
Profesor Abdullah nampak terkejut mendengar ucapan Asisten Edi sedangkan bima langsung menyemburkan air yang dia baru teguk
Spontan Bima berdiri dan berlari keluar dari apartemen milik profesor Abdullah membuat profesor Abdullah dan asisten Edi bertambah Panik
Sementara itu di apartemen tepatnya di kamar tampak Elizabeth yang sedang berdandan dan berpakaian dengan riasan dengan cantik bahkan Elizabeth menyuruh perias untuk meriasnya
Sementara itu di ruang tv tampak adik angkat Elisabeth melotot sempurna bahkan rahangnya sampai turun ke bawah saat melihat Elisabeth yang baru keluar dari kamar miliknya
__ADS_1
"Aku tahu aku sudah sangat cantik kau tak perlu melihat dan melotot seperti itu." ucap Elizabeth penuh percaya diri
Bima yang sudah berada di mobil dengan sopir dan pengawalnya langsung melap keringatnya saat sudah duduk "ayo cepat kita pergi dari apartemen ini sebentar lagi monster itu akan datang dia pikir dia akan cantik dengan dandanan yang seperti itu dia sungguh akan sangat mengerikan bulu kudukku sampai berdiri saat mendengar dia mau datang ke apartemen saat malam pasti dia akan berdandan seperti biasanya saat malam aku takut untuk melihatnya." ucap Bima membuat para pengawal mengangguk setuju dengan ucapan Bima sang sopir bergegas memacu kendaraannya untuk pergi ke apartemen tersebut
Sementara itu profesor Abdullah dan asisten Edi masih menatap pintu yang tadi sempat di banting oleh Bima mereka tak percaya dengan apa yang terjadi karena Bima sudah menghilang dari apartemen dengan gerakan kilat mereka bahkan tak sempat untuk berkata apapun pada Bima
"Ayah apa yang harus kita lakukan apa ayah melihat bagaimana reaksi Bima saat aku mengatakan bahwa Elizabeth akan datang tanpa kata dia langsung melesat pergi bahkan ijin saja dia tidak lakukan." ucap asisten Edi
__ADS_1
Mobil Elizabeth sudah keluar dari parkiran apartemennya dan menuju apartemen profesor Abdullah tampak sang sopir hanya bisa melihat geli penampilan Elizabeth dikenal dengan manusia berdarah dingin jika sedang marah
Begitu sampai di depan apartemen mobil tersebut langsung masuk menuju parkiran yang biasa digunakan oleh Abdullah dan asisten Edi untuk keluar masuk dari apartemen
Elizabeth langsung masuk ke dalam lift menuju ke apartemen milik profesor Abdullah begitu sampai di pintu tampak dua orang pengawal yang menatap penuh tanda tanya ke arah Elizabeth dengan senyuman yang ditahan mereka melihat Elizabeth mata mereka Langsung melihat arah kanan dan kiri sementara itu di dalam di dalam apartemen tampak profesor Abdullah dan berdebat tentang apa yang terjadi tiba-tiba bunyi membuat mereka saling melihat coba kau lihat-lihat apa yang datang ucap Abdullah yang berada di ruang tamu bersama asisten Edi
"Aku tidak mau itu pasti Elizabeth yang datang katakan padanya bahwa aku sedang tidak ada di rumah atau Aku sedang pergi berperang dan tak tahu kapan pulang." ucap asisten Edi
__ADS_1
Profesor Abdullah menatap jengah pada asisten Edi kemudian menyuruh salah satu pelayannya untuk membuka pintu tampak pelayan tersebut membuka pintu dengan mata melotot melihat penampilan Elizabeth yang sangat mengerikan bahkan pelayan tersebut langsung berteriak histeris dan pingsan membuat profesor Abdullah dan asisten Edi langsung terkejut mereka berdua langsung berdiri dan berlari ke arah pintu apartemen mereka syok melihat penampilan Elizabeth sedangkan pelayan wanita pingsan tak berdaya di depan pintu.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya