Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Yuhuuu


__ADS_3

Setelah gosip menggemparkan yang membuat nama Otniel benar benar hancur di rumah sakit besar itu, hampir semua para medis yang mulai menunjukkan kebencian terhadap Otniel.


Bahkan mereka tak segan segan melontarkan kata kata kebencian saat pria itu datang bekerja. Tanpa mengingat siapa Otniel sebenarnya mereka mengejek dan merendahkan Otniel bahkan Pasien sampai tidak percaya jika Otniel yang merawat dirinya.


Banyak Pasien yang memilih dokter lain jika dihadapkan dengan Otniel, tentu saja dengan alasan kalau Otniel adalah dokter gadungan.


Namun tak sedikit yang masih memihak pada dokter muda nan berbakat itu, alasannya karena mereka tau jelas kalau cara kerja dokter Otniel tidak seperti apa yang dikatakan oleh rumor tak beralasan itu.


Otniel sedang duduk di taman di depan rumah sakit, sambil memijit keningnya menatap hamparan bunga di taman itu.


Tampak tangan pria itu sepertinya kembali mengalami Tremor, bergetar semakin hebat seiring semakin banyak hal yang dia pikirkan.


Otniel menggigit ujung jarinya, kakinya tampak bergerak naik turun seolah sedang mengalami tremor. Dia menatap bunga bunga di taman itu dengan tatapan intens.


“Ckk... sshhhh apa yang harus kulakukan untuk menjatuhkan si kunyuk sialan itu, sudah cukup dia menikmati keberhasilan rencananya untuk menghancurkan namaku, sekarang mah giliran Otniel yang beraksi, tapi kita mulai dari mana ya?” gumam pria itu.


Sejujurnya dia sedang menikmati permainan yang sedang dibuat oleh Richard. Kenapa dia bisa tau? Tentu saja dia tau karena dia adaah Otniel yang kemampuannya tak bisa diragukan lagi, apapun yang terjadi pada dirinya dan keluarganya akan dengan mudah dia ketahui dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi Zaman ini.


“Ck... haruskah kumulai dengan menghancurkan bisnis ibunya yang angkuh itu? Atau membeli lapangan golf ayahnya yang tak seberapa itu? Atau menghancurkan karirnya secara langsung? Ck... apa yang harus kulakukan ya? Dia harus diberi pelajaran yang benar agar tau cara bersikap pada senior,” gumamnya lagi.


Otniel sejak tadi malam sedang memikirkan hal hal aneh itu, cara membalas dendam yang paling savage dan cara yang paling jitu untuk menjatuhkan mental Richard si pria penuh dengan iri dengki beserta dengan antek anteknya yang juga iri dengan kemampuan yang dia miliki.


Segalanya sudah dia persiapkan, bahkan dia memberitahukan pada keluarganya untuk memperketat keamanan Edward dan yang lainnya sebab Richard bisa saja bertindak lebih dari apa yang mereka pikirkan, jangan sampai keluarganya justru terkena dampak dari kasus ini meskipun tak bisa dipungkiri hal seperti itu mungkin akan terjadi dan dialami oleh Otniel dan keluarganya.


Setidaknya mereka meminimalkan risiko yang akan mereka hadapi kedepannya sebab tak ada yang tau maut berjalan seperti apa.

__ADS_1


Saat Otniel sedang duduk disana, para pasien yang awalnya ingin bermain di taman itu malah pergi dari sana seolah membuat Otniel seperti sebuah hama busuk yang harus dihindari secepat mungkin.


Berbagai umpatan keluar dari mulut para petugas medis yang bertugas, hasutan Richard benar benar telah membuat seluruh rumah sakit gempar, bahkan situs resmi rumah sakit KenRos dipenuhi dengan gosip dan cibiran serta menyuarakan untuk pemecatan secara tidak terhormat pada pria yang tak bersalah itu.


Hanya karena rasa cemburu tak beralasan, hanya karena cintanya tak dilihat oleh sang pujaan hati, Richard sampai melakukan hal besar itu untuk menghancurkan otniel agar tidak ada yang mendekati gadis pujaan hatinya.


Sementara itu seorang gadis berjalan menuju taman rumah sakit, dia menatap semua orang yang merendahkan Otniel, sejujurnya dia benar benar tidak menyukai situasi rumah sakit saat ini. Chelsea bekerja satu tahun di rumah sakit itu dan dia cukup tau bagaimana prestasi yang didapatkan Otniel selama bekerja disana.


