Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Mengetahui Rencana


__ADS_3

David tengah berada di dalam ruangannya, sudah seminggu mereka tinggal di mansion itu, dan David memperhatikan kalau istrinya nyaman tinggal disana.


Hanya saja dia begitu khawatir setiap kali Diandra mengalami mual dan muntah, dia tak bisa meninggalkan Diandra di rumah sendirian apalagi saat ini Diandra mulai tidak berselera makan, sering sakit kepala dan semakin parah selama seminggu ini.


David sudah memberitahukan identitas sebenarnya pada Diandra, tentu respon Diandra benar benar tidak percaya dengan yang diucapkan suaminya, dia bahkan tak menyangka kalau pria di balik topeng itu adalah suaminya yang dia ejek sebagai seorang yang narsis.


Saat ini Diandra tengah terlelap di dalam kamarnya, dengan terpaksa dia harus diinfus untuk kesekian kalinya karena mual dan muntah, David memilih bekerja dari rumah dan Otniel dia tugaskan secara khusus untyuk menjadi dokter pribadi wanitanya selama Diandra mengandung.


David tak bisa percaya pada dokter lain, dia lebih memilih Otniel sebagai dokter untuk istrinya.


Pria itu kini tengah bergelut dengan pikirannya, dia sedang mengawasi pria yang berusaha menculik istrinya, sesuai yang dikatakan Vasko pria itu tak bergerak sama sekali selama lebih dari seminggu.


David mengambil alih pencarian ini, dia ingin menyelesaikannya dengan caranya, siapa pun yang berani mengganggu keluarganya akan dia hancurkan dengan tangannya sendiri.


David menatap layar komputer, ruangannya berada di dalam ruangan kamar mereka yang besar, alasannya agar dia bisa mengawasi istrinya terus menerus.


Tiba tiba alat pelacak yang di pasang di tubuh pria itu bergerak alias mulai berpindah posisi, dengan segera David melacak lokasi pria itu.


“hmmmm akhirnya kau bergerak bajingan,” gumam David.


Sementara itu di sisi lain, Vasko dan Joel juga mengamati pergerakan pria itu, begitu juga dengan nyonya Alena di Jepang dia menyadap pelacak itu berkat bantuan sahabat baiknya yang ahli dalam bidang IT.


Mereka semua melacak pria itu dan mengamati keberadaannya dan rute perjalanannya.


Mata David terbelalak saat melihat ke arah mana pria itu pergi, dia pergi menuju kediaman keluarga Aniston.


“Ke... kenapa dia ke rumah itu? Apa ini ada hubungannya dengan mereka?’ gumam David.


Akhirnya David mengeluarkan kemampuan peretasannya, selain itu dia juga sudah menempatkan mata mata untuk mengikuti pria itu. Sistem keamanan di rumah keluarga Aniston di retas , dia ingin melihat apa yang sebenarnya terjadi dan apa hubungan penculikan Diandra dengan keluarga itu.


“Apa yang kalian coba lakukan pada istriku,” gumam David.


David mendengarkan seluruh percakapan mereka dengan menyadap kamera CCTV dan ponsel mereka tentu agar bisa mendapatkan rekaman suara yang jelas dan jernih.


Sementara itu di rumah keluarga besar Aniston, Brick salah satu orang kepercayaan William masuk ke dalam rumah itu, sesuai dengan janji sebelumnya dia akan melaporkan apa yang telah di kerjakan pada Nyonya Helen.

__ADS_1


Ternyata selama ini Nyonya Helen berhubungan kembali bersama tuan Besara Ayah kandung putrinya. Tanpa sepengetahuan tuan Brandon mereka kembali menjalin hubungan dan merencanakan untuk merebut seluruh aset kekayaan keluarga Aniston.


Dan Brick adalah pengkhianat di organisasi yang di pimpin oleh William, dia memilih mengikuti tuan Besara karena diiming imingi akan di beri posisi tinggi dalam kelompok organisasi hitam yang di pimpin oleh tuan Besara, kelompok Dark Horrse yang bergerak dalam dunia hitam sudah sejak lama, namun mereka bergerak di luar negara Jerman sebab Black Rose berkuasa di negara itu.


Alasannya, Black Rose terlalu kuat untuk mereka saingi, mengingat Vasko adalah orang gila yang tidak segan segan mencincang tubuh musuhnya, apalagi dia akan turun langsung dan mengejar leader kelompok dan membunuh pemimpinnya di depan seluruh anggota aliansi jika berani bermain main.


Hanya William yang pernah selamat dari tangan pria berdarah dingin itu.


