
Bima dan Parjo yang berada di luar Kamar nampak saling pandang "kau ini dukun Bagaimana sih bisa-bisanya kau kalah dengan hantu biasanya kau keluarkan mantra atau sejenisnya." ucap Bima
"Maaf tuan tapi aneh ya tuan kok hantunya bisa masuk ke tubuh nyonya Nadia bukanya hantu takut sama orang yang cerewet." ucap Parjo
"Apa katamu istriku cerewet istriku itu tidak cerewet dia hanya senang berbicara berani-beraninya kau menjelek-jelekkan istriku di hadapanku sendiri kau ini pasti dukun palsu kembali ke belakang lebih baik kau kembali menjadi tukang kebun gara-gara kau malam ini aku harus tidur di sofa." ucap Bima kesal, pergi memberi hormat lalu berjalan menuju belakang dengan cepat, dengan wajah sedikit sambil melihat siaran TV apalagi malam tampak turun hujan yang cukup deras membuat Bima sedikit kedinginan mau ke kamar lain takutnya istrinya berubah pikiran dan membukakan dia pintu Tapi saat Bimas sedang menonton tiba-tiba Paman Jack datang lalu duduk di sampingnya sambil mengehembuska nafas kasar membuat Bima sedikit terkejut karena wajah Ayah mertuanya tampak sedikit kusut
"Apakah ada sesuatu yang mengganggu ayah apalagi wajah Ayah sepertinya Ayah kurang bahagia." tanya Bima
"Si piton gagal masuk kandang karena ada tamu yang tak di undang datang tiba-tiba." ucap paman Jack
__ADS_1
"Tamu siapa Ayah usir saja bisa-bisa dia mengganggu di saat Ayah sudah masuk ke dalam kamar." ucap Bima
Tampak pama Jack hanya melihat Bima dengan tatapan kosong lalu sedetik kemudian "tunggu dulu kenapa kau berada di luar bukannya di dalam kamarmu juga ada TV dan kenapa kau masih memakai baju yang tadi." tanya paman Jack
Bima hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar sambil menatap ke arah kamar miliknya dan Nadia "entah apa yang terjadi pada istriku tiba-tiba dia tak ingin melihatku dan mengusirku dari kamar." ucap Bima dengan lesu
Sementara Bima hanya bisa meratapi nasibnya setelah diusir oleh sang istri dari kamar Bima langsung mematikan TV lalu tidur Tapi saat matanya akan terpejam tiba-tiba seseorang datang menghampirinya "sayang mengapa kau meninggalkan kamar Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi." ucap Nadia dengan wajah sembab
Bima sangat terkejut mendengar perkataan Nadia seingatnya Bukankah dia yang mengusir dirinya tadi, apakah hantu tersebut sudah keluar sehingga istrinya kembali normal seperti sebelumnya pikir Bima
__ADS_1
"Tidak sayang aku tadi sedang menonton dan ketiduran." ucap Bima bohong tak Ingin memperpanjang persoalan
"Kakak Kenapa tidak menonton di kamar bukannya di kamar juga ada TV kakak sudah tak ingin tidur bersamaku lagi sehingga memilih untuk tidur di sofa." ucap Nadia langsung lalu berlari masuk ke dalam kamarnya sambil menangis
Bima bangkit dari sofa lalu mengejar sang istri masuk ke dalam kamar tampak Nadia berada di atas ranjang sambil menutup seluruh tubuhnya dengan selimut Bima langsung mendekat ke arah Nadia "Sayang maafkan aku aku sungguh tak sengaja tadi ketiduran di sana Aku sedang menunggu ayah tadi dia menyuruhku untuk menemuinya setelah aku cerita sesaat bersama ayah aku pun ketiduran kalau kau tak percaya bahwa ayah pernah bertemu denganku Kau bisa bertanya kepada ayah atau melihat CCTV." ucap Bima meyakinkan, setelah mendengar alasan Bima Nadia pun membuka selimut yang menutup kepalanya." benarkah." ucap Nadia
"Tentu saja Sayang Mana mungkin aku tidak mau tidur bersama istriku yang cantik, manis, imut dan selalu aku rindukan setiap saat." ucap Bima dengan mulut manisnya.
Jangan lupa like, komen, vote dan hadiahnya
__ADS_1