Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Mengawasi


__ADS_3

Joel tengah menatap layar laptopnya sambil mengeraskan rahangnya mendengar percakapan Helen dan tuan Besara yang sudah disadapnya saat dia mendengar rencana Helen.


Pria itu langsung bertindak dan mengawasi seluruh pergerakan Besara, bahkan dia mengawasi Bella dan William, keluarga Aniston dan base camp masing masing kelompok aliansi Mafia yang dicurigainya.


Joel kini sudah tau siapa kawan dan siapa lawannya, dia tau siapa pihak yang harus dia buru saat ini, namun untuk sekarang dia belum memberitahukan hal itu pada yang lain sebab masalah Diandra dan keluarga kandungnya harus diselesaikan terlebih dahulu, baru mereka boleh bergerak.


“Kau ingin mengusik ketenangan keluargaku? Tidak akan kubiarkan wahai manusia jadi jadian,” batin Joel yang duduk anteng di pembatas balkon kamarnya dengan laptop di pangkuannya.


Joel melacak keberadaan Bella, dan dia menemukan keberadaan gadis itu dengan cepat.


Joel tak lagi terkejut saat melihat Bella di klub malam, di bar maupun di hotel sebab sejak Joel bertemu dengan Diandra, dia sudah mengawasi keluarga Aniston terlebih dahulu meskipun sempat kecolongan, namun kali ini dia terkejut saat melihat tempat yang dikunjungi Bella dan kakaknya William.


“Tumben mereka berdua pergi ke tempat seperti ini? Apa dunia akan kiamat melihat kedua setan ini datang ke tempat ibadah?” batin Joel mengamati mereka melalui semua sistem jaringan yang sudah dia sadap.


Joel terus mengamati mereka berdua, dia terkejut saat melihat penampilan Wiliam dan Bella yang benar benar berbeda saat ini, tidak seperti mereka yang dulu. Kini keduanya tampak lebih rapi dan menutup tubuh mereka, “sepertinya mereka sedang kesurupan,” gumam Joel.


Malas melihat William dan Bella yang hanya duduk diam di dalam gereja, Joel iseng membuka sistem keamanan markas Dark Horse.


Namun dia terkejut karena sistem keamanan kelompok itu sangat kuat, seketika itu Joel menyeringai,”aku menantikan untuk melihat apa yang mereka sembunyikan? Aku hanya bisa meretas CCTV itu pun sangat sulit, lalu sistem jaringan penyimpan datanya yang jadi tantangan besar, hahahha akan kucari, ini lebih menyenangkan daripada melihat kedua makhluk yang tengah kesurupan roh halus itu hahah,” seringai Joel.


Sebenarnya alasan Joel sering terlelap dimana pun dia berada adalah karena hal ini.


Setiap malam dia akan lembur dan mencari tau apa saja yang membuatnya penasaran, dia mencoba membobol sistem keamanan pemerintah, menyerang papan iklan dan mengirimkan film film berbayar di layar papan iklan digital itu apalagi saat dia bosan menunggu lampu merah di jalan dia akan melakukan itu.


Dia akan menjahili satu kota dengan keahliannya dalam bidang komputer bahkan dia pernah bermain main dengan listrik, dia memadamkan listrik di seluruh Jerman karena bosan dan menyalakannya lagi dengan tiba tiba secara berulang kali, Joel adalah pria berbakat yang tak pernah menunjukkan sisi aslinya.


Dia dikenal hanya sebagai seorang petani anggur di Jerman bahkan sahabat sahabatnya tak atau rahasia itu.


Joel sedikit gila jika sudah membicarakan tentang komputer, dia mirip dengan Luna yang juga sangat ahli dalam urusan komputer.


Di sisi lain, di dalam sebuah rumah ibadah Katolik, William dan Bella duduk di kursi panjang dalam gereja itu. William tampak sangat berbeda, dia sudah menghapus semua tatonya bahkan kulitnya kini bersih.


Bella juga sangat berbeda, gadis itu tidak lagi berpakaian urakan seperti dia bisa gunakan dalam kehidupan sehari hari, Bella memakai pakaian tertutup, riasannya juga tak berlebihan dan ternyata dia adalah seorang gadis yang sangat cantik.

__ADS_1


Mereka telah selesai berdoa menurut kepercayaan mereka, kini William menatap gadis di sampingnya itu sambil tersenyum dan menggenggam tangan Bella dengan hangat.


“Kau cantik sayang, aku mencintaimu,” ucap William dengan tatapan hangat yang selalu mampu membuat Bella bahagia dan merasa hangat.


