Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Aksi


__ADS_3

Hari pembalasan pun tiba,


Pernikahan Yanti dan Bobby mantan kekasih Ara dilaksanakan hari ini di sebuah gedung yang merupakan gedung milik perusahaan Park.


Dengan demikian akan memudahkan segala rencana pembalasan dendam yang akan dilakukan oleh Ara.


Gedung tempat pelaksanaan resepsi pernikahan tampak sudah sangat ramai, kedua mempelai sudah mengucapkan janji pernikahan mereka pagi tadi dan sekarang adalah resepsi pernikahan kedua mempelai.


Acara yang dilaksanakan dengan cukup mewah di gedung sederhana dengan dekorasi murah namun masih bisa dibilang menakjubkan.


Bobby hanya seorang pekerja kantoran biasa dan Yanti juga bekerja sebagai seorang karyawan swasta di sebuah perusahaan besar.


Terlihat gurat bahagia di wajah kedua mempelai yang baru saja mengikat janji suci. Dari sudut meja tamu tampak Diandra dan yang lainnya duduk disana dengan penampilan super mahal.


Ara menatap ke arah pelaminan dimana kedua mempelai duduk dengan bangga di atas sana. Mereka belum melihat kedatangan gadis yang dulu mereka khianati itu.


“Berbahagialah,” batin Ara yang tampak mengepalkan kedua tangannya sambil menatap Yanti dan Bobby.


Foto foto pre wedding mereka terpampang di pintu masuk aula pernikahan, Ara menatap tajam ke arah mereka.


Ara yang dulu percaya pada mereka berdua justru dibuat sakit hati saat melihat mereka berdua justru mengkhianati Ara tepat di hari saat dia sangat membutuhkan mereka berdua.


Hari ketika Ara memergoki Bobby dan Yanti sedang kencan berdua tepat di depan supermarket dimana Ara bekerja waktu itu.


Terang terangan Yanti malah menghina dan menjelek jelekkan Ara di depan banyak orang, padahal hari itu dia baru saja dipukul oleh kakak laki lakinya dan dipalak oleh kelompok Max bahkan mendapat ancaman pembunuhan.


Di hari yang sama dia ingin mengakhiri hidupnya dengan melompat dari jembatan. Tetapi seolah alam masih menolak jiwanya, Joel datang sebagai penyelamatnya bahkan menjadi kekasihnya yang menunjukkan banyak cinta bagi dirinya hingga saat ini.


Ara mengingat semua rangkaian kejadian yang dialaminya. Menyedihkan dan memalukan, tak bisa melawan dan tak bisa berkutik. Selalu ditindas bahkan sampai trauma dan kehilangan kepercayaan dirinya.


Gadis itu menatap kekasihnya yang sejak pagi tadi diam dan tak banyak berkata kata, tidak seperti Joel yang biasanya. Dia benar benar bersyukur bertemu dengan Joel kala itu.


Dia benar benar bersyukur karena Joel menyelamatkan nyawanya bahkan mendukungnya terus hingga saat ini.


Segurat senyuman tipis tergambar jelas di wajah Ara, gadis itu menggenggam tangan Joel membuat pria itu menoleh.


“Ada apa?” tanya Joel.


Terdengar dari suaranya kalau dia tak bersemangat.


“Tak ada,” ucap Ara lalu melepaskan tangannya dan kembali cuek lalu menatap ke depan.


Joel menghela nafas kasar, dari pagi tadi dia uring uringan karena ucapan Diandra, David dan Otniel.


Kejadian tadi pagi di rumah Besar keluarga Park,

__ADS_1


Joel sudah selesai berpakaian dia turun ke lantai satu menemui yang lainnya yang sedang duduk di ruang santai. Tanpa sengaja dia mendengar pembicaraan Diandra, David dan Otniel bahkan ara juga disana.


“apa kau akan merebut kembali mantanmu itu kak?” tanya Diandra pada Ara.


“Tentu saja, aku akan merebutnya kembali, Yanti harus merasakan apa yang kurasakan,” ucap Ara dengan percaya diri.


Degh..


Jantung Joel bagai dihujam pedang yang sangat tajam saat mendengar hal itu. Pertanda bahwa Ara masih mencintai pria bernama Bobby yang sudah menjadi mantan kekasih Ara.


“Dia masih mencintai pria itu,” batin Joel yang mendengarkan dari balik pintu.


“Apa kau mencintai orang yang dihatimu itu?” tanya David.


“Tentu saja, aku mencintainya sejak pertama kali aku bertemu dengannya, dia orang aneh yang membuat jantungku berdebar untuk pertama kali,” ucap Ara sambil tersenyum.


