
Mendengar perkataan profesor Abdullah membuat kening Stuart saling bertautan apalagi beberapa hari yang lalu profesor Abdullah tak sengaja bertemu dengan istrinya
"Aku tidak mengerti apa maksud perkataan Anda memang ada apa dengan istriku." tanya Stuart
Profesor Abdullah langsung mengeluarkan beberapa lembar foto serta beberapa dokumen milik Kikan saat kecil serta hasil tes DNA membuat surat menatap bingung "istri anda adalah putriku yang bernama Aulia yang saat berumur 6 tahun anda seorang pria yang menginginkan obat rahasia yang telah Aku kembangkan bersama istriku pada saat aku sedang pergi ke luar kota dia datang bersama dengan beberapa orang untuk mencuri obat tersebut tapi sayangnya istriku dan anakku ada di tempat tersebut sehingga mereka berusaha untuk membunuh istriku dan anakku istriku tak selamat tapi putriku tiba-tiba menghilang tanpa jejak ini adalah obat yang Aku kembangkan khusus untuk kikan berikan dia obat ini maka dia akan kembali kepada dirinya yang dewasa dan melupakan masa lalunya yang buruk ." ucap profesor Abdullah
Mendengar perkataan profesor Abdullah membuat Stuart menatap intens profesor Abdullah
__ADS_1
"Apa kau bisa membuktikan perkataanmu bahwa kau adalah ayah kandung dari istriku karena selama ini aku tak pernah mengetahui latar belakang istriku bahkan catatan tentang dirinya saja tak ada." ucap Stuart
"Memang tak ada catatan apapun mengenai Aulia karena saat dia lahir sampai berumur 6 tahun kami menyembunyikan keberadaannya bahkan bidan yang membantu istriku melahirkan sudah aku berikan pil pelupa ingatan sehingga membuatnya tak mengingat tentang keberadaan Aulia yang mengetahui tentang keberadaan Aulia hanya aku istriku serta orang-orang terdekatku yang memang aku percayai." ucap profesor Abdullah
"Aku takkan langsung mempercayai semua yang anda katakan aku akan memastikan terlebih dahulu tentang semua bukti yang ada di hadapanku." ucap Stuart merapikan semua barang-barang yang dikeluarkan oleh profesor Abdullah kemudian menyimpannya dia akan memperlihatkannya kepada kikan untuk membuktikan apakah profesor Abdullah betul Ayah kandung kikan dengan memperlihatkan foto keluarga profesor Abdullah
"Baiklah aku akan melakukannya Sekarang mari kita makan terlebih dahulu aku yakin kau pasti tahu apa yang terjadi akhir-akhir ini aku hanya tak ingin ada seseorang yang menyakiti istriku." ucap Stuart sambil memakan makanan yang ada di hadapannya begitupun profesor Abdullah hanya mengangguk mengerti
__ADS_1
Sementara itu di luar tampak asisten Edi semakin melancarkan aksinya untuk mendekati Elizabeth tanpa asisten Edi sadari bahwa dia sedang menggali lobang untuk dirinya sendiri setelah beberapa menit berlalu tampak profesor Abdullah keluar dari ruangan restoran bersama dengan Stuart setelah bersalaman dan izin untuk kembali ke apartemennya tampak asisten Edi mengecup pipi Elizabeth membuat wajah Elizabeth merona karena malu membuat Stuart langsung melotot begitupun profesor Abdullah sedangkan Bima langsung berlari ke kamar mandi untuk muntah sedangkan para pengawal langsung berbalik diantara menahan senyum dan ingin muntah
Asisten Edi yang tak tahu kebenaran yang terjadi hanya tertunduk malu karena terpergok mengecup pipi Elizabeth dia tak melihat reaksi dari orang-orang yang ada di ruangan tersebut
Stuart dengan ekspresi datar langsung masuk kembali ke dalam restoran sedangkan profesor Abdullah langsung masuk ke dalam lift diikuti oleh asisten Edi dan juga Elizabeth tanpa basa-basi profesor Abdullah langsung masuk ke dalam mobil diikuti asisten Edi begitupun Elizabeth tampak wajah bahagia asisten Edi.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1