Hatinya yang kosong seolah dipenuhkan dengan kelembutan dan cinta dari kekasihnya ayang membawanya menuju jalan yang benar dan tidak lagi mengijinkannya menyentuh dunia klub malam.


“Terimakasih,” jawab Bella sambil tersipu malu.


“Kenapa tidak sejak dulu aku memintamu mengganti penampilanmu ya? Hmmm.... tapi kau semakin cantik heheh,” ucap William dengan senyuman bahagia di wajahnya.


“Apa tidak aneh?” tanya Bella lembut, dia tak lagi berbicara dengan nada sensual seperti sebelum sebelumnya, tatapannya juga menjadi teduh dan dia banyak berubah setelah William menasehatinya, bahkan William juga sampai ikut melakukan perubahan pada dirinya sendiri.


“Tidak, kau sangat cocok dengan pakaian itu,” ucap William dengan senyuman bahagianya.


“Ahh aku jadi malu,” cicit Bella sambil menunduk, dia tersipu malu mendengar pujian kekasihnya itu.


Puk... pukk


Bella mendapat pencerahan dari William, pria itu mengajari Bella dengan baik, tidak memaksakan kehendaknya dan menjaganya dengan benar.


“kau sangat manis,” ucap Bella sambil mengangkat kepalanya dan menatap wajah William.


“Benarkah? Hmmm aku merasa sepertinya penampilanku jadi lebih jelek tanpa tato itu hahah,” tawa William, “apa aku terlihat aneh?” tanya William.


“Tidak Will, kau terlihat tampan dan mempesona,” jawab Bella sambil tersenyum manis yang selalu berhasil membuat jantung William berdegup kencang.


“Hummm Bella, aku ingin menikahimu, aku ingin hubungan kita tidak hanya sebatas sepasang kekasih, aku ingin kita menjadi pasangan yang sebenarnya dan hidup bersama sampai kita menua, aku ingin kau yang jadi satu satunya wanita di hidupku sampai aku meninggal,” ucap William sambil menatap Bella dengan hangat.


Bella terkejut mendengar ucapan William, jika dilihat, William benar benar serius dengan kata katanya.


“Aku ingin menikahimu, bersediakah kau menerimaku?” tanya William penuh harap.


“Aku memang tidak sempurna, aku memang punya banyak kekurangan, tapi aku berjanji akan menjagamu dan memberikan kehidupan yang tenang dan damai untukmu, aku akan meninggalkan kehidupan mafia dan membubarkan kelompok itu jika kau ingin, aku hany ingin hidup bersamamu,” ucap William dengan serius.

__ADS_1


Mata Bella berkaca kaca, dia menatap haru pria di depannya itu,”Tapi Will, mamaku... aku... hiks hiks... aku dipaksa untuk mendekati pria lain Will, aku diminta untuk mendekati orang terkaya di negara ini, aku dipaksa dan aku tak bisa melawan,” ucap Bella sambil menangis.


William tak lagi terkejut, sebab dia sudah tau kalau nyonya Helen memaksa Bella dengan segala ancaman yang diberikan wanita itu.


“Sayang, aku tanya apa kau ingin menikah denganku? Jawab iya atau tidak, masalah itu kita pikirkan nanti,” ucap William dengan tenang.


Bella mengangguk pelan sambil menunduk sedih, dia juga ingin hidup bahagia bersama kekasihnya.


“Terimakasih sayang, Kalau begitu kita kabur dari negeri ini, kita tinggalkan negara ini diam diam dan membangun hidup kita di luar negeri,” ucap William.


“Tapi apa itu tidak terlalu beresiko?” tanya bella.


“Tidak sayang, kita lakukan diam diam, bagaimana kau mau?” tanya William.


“Aku mau, tapi aku takut kalau kau sampai kenapa kenapa, Papaku maksudku jika papa kandungku tau, dia akan membunuhmu, dia sangat berambisi mendekati tuan Nicholas,” ucap Bella dengan raut wajah khawatir.


“Aku akan berhati hati sayang, kalau begitu kita akan kabur hari ini juga tanpa sepengetahuan siapa pun,” ucap William.


“Hari ini tapi persiapan kita?” tanya Bella.


“Tidak perlu, aku sudah menyiapkan semuanya selama beberapa hari terakhir,” ucap William.


“Baiklah aku ikut, tapi kemana kita akan pergi?” tanya Bella.


“Indonesia,” jawab William.


.


.


.


like, vote dan komen 😊

__ADS_1


__ADS_2