melihat ke arah profesor Abdullah
Maaf tuan aku sudah menelepon asisten Bima dan dia berkata dia akan memberitahu terlebih dahulu pada tuan stuart karena ini adalah pertemuan secara pribadi dan masalah lokasi pertemuan asisten Bima berkata mereka yang akan menentukan lokasi pertemuannya." ucap asisten Edi
Sementara itu di perusahaan tampak Bima berjalan menuju ruangan tuak setelah mengetuk pintu Bima langsung masuk ke dalam Tuan tampak menautkan alisnya saat melihat Bima yang kembali masuk padahal baru beberapa menit dia keluar dari ruangan ini
"Ada apa kau kembali ke sini apakah ada sesuatu yang sangat penting tanya Stuart sambil melihat ke arah Bima sudah berada di hadapannya
__ADS_1
"Aku ingin menyampaikan sesuatu tadi asisten profesor Abdullah menelepon dan meminta untuk bertemu secara pribadi dengan anda." ucap Bima
"Ada apa dia mau bertemu denganku secara pribadi bukannya urusan bisnis kita sudah berjalan seperti biasanya dan kita akan bertemu minggu depan sesuai perjanjian yang ada." ucap stuart
"Aku juga kurang tahu mengapa profesor Abdullah meminta bertemu dengan mu sepertinya ini bukan masalah yang sederhana karena tadi sepertinya asisten Tuan Abdullah sedikit memaksa pertemuan ini." ucap Bima
"Baiklah aku mengerti apa yang harus aku lakukan sebaiknya aku kembali ke ruanganku dan mempersiapkan tempat pertemuan tersebut." ucap Bima memohon diri lalu kembali ke ruangannya begitu Bima kembali ke ruangannya dia langsung mengambil ponselnya dan menelepon asisten setelah berbicara cukup lama dengan langsung menutup sambungan teleponnya dan melanjutkan pekerjaannya
__ADS_1
Sementara itu di apartemen milik profesor Abdullah tampak asisten Edi yang sedang duduk di hadapan profesor Abdullah setelah menerima panggilan telepon dari asisten Bima langsung tersenyum dan melihat ke arah profesor Abdullah "Bagaimana Apa yang dikatakan oleh asisten Bima."tanya profesor Abdullah
"Tuan stuart setuju untuk mengadakan pertemuan secara pribadi besok saat jam makan siang kita akan ke sebuah restoran yang sudah disiapkan oleh asisten." Bima ucap asisten
Baiklah ayo kita pergi ke tempat di mana Aku meninggalkan kenangan tentang putri dan istriku ucap profesor Abdullah lalu bangkit dan berjalan keluar diikuti oleh asisten mereka Langsung menaiki mobil yang sudah disiapkan setelah menempuh perjalanan hampir 30 menit tampak sebuah bangunan mewah mobil profesor Abdullah langsung masuk begitu pintu pagar terbuka tampak seorang pejaga menuduh hormat setelah masuk ke karangan rumah tersebut profesor Abdullah dan asisten Edi langsung turun tampak pintu rumah dibuka oleh seorang wanita paruh baya wanita tersebut langsung menunduk hormat "selamat datang kembali." Tuan ucap wanita tersebut profesor Abdullah hanya tersenyum lalu mengangguk kemudian berjalan masuk ke dalam rumah terus melangkah menuju sebuah kamar setelah sudah sampai di depan pintu kamar profesor Abdullah mengeluarkan kunci dari sakunya kemudian membuka pintu kamar tersebut setelah itu profesor Abdullah masuk ke dalamnya seorang diri sementara itu asisten Edi dan wanita paruh baya tersebut hanya menunggu di luar profesor Abdullah yang sudah masuk ke dalam kamar tanpa wajah kesedihan terlihat jelas dia melihat setiap sudut kamar tampak foto mending istrinya dan juga foto putrinya serta beberapa barang-barang istri dan juga putrinya profesor Abdullah mengambil sebuah foto di mana ada dirinya, istrinya dan juga putrinya dan beberapa barang yang dia ingin tunjukkan pada stuart.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1