
Joel dan Vasko serta beberapa anak buah mereka berjalan menuju ruangan aula tempat konferensi biasa dilakukan.
Mata Joel dan Vasko tertuju pada beberapa orang yang dibawa paksa ke dalam ruangan itu oleh orang orang berpakaian hitam, tampak mereka seperti tawanan yang dipaksa masuk ke dalam ruangan itu.
“Ada apa ini? “ ucap keduanya.
“Apa yang terjadi?” tanya Dev pada salah satu orang yang ada disana.
“Tuan Otniel meminta kami membawa semua orang yang terlibat dengan kasus malpraktik dan mengumpulkan mereka semua di dalam ruangan ini untuk kalian eksekusi, “ ucap pria itu.
Vasko dan Joel saing menatap, mereka tak menyangka kalau seorang Otniel memiliki kemampuan seperti ini, benar benar bukan Otniel yang mereka kenal selama ini.
“Baiklah!” ucap Joel.
Vasko dan Joel menyingkir dan berbicara agak jauh dari ruangan itu, seluruh rumah sakit dibuat gempar atas kejadian itu.
“Sebenarnya Otniel itu siapa? Kenapa kita seperti baru bertemu dengannya padahal kita sudah bersahabat selama bertahun tahun?” tanya Joel sambil berpikir, dia menaruh jarinya di bawah dagunya.
Vasko menatap datar ke arah Joel,” Heh bukankah kau juga sama bodoh, kami pikir kau hanya seorang petani bodoh, tau taunya kau itu seorang Hacker pantas saja kau selalu tidur berlebihan,” ucap Vasko.
Joel hanya bisa nyengir kuda saat Vasko menyinggung perihal hal itu, “ Hehehe kau juga sama kan, kau menyimpan rahasia tentang keluargamu, David juga sama, jadi bisa dibilang kita memiliki rahasia masing masing,” ucap Joel.
“Hmmm kau benar,” ucap Vasko.
“Dan semua terbongkar setelah kita bertemu dengan Diandra si cerewet itu, ini benar benar hal yang tak pernah ku bayangkan akan terjadi,” ucap Vasko.
“Aku setuju, aku tak menyangka kalau aku akhirnya akan menunjukkan jati diriku sebagai seorang hacker andal kelas atas ke hadapan kalian semua hahahah...” Joel tertawa.
“ck... diamlah! ayo segera selesaikan ini, minta anak buahmu membawa cairan injeksi itu, kita akan menyuntik mereka semua dengan cairan itu,” ucap vasko.
“Hohohoh.... baiklah, tanganku sudah gatal ingin segera membuat mereka menangis ketakutan memakai obat yang mereka edarkan sendiri,"
“Cepatlah, ahhh... perhatikan kamera CCTV, jangan sampai ada yang mengekpos ini ke luar, kita bisa disebut sebagai pembunuh, ini akan rumit jika sampai media media bodoh itu tau,” ucap Vasko.
“Tenang saja tuan pemarah, aku sudah mempersiapkan hal ini sejak semalam,” ucap Joel seraya tersenyum menyeringai menatap ruang aula.
Mereka berdua melangkah masuk ke dalam ruangan aula di mana para pelaku yang terlibat dikumpulkan disana, semua orang yang terlibat dengan penelitian itu dikumpulkan tanpa terlupa satu orang pun.
Vasko dan Joel cukup terkejut saat melihat ada sekitar 30 petugas medis yang terlibat dan 10 orang biasa yang juga terlibat dengan penelitian obat berbahaya itu.
__ADS_1
“Kupikir tadi hanya belasan orang, tau taunya banyak begini,” ucap Joel.
Vasko diam saja, mereka berdua masuk ke ruangan itu, para petugas medis tampak menahan kemarahan, bahkan para investor yang ditangkap secara paksa memasang wajah marah dan kesal.
“Apa yang kalian lakukan, kenapa kalian mengacaukan rumah sakit ini!” teriak salah satu investor yang protes.
“Epe yang keleen lakukan... bla bala bla... cih munafik,” umpat Joel.
Vasko sendiri langsung bergerak mengambil cairan injeksi yang sudah disiapkan oleh orang orang suruhan Otniel.
“Tak perlu berlama lama, siapa pun yang terlibat dengan benda ini...” Joel mengangkat sepasang cairan injeksi itu ke atas.
“akan merasakan bagaimana penderitaan kelinci percobaan kalian saat tubuh mereka menerima benda ini,” teriak Joel membuat mereka semua gusar dan ingin memberontak, namun apa daya, kaki, tangan dan tubuh mereka diikat di atas kursi tak terkecuali perempuan.
“Sialan.... siapa kalian, apa buktinya kalau kami terlibat, kami bisa melaporkan kalian bangsat!” teriak mereka berusaha untuk melakukan perlawanan.
