Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Tuan Nicholas


__ADS_3

David terus melihat foto yang dikirimkan oleh Joel itu, dia merasa heran dengan Diandra yang bahkan tidak takut menyentuh ular dengan tangannya seperti itu.


Senyuman tak pernah hilang dari wajah tampan pria itu dia benar benar bahagia hanya dengan melihat foto itu.


"Astaga wajahnya benar benar gosong kalau begitu, mereka ini ada ada saja, " gumam David yang kini berada di dalam ruangannya.


"Hah... Aku berjanji akan menjagamu Dian, ahh.... Kenapa disini berdegup kencang?" Gumam David lagi sambil menatap ke langit langit kantornya.


Pria itu menyentuh wajah bagian kirinya, dulu wajah itu memang hancur karena terbakar api akibat kecelakaan itu.


Namun orangtua David yang tau kejadian itu langsung mengambil tindakan tanpa sepengetahuan David, mereka bekerja sama dengan dokter untuk membuat pria itu tertidur pulas dan melakukan prosedur operasi.


Alasannya mereka tau kalau David akan menolak untuk melakukan operasi padahal wajah David masih bisa dikonstruksi ulang dan hasilnya benar benar baik seperti saat ini.


Setelah mendapatkan kecelakaan itu, David memutuskan untuk memakai topeng yang di tempelkan di kulit wajah bagian kirinya.


Dia merasa nyaman dengan penampilan seperti itu, alasannya dia akan jauh dari sorotan orang orang karena wajahnya yang benar benar menarik perhatian siapa pun, dan dengan cara ini dia menemukan orang orang yang benar benar tulus kepadanya.


Bahkan teman teman David tidak tau kalau David memakai topeng, kecuali Vasko, sekali lihat pria itu langsung tau kalau yang ada di wajah David adalah topeng.


Dulu dia jatuh hati dengan Reni karena wanita itu menerimanya dengan tulus dan tidak mempermasalahkan wajah buruk rupanya, hal ini membuat David benar benar mencintai wanita itu.


Namun seiring berjalannya waktu, dan hampir saja David membongkar identitasnya, dia memergoki Reni tengah berkencan dengan langganan restoran Dimana David bekerja paruh waktu padahal itu restorannya sendiri.


Saat itu juga hatinya hancur berkeping-keping, dia bahkan dipermalukan oleh wanita itu dan dikatai sebagai seorang monster dan Tak akan ada yang mau bersama pria buruk rupa dan miskin itu.


Saat dia sedang sayang sayangnya dia ditinggal pergi bersama pria lain, hancur seketika itu hati David.


Hingga sekian tahun kemudian dia bertemu dengan Diandra dan terlibat dalam kecelakaan satu malam, gadis di masa lalunya kembali, cinta pertamanya hidup kembali.


Sempat dia meragu, namun kini dia yakin hatinya kalau Diandra adalah jodohnya, Diandra adalah perempuan yang pantas bertahta di hatinya.


" Apa tanggapan mereka nanti saat melihat wajahku ya? Ahhh Otniel dan Joel juga belum tau, mungkin akan terjadi kegemparan kalau sampai mereka tau," ucap David.


David keluar dari ruangannya dengan topeng hitam yang menutupi wajahnya.

__ADS_1


"Joy aku berangkat, kirim semua laporan padaku nanti, " ucap David pada Joy yang sedang berbicara dengan sekretaris di depan ruang kerja David.


"Baik tuan," ucap Joy sambil menunduk diikuti dua sekretaris itu.


David melangkah dengan tegas, kharismanya benar benar membuat semua mata tertuju pada pria misterius itu.


David turun dari lantai atas, dia sudah berada di lantai satu, pria itu berjalan dengan gagahnya menuju pintu keluar perusahaan, para karyawan yang berpapasan dengannya langsung menunduk hormat pada pria itu.


Di saat yang sama, Seorang wanita yang cukup familiar dalam dunia bisnis datang ke perusahaan itu.


Bella Aniston, anak dari Helen istri kedua tuan Brandon tetapi memiliki seluruh perhatian dan kasih sayang dari pria bodoh itu.


Bella Aniston digadang gadang sebagai wanita paling beruntung karena akan menjadi penerus Aniston Company jika tuan Brandon sudah pensiun suatu saat nanti.


Aniston Company salah satu perusahaan makanan terkenal di Jerman namun demikian mereka hanya terkenal di negar itu saja, jika dibandingkan dengan Moto.Tech milik David mereka tidak ada apa apanya.


