Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Gula


__ADS_3

Vasko dan Otniel benar benar marah atas apa yang dikatakan dan dilakukan oleh Monika pada Edward pantas saja anak kecil itu tidak suka setiap melihat Monika, diancam dan dilecehkan dengan cara halus.


"Hahahahahh.... kenapa baru sekarang kalian marah? hahahhaha.... dia kan cuma anak pungut, hahahahah anak pungut itu tidak pantas hidup enak, sama seperti anak haram si Chelsea kurang ajar itu hahahh... mereka berdua pantas mati!!!!" teriak Monika yang tampaknya sudah kesetanan.


Plakkkk....


Sebuah tamparan keras dari Otniel melayang di wajah wanita itu," Meski mereka memiliki masa lalu yang menyedihkan bukan berarti kau berhak melecehkan mereka wanita sialan!' ucap Otniel dengan nada dingin dan datar.


Kemarahan Otniel pada Monika sangat beralasan, anaknya di hina dan tunangannya direndahkan, tentu dia pantas mendapatkan hukuman yang layak untuk itu.


"Bagaimana dengan karirmu, sepertinya hari ini keluargamu benar benar hancur Monika, dan itu karena ulahmu Sendiri!" ucap Otniel lagi sambil menyalakan televisi yang ada di ruangan itu.


"Seorang Wanita berinisial M dari keluarga besar Shena dinyatakan bersalah atas kematian beberapa orang karyawan yang diduga dijual dalam perdag**gan manusia, wanita berinisial M ini kini sedang dalam pencarian polisi sebagai tersangka utama dalam praktik perdag**gan manusia dan p***stitusi Online, melibatkan pasar gelap dan Tuan Shena yang terkenal,.....


Monika terbelalak mendengar berita itu, dia tak menyangka kalau kebusukannya selama ini akan diketahui oleh publik. Wanita itu hanya seorang guru tetapi gayanya sekelas dengan kalangan jet set memakai berbagai brand mewah dan hidup glamour.


Ternyata semua uang yang dia dapat berasal dari bisnis illegal dan kini namanya telah rusak dan wajahnya sudah diketahui oleh seluruh negeri.


"Puas kalian hah? kalian semua menghancurkan hidupku, kalian semua merusak segala hal yang telah kubangun selama ini, kalian merusak citra yang kubangaun sialan!!!!" teriak wanita itu sambil menangis.


"Diam kau wanita sialan, demi tujuanmu kau mengorbankan banyak orang, manusia macam apa kau !!" bentak Otniel.


"Segeralah seret dia ke gigolo no 25, setelah selesai dari ruangan itu kirim dia ke kepolisian, dan tangkap semua orang yang terlibat dengannya!" ucap Otniel pada anak buah yang berjaga disana.


Wanita itu langsung diseret ke sebuah ruangan dimana seorang gigolo wanita yang terkenal dari markas Black Rose. Wanita itu dikenal sebagai gigolo nomor 25 sebab dia diselamatkan aliansi saat menjadi tawanan dalam bisnis ilegal dan disekap bertahun tahun dalam sel no. 25.


Gadis itu disekap dan sering "di pakai" oleh para pebisnis, diikat dan disiksa seolah harga dirinya tidak ada.


Namun kebangkitannya telah kembali saat aliansi menyelamatkan nyawanya dan memberikan fasilitas rehabilitasi terbaik bagi wanita itu.


Joy yang sering ke aliansi cukup dekat dengan wanita itu, dia mendapat banyak dukungan dari Joy dan Vasko, perlahan lahan mentalnya semakin kuat dan dia dilatih di aliansi menjadi pengawal yang kuat.


Dia diberi pilihan antara melanjutkan hidupnya dengan bebas atau ikut dengan aliansi, namun dia memilih untuk berbakti pada aliansi karena dia tidak memiliki keluarga lagi, bahkan orangtuanya saja dia tidak tau siapa.


Monika diseret ke dalam ruangan itu, terlihat wanita dengan rambut pendek, mata sipit khas Asia, kulit putih tubuh tinggi dan berotot duduk di kursinya sambil menatap layar laptop.


Usut punya usut ternyata dia menyaksikan semua berita tentang Monika yang sudah tersebar luas di dunia maya, dan memeriksa semua kesalahan wanita itu. Dia sangat sensitif dengan topik penju***n manusia yang membuat seolah hidup manusia itu bisa dibeli dengan uang dan diatur sesuai keinginan si pemilik uang.


Monika diletakkan di atas lantai dengan kondisi tubuh diikat, “Biarkan saja dia disitu, bawakan gula cair itu kesini,” ucap Gigolo no 25 sambil berdiri dan menatap Monika dengan tatapan tajam, dia adalah seorang pembunuh berdarah dingin yang memusnahkan musuhnya dengan cara cara ekstrim tanpa harus melibatkan tangannya sendiri, dia akan menggunakan bahan yang dikeluarkan dari alam, entah itu racun, hewan berbisa atau hukuman aneh lainnya.

__ADS_1


“Lepaskan aku...” teriak Monika sambil meronta ronta.


“Kau akan lepas setelah menerima sedikit penyiksaan, terima saja nasib burukmu karena telah bermain main dengan anggota aliansi ini,” ucap wanita itu dengan nada datar dan dingin sambil mengambil sebuah kotak yang panjangnya hampir satu meter.


“Siram dia dengan air gula itu,” ucapnya .


Anak buah Black rose menurut, mereka menyiramkan air gula itu ke tubuh Monika. Dia diguyur dengan air gula yang cukup kental yang sudah dipersiapkan sebelumnya.