“kenapa orang orang ini begitu kasar ya? Dan kenapa juga pria psikopat itu tidak mengatakan apa pun? Aneh, ini benar benar aneh,” gumamnya tanpa sadar malah berjalan mendekati Otniel yang duduk di taman rumah sakit.


“Tapi perkataan Richard itu, apa dia yang menyebarkan rumor busuk ini? Kalau sampai itu dia, maka aku tak akan mau berteman dengan manusia bodoh itu,” gumam Chelsea.


Chelsea berjalan menuju taman rumah sakit, matanya menangkap sosok Otniel, selau setiap dia bertemu dengan pria ini, dia pasti membawa dua cangkir minuman meskipun awalnya kedua porsi minuman itu hanya untuk dirinya sendiri dan berakhir diembat oleh si dokter psiko itu. Entah keberuntungan pria psikopat itu atau hanya sebuah kebetulan yang terus berulang jika Chelsea bertemu dengan Otniel atau alam punya maksud lain dari serangkain hal ini.


Chelsea berjalan dengan pelan sambil mengamati perilaku Otniel yang sekilas tampak gelisah namun dia tidak tau apa yang sedang dipikirkan oleh pria itu. Dia mengamati tangan otniel yang semakin hari semakin sering gemetaran namun Otniel tidak mengatakan apa pun tentang hal itu.


Tangannya terulur dan memberikan secangkir kopi hangat yang dia seduh dengan air mendidih.


“Kopi dok,” ucapnya sambil duduk di samping pria psiko yang dia pikir depersi nyatanya sedang menyusun rencana pembalasan yang tepat untuk manusia sejenis Richard dan antek anteknya yang menyebarkan gosip murahan tentang dirinya.


“Ahh terimakasih atas kopinya,” ucap Otniel tanpa menoleh.


“Tunggu kau sia...


Otniel menoleh dan melihat Chelsea duduk anteng di sampingnya sambil menyeruput kopi yang dia bawa tadi.

__ADS_1


“Chelsea?” ucap Otniel sambil menatap gadis itu dengan mata membulat besar, mulut menganga, untung lalat tidak sampai masuk, bahkan dia mematung seperti manekin di toko toko baju namun manekin kali ini terlau tampan bahkan hanya sekedar mangap seperti itu.


“Dok?” panggil Chelsea namun Otniel sama sekali tidak mendengar dirinya yang justru membuat Chelsea kebingungan dalam sekejap.


“Halo dok?” Chelsea melambaikan tangannya di depan wajah Otniel namun pria itu masih saja belum sadar denagn apa yang dilakukan oleh Chelsea.


Sementara itu iblis dalam otak Otniel sedang bekerja sambil memroses semua data yang dia temukan dari penjelajahan semalaman yang menghasilkan mata panda di wajah pria itu.


“Chelsea? Wait a minute? “


“chelsea, Chelsea... hmmm ahah... pria bangsat itu kan klepek klepek sama si lemot, lemah lunglai ini, ahaahahhaha bagaimana kalau kita mulai dengan merebut Chelsea dari Richard dan hancurkan hati si bangsat itu perlahan lahan ahahahahha itu akan menjadi rencana terbaik spenajang tahun ini, buat dia patah hati hahahha..”


“Kau memang pintar otniel, cerdas, tampan dan tak terkalahkan, kau yang terbaik hahhahaha... kita hancurkan hatinya berkeping keping hahahhahah... mari buat keributan, mari kita buat Onar yuhuuuuu ahahahhahahah...” Iblis dalam diri Otniel bangkit, dia tertawa licik dengan rencana liciknya itu.


“hahahahha sementara aku membersihkan namaku dan mengembalikan popularitas sang dokter tampan berbakat, di saat yang sama aku akan menghancurkan hati manusia kotor itu hahah, tak sabar rasanya melihat wajah kesal Rchard saat aku menggandeng dan memeluk pujaan hatinya huahahahhahahah bangkitlah wahai Otniel psikopat hahahah...” Tawa Jahat Otniel direalisasikan dengan seringai jahat sambil menatap Chelsea, tentu saja hal itu membuat Chelsea berpikir kalau Otneil sedang kesurupan roh halus di rumah sakit itu.


“Ya ampun dokter Niel kok malah jadi gila?” batin Chelsea berteriak namun apa yang dilakukannya di luar ekspektasinya. Tangan kecil itu sudah menghasilkan bunyi tamparan yang spontan dan cukup keras di wajah Otniel.


Plaaakkkk....


“Astaga...” ucap mereka berdua dengan mata terbelalak menanggapi apa yang baru saja terjadi.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen


__ADS_2