“Bukti? Hahahaha kalau kalian berani laporkan saja kami pada pihak berwenang, aku akan langsung menghubungkan pada kepolisian, jika ada yang berani menuntut kami, silahkan!” ucap Joel sambil menyeringai.
Tak ada yang berani bicara , mereka terdiam, melaporkan pada pihak berwajib hanya akan membuat semua kejahatan mereka terbongkar ke hadapan publik.
“Tak ada yang berani ? tahan mereka!” ucap Joel pada para anak buahnya.
Jleb.... jleb.... jleb....
Orang orang yang terlibat mendapatkan suntikan dengan dosis seperti yang sudah di terima oleh direktur rumah sakit dan yang lainnya. Mereka berteriak kesakitan dan histeris saat cairan itu memasuki tubuh mereka dan mulai diserap oleh pembuluh darah mereka.
“Kurasa cairan ini bisa menghancurkan otak kalian yang tak berguna itu dan menggantinya menjadi organ baru, bukankah itu tujuan kalian menciptakan obat ini? Hahhahaha kita lihat bagaimana reaksi tubuh kalian, rasakan penderitaan korban korban yang telah kalian bunuh hanya karena penelitian ini,” ucap Vasko.
Mereka semua bergetar ketakutan, tak ada yang bisa berkutik , hancur sudah hidup mereka saat cairan itu disuntikkan ke tubuh mereka.
“Dengarkan aku, semua yang ada disini akan dicoret dari list bisnis di seluruh dunia, kalian akan di cap sebagai orang yang harus diwaspadai dan tak akan ada yang menerima kalian sebagai pekerja, lisensi medis kalian akan dicabut, bisnis kalian telah bangkrut hari ini, dan kalian semua akan dikenakan hukuman 15 tahun penjara, benar bukan Sir. Petra?” ucap Vasko pada seorang Kepala kepolisian senior di kota Berlin.
“Benar, kalian semua akan dikenakan tuntutan tadi, jadi persiapkan diri kalian,” ucap nya.
Joel menoleh pada pria itu dia terkejut saat melihat seseorang yang dia kenal disana,” Loh Sir Petra, Papanya Otniel,” gumam Joel.
“Aku mengundangnya, hanya dia yang mampu membereskan ini,” ucap Vasko.
“Otniel akan terkejut saat melihat Papa angkatnya disini,” ucap Joel.
__ADS_1
“Sebuah kejutan untuknya,” ucap vasko sambil tersenyum.
Masalah selesai, semua yang terlibat akan diproses secara hukum, namun mereka di buat menderita dulu setelah menerima suntikan yang akan membuat mereka merasa terbakar dan kesakitan selama beberapa hari.
“Dimana bocah tengil itu, kenapa dia tak pernah pulang ke rumah?” ucap Sir Petra.
“Sedang memeriksa keadaan David Sir, ayo kesana, dia akan senang melihat Anda disini,” ucap Vasko yang dianggukkan oleh pria itu.
Mereka beranjak menuju ruang perawatan David dan memasuki ruangan itu. Otniel dan Joy tampak bekerja sama menyelesaikan beberapa urusan perusahaan David yang sudah menunggu untuk segera diselesaikan.
Mereka tampak serius dan terlihat seperti pasangan yang kompak, Vasko menahan rasa cemburunya, joel sendiri cekikikan melihat raut wajah cemburu di wajah Vasko.
“Ekhmm.... enak sekali kau berkencan disini ya bocah tengil, sudah tak pernah pulang ke rumah,” ucap Sir Petra.
Otniel yang sedang fokus bekerja terdiam,” Loh Joy apa kau mendengar suara monyet hutan? Kenapa aku mendengar suara monyet tua itu disini? Apa aku kelelahan?” ucap Otniel yang belum menyadari kedatangan mereka.
“Monyet? Kau pikir ini hutan , dasar goblok!” ucap Joy.
Joy menoleh ke arah sumber suara, dia terkejut saat melihat tiga orang pria sedang memperhatikan mereka.
“Aku serius Joy aku mendengar suara monyet tua itu disini, ahhh aku sedikit merindukan ocehannya,” ucap Otniel.
Joy memukul lengan Otniel ,” Bodoh lihat ke depan!” bisik Joy.
“Apa sih..... ehhh benaran ada monyet tua... ups..... heheheh....” Otniel langsung berlutut di atas lantai sambil nyengir kuda saat melihat Papa angkatnya disana.
“Peace.... bercanda...” ucap pria itu.
“OTNIELLLLL!!” geram Sir Petra.
“Ammmpuuuunnn Paaaaaa....” teriak Otniel saat menyadari kesalahan yang dibuatnya.
.
.
.
Like, vote dan komen
__ADS_1