Hancur sudah hati Joel, tak ada harapan bagi dirinya untuk mendapatkan hati Ara padahal dia sudah berjuang keras untuk mencuri perhatian Ara. Namun nyatanya Ara masih mencintai pria yang sama.


“Shhh... sakit,” batin Joel seraya memegang dadanya yang terasa sakit tapi tak berdarah saat mendengar hal itu dari bibir kekasihnya.


“Apa dia secinta itu pada pria itu?” batin Joel.


Kembali ke masa sekarang, Joel terus diam.


“Apa dia akan bahagia jika mendapatkan kembali mantannya itu? Apa kurangku, aku tampan, baik, kaya, good looking sedangkan pria itu tidak ada apa apanya dibandingkan dengan diriku,” batin Joel sambil menunduk.


Pria itu malah kehilangan semangatnya. Apalagi setiap kali mereka membahas tentang Bobby, Ara selalu tampak sangat bersemangat membuatnya merasa tidak memiliki kesempatan untuk mendapatkan Ara sepenuhnya.


“Haihh...” Joel mendesah berat tapi Ara seolah tidak peduli mendengar suara berat pria itu.


“Ra, “ panggil Joel pelan.


“Ada apa?” tanya Ara tanpa menatap Joel, matanya terus menatap ke arah Bobby.


Joel mengikuti arah mata Ara,” tidak jadi,” ucapnya pelan.


Joel memijit pelipisnya, sungguh dia benar benar ingin pulang dari tempat ini, semakin lama disini semakin sesak hatinya.


Namun dia sudah berjanji akan menemani Ara sampai gadis itu selesai dengan urusannya. Belum lagi si Mama Gorilla, David dan Otniel pasti akan mengomelinya jika pulang terlebih dahulu.


Akhirnya tiba waktu yang dinantikan oleh Ara, dimana para undangan di persilahkan untuk mengucapkan selamat kepada mempelai.


Beberapa tamu mengucapkan kata kata mereka di depan seluruh undangan. Semua orang fokus pada orang orang yang mengucapkan selamat pada pengantin.


“Giliranku,” ucap Ara sambil bangkit berdiri.

__ADS_1


Joel menahan tangan Ara dengan harapan agar Ara membatalkan rencananya.


“Kenapa?” tanya Ara lagi.


“Ahhh tidak, pergilah, semoga berhasil,” ucap Joel pelan lalu melepaskan tangan Ara.


“Semangat Ra,” ucap Diandra.


Ara berjalan mendekati pasnagan pengantin itu. Gadis itu tampak sangat anggun, menggunakan kebaya kondangan berwarna merah terang dengan rok batik dan heels bertabur manik manik yang sangat indah.


Rambut pendeknya di tata sedemikian rupa, make up yang sesuai dnegan wajahnya membuat ratu sehari dalam pernikahan ini benar benar kalah jika dibandingkan dnegan Ara.


Semua mata tertuju pada gadis cantik yang berjalan dengan percaya diri mendekati pasangan mempelai.


Bobby menatap Ara dengan tatapan heran begitu juga dengan Yanti . Mereka berdua sampai terbelalak melihat penampilan “mahal” Ara yang tak pernah mereka sangka sangka.


“A... apa aku tidak salah lihat?” ucap Bobby.


“Itu Ara kan?” ucapnya dengan mulut menganga.


“Cihhh kalau dia Ara kenapa, kau mau kembali padanya hah,” ketus Yanti yang kesal melihat Ara mencuri shownya hari ini.


Mata semua orang tertuju pada gadis cantik itu, para pria sampai terpesona melihat kecantikan Ara yang benar benar sempurna.


“Ngapain juga dia datang dnegan penampilan jelek itu,” ketus Yanti dengan wajah kesal.


Ara tersenyum anggun, dan menatap sinis ke arah Bobby dan Yanti yang sudah kesal melihat kedatangan dirinya.


“permisi pembawa acara yang terhormat, bolehkah sekarang giliran saya?” tanya Ara dengan lembut dan anggun yang sukses menunjukkan kelasnya berbeda dengan Yanti dan bobby.


“Ahhhh nona cantik sekai bahkan lebih cantik dari pengantinnya,ehh upss... aduh keceplosan maaf, heheh,” celetuk pembawa acara yang terlihat seperi pria bengkok itu.


Ara terkekeh, bahkan saat dia tertawa saja berhasil membuat orang orang terpana, Ara benar benar mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.


“Aduhh... terimakasih tampan,” ucap Ara sambil tersenyum.


“Ekhmmm... jadi hay Mantan,” ucap Ara yang membuat para tamu terbelalak kaget.


.


.


.


Like, vote dan komen

__ADS_1


__ADS_2