Tuk.... Tak.... Tuk.... Tak


Suara hentakan sepatu heels wanita itu terdengar menggema di lantai perusahaan itu, dia datang bersama rekan kerjanya seorang perempuan yang tak kalah arogannya.


David tidak tertarik, dia berjalan begitu saja tanpa menggubris Bella yang menatap nya sedari tadi dengan tatapan sensual, entahlah David cukup tau dengan wanita sejenis Bella ini, wanita munafik.


"Ekhmmm.... Selamat siang tuan Nicholas," sapa Bella sambil menunduk hormat dengan sangat anggun, namun David melenggang begitu saja melewati wanita itu.


"Pfftttthhh hahahahah,"para karyawan yang menyaksikan tertawa melihat Bella di cueki oleh David, sungguh memalukan memang padahal sudah berdandan semenarik mungkin nyatanya dia tidak dihiraukan.


Bella mengepalkan kedua tangannya, dia mengangkat kepalanya sambil berusaha tersenyum menjaga imagenya di depan karyawan David.


" Tuan Nicholas, " panggil Bella lagi sambil mengejar pria itu.


Merasa risih, David berhenti tanpa menoleh, dia melihat jam tangannya, menurutnya berbicara atau meladeni wanita itu sama saja membuang waktu berharganya, lebih baik dia gunakan untuk memandangi foto istrinya.


Bella tersenyum penuh, dia berjalan menghampiri David dengan sangat elegan, cata jalan bak model yang sudah dia tur begitu apik bukannya membuat orang iri, malah membuat perut mual karena terlalu banyak drama.


"Tuan mengapa begitu sombong? Saya Bella Aniston dari perusahaan Aniston Company ingin berbicara dengan Anda, bolehkah sekiranya meluangkan waktu?" Ucap Bella sambil tersenyum semanis mungkin tapi bagi David itu sangat memuakkan.

__ADS_1


"Apa sebelumnya sudah ada janji? Jika ingin bicara hubungi sekretaris saya," ucap David dengan nada Datar, dia terus melihat jam tangannya.


"Tuan, bukan kah kita sama sama pebisnis, anda seharusnya profesional, apakah seperti ini cara kerja di perusahaan ini? Sungguh tak beretika," ucap Bella dengan nada sombong dan sedikit merendahkan.


David menyeringai, dia menatap Bella dari balik topengnya, "Ahhh apa aku sedang mendengar mulut anjing sedang melolong ? Karena itu sangat berisik, apa Aniston Company memelihara penjilat?" Ucap David dengan suara keras.


Degh...


Sebuah pukulan telak bagi Bella, wanita itu merasa sangat direndahkan, sama saja dirinya disebut sebagai seekor anjing dan dipermalukan di depan seluruh karyawan David.


"Jika butuh makan melolonglah, jika ingin bicara denganku buat janji dan ikuti aturan ku bangsat!!!" Ucap David sebelum meninggalkan wanita itu disana.


Bukan tanpa alasan dia langsung marah saat melihat wanita itu, tentu saja dia marah karena tau apa yang dilakukan Bella pada istrinya selama ini, jadi selagi ada kesempatan, David akan membalas secara perlahan.


Bella diam seribu bahasa, dia pikir akan mudah menangani seorang tuan Nicholas yang terkenal di dunia bisnis.


Ternyata rumor mengenai tempramen mengerikan tuan Nicholas yang tersohor benar dan Bella melihatnya hari ini.


"Sialan, beraninya kau merendahkan ku!!!" Ucap Bella sambil menatap kesal ke arah David yang sudah pergi dari perusahaan itu.


"Nona, ayo kita buat janji, jangan membuat kekacauan disini atau tuan besar akan marah karena kerja sama kita terancam batal," ucap rekan Bella.


"Huffft.... Fuhhhh baiklah, jika bukan karena perusahaan butuh suntikan dana aku takkan datang ke tempat ini," ucap Bella sambil menarik nafasnya.


"Ekhmmm..."Bella membangkitkan kembali percaya dirinya lalu berjalan lurus dan menatap ke depan, berjalan dengan anggun memasuki perusahaan David.


"Apa pun caranya aku akan mendapat pria misterius itu," ucap Bella di dalam hati.


.


.


.


Like, Vote dan komen 😉😉😊

__ADS_1


__ADS_2