“Mau apa kalian sebenarnya...” teriak Monika sambil menatap wanita itu dengan tatapan ketakutan.


“Sekarang kau ketakutan, cihh kenapa saat menjual orang orang itu kau tidak punya rasa takut sama sekali, seolah hidup mereka adalah milikmu..” ketus gigolo no 25.


“kau harus merasakan bagaimana sakitnya, nikmatilah, lihat bagaimana perbuatanmu pada semua orang yang kau sakiti, setelah itu kami akan menjebloskanmu ke penjara dan menuntutmu dengan hukuman seumur hidup,” ucap Wanita itu sambil membuka kota hitam itu.


Ribuan semut hitam keluar dari dalam kotak itu, Wanita tadi pergi setelah menyalakan layar televisi yang memutar kejahatan kejahatan Monika selama ini.


Monika berteriak histeris saat hewan hewan kecil itu mulai menggerogoti tubuhnya, belum lagi tubuhnya dibalut dengan air gula, dia menangis kesakitan dan berteriak minta tolong, matanya tertuju pada layar televisi, semua kejahatannya diungkapkan disana.


“tidak.. tidak.... kumohon lepaskan aku arrhhhh sakiiiiittt...” teriakan wanita itu memenuhi seluruh ruangan, dia diberi hukuman dan akan dijebloskan ke penjara sebab ada korban lain yang juga ingin menuntut wanita itu.


Otniel dan vasko kembali ke rumah besar Park, malam telah larut dan mereka kembai ke kamar mereka masing masing setelah menyelesaikan urusan dengan wanita gila itu.


Vasko masuk ke dalam kamar, dia menatap kamar yang sudah sepi sebab jam telah menunjukkan pukul 2 malam. Perlahan dia berjalan ke walk in closet dan mengganti pakaiannya, dia tersenyum saat melihat piyama tidurnya sudah diletakkan di atas meja.


“Kesayanganku sudah terlelap rupanya, “ gumam Vasko sambil berbaring di samping Jacob.


Dia memeluk mereka berdua, tubuh Joy yang kecil dan Jacob yang menggemaskan muat dalam pelukan pria itu.


“Kau sudah pulang sayang?” suara parau Joy terdengar.


“He.. em... tidurlah lagi, maaf membangunkanmu,” ucap Vasko sambil tersenyum.


Joy mengangguk, dia kembali terlelap sambil memeluk erat anaknya.


Sementara itu otniel tampak mencari keberadaan putranya, dia berjalan keluar kamar setelah mengganti pakaiannya, dia penasaran dimana putranya berada.


“ada apa?” tanya David yang keluar dari ruang kerja, dia masih bekerja sampai selarut ini.


“Anakku dimana?” tanya Otniel.

__ADS_1


“ahh di kamar Chelsea bersama Emily, mereka berdua tidur disana,” jawab David.


“Ahhh baiklah, kenapa kau belum tidur?” tanya Otniel.


“Apa Diandra ada masalah?” tanya Otniel.


“Tidak ada masalah, aku hanya bekerja lembur, dan menghubungi Joel beberapa saat lalu, mereka akan segera kembali,” jelas David sambil menyeruput air minumnya.


“Wahhh benarkah? Apa kita dapat kabar bahagia? Kapan mereka pulang, wahhh aku sangat merindukan mereka berdua, ini akan sangat menyenangkan melihat kita berkumpul lagi..” seru Otniel yang melonjak kegirangan.


“Ssttthhh suaramu, jangan ribut ribut semua orang sudah terlelap,” ucap David.


“heheh maafkan aku, aku hanya terlalu bersemangat,” kekeh Otniel.


“Hmmm terserah, mereka akan pulang bukan Cuma berdua tapi berempat,” ucap David.


“Hah? Berempat? Maksudmu?” tanya Otniel dengan tatapan heran.


“Ya berempat, kau akan paham saat mereka sampai,” ucap David sambil melenggang masuk ke dalam kamarnya menemui si Mama Gorilla yang sudah terlelap di dalam kamar.


Otniel menggaruk kepalanya,” apa Ara hamil? Kembar? Atau.. ck... aku jadi bingung.... kalau Ara hamil kembar kan seharusnya usia kandungannya sudah 3 atau empat bulan baru terdeteksi, mereka tidak bilang apa apa, hmmm ada apa ya?” gumam Otniel dengan wajah bingung.


Pria itu berjalan menuju kamar chelsea, dia membuka pintu, kebetulan pintu kamar tidak dikunci, perlahan pria itu masuk ke dalam kamar.


Menutup pintu dengan pelan agar tidak mengganggu penghuninya.


Dia berjalan mendekati tempat tidur, ditatapnya tiga manusia yang dia sayangi sedang terlelap dengan posisi Chelsea di tengah, dan Edward serta Emily memeluk erat lengan wanita itu di masing masing sisinya.


Bibir Otniel melengkung ke atas, dia begitu bahagia melihat Edward yang tidur dengan nyenyak dengan seorang perempuan yang sebentar lagi akan menjadi mamanya, bahkan Emily yang biasanya cerewet dan enggan bersama orang baru justru merasa senang bersama Chelsea.


“Aku tidak sabar membina rumah tangga denganmu, chelsea,” gumam Otniel sambil duduk di kursi empuk di dekat tempat tidur itu.


Perlahan dia tertidur setelah menatap mereka bertiga dengan senyuman yang tak hilang dari wajahnya.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen



__ADS_2