“kau sudah tiba? Bagaimana hasil kerjamu? Kenapa menangkap satu orang wanita saja kau tidak bisa hah?” senggak nyonya Helen.


“Sial, siapa kau membentakku, aku tidak mengikuti perintahmu!!“ ucap Brick sambi menatap tajam pada nyonya Helen.


Tuan Brandon sedang di luar negeri sehingga dia bisa berbuat seenaknya di rumah itu, dan Bella tidak pernah pulang ke rumah, wanita itu menginap di hotel entah apa yang dilakukannya di luar sana, Nyonya Helen tak peduli.


“Ck.... kenapa kau tak bisa membawa wanita itu ke hadapanku hah?” ucap Nyonya Helen.


“Rencanaku dikacaukan oleh Black Rose, ternyata daerah tempat tinggalnya daerah kekuasaan organisasi itu, misi kami di batalkan, setelah ini aku pasti akan dikejar oleh Tiger dan Black Rose, beri aku uang, aku akan ke luar negeri menemui tuan Besara,” ucap Brick.


“Ck.... sial, menangkap seorang wanita saja kau tidak bisa ,” ketus nyonya Helen.


“jika begini rencanaku menguasai seluruh kekayaan keluarga Aniston akan sulit, anak itu pasti memiliki surat berharga milik si Katherine itu, akhhh... sialan, “ gerutu nyonya Helen.


“lalu wanita itu?” tanay Brick.


“Aku akan turun tangan secara langsung,” ucap Nyonya Helen yakin.


“Baik, kalau begitu segera lakukan, hidupku ada di tanganmu, jika aku tertangkap maka kejayaanmu juga akan segera berakhir,” ucap Brick yang dianggukkan oleh Helen.


Brick keluar dari rumah itu, sementara nyonya Helen berpikir keras bagaimana cara untuk menemukan Diandra.


“Sial, Diandra tidak boleh tetap hidup dia harus mati, jika tidak si tua bangka yang bodoh itu akan tau kalau aku adalah penyebab kematian Katherine, akhhhh, apa yang harus kulakukan, sejak asisten bodoh itu keluar, aku tak bisa menemukan surat penting perusahaan, si tua bangka sialan itu juga tak mau menyerahkan perusahaan untuk di campuri oleh Bella,” ucap nyonya Helen.


“Akhhh.... yang harus kulakukan adalah membunuh Diandra dan menemukan surat penting perusahaan maka Reva juga harus ditemukan, ck sialan, aku butuh dukungan untuk melakukan ini semua,” ucapnya lagi.


Lama nyonya Helen berpikir, dia seketika teringat dengan Moto. Tech dia akan menggunakan kesempatan untuk mendekati perusahaan itu dan meraup keuntungan sebanyak banyaknya dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan itu.

__ADS_1


“Ahhh Moto.Tech, hahahah selalu ada jalan untuk mendapatkan keinginanku, aku akan menghubungi Besara, dia harus menjalin kerja sama dengan perusahaan itu dan memperkenalkan Bella pada Tuan Nicholas, dengan demikian aku akan memiliki dukungan besar dari Besara dan Moto.Tech kemudian Aniston hahahahaha, kau sangat pintar Helen,” tawa wanita itu menggema di dalam ruangan besar itu.


David menatap layar komputernya dengan penuh kemarahan, istrinya dalam keadaan bahaya saat ini dan dijadikan sebagai sasaran pembunuhan hanya karena harta dan Diandra adalah saksi kunci kematian nyonya Katherine.


Brakk..


“Beraninya kau !” geram David sambil menggebrak mejanya.


“Ada apa kak? “ suara Diandra yang terbangun membuat David sadar kalau istrinya ada di ruangan itu.


Segera pria itu menghampiri istinya dan memeriksa kondisi Diandra, Otniel sebenarnya juga stanby di ruangan itu, namun dia tertidur di atas sofa karena kelelahan.


“Maaf, apa aku membangunkanmu?” tanya David engan lembut sambil mengusap kening istrinya, wajah Diandra tak lagi pucat, dia sudah lebih segar saat ini.


“Iya, apa ada masalah dengan pekerjaanmu?” tanya Diandra, David menggelengkan kepala, melihat wajah istrinya seketika David teringat dengan niat nyonya Helen untuk membunuh istrinya.


Dengan lembut David memeluk istrinya, dia benar benar takut terjadi sesuatu dengan istrinya, melihat nyonya Helen berhubungan dengan Dark Horse kelompok Mafia yang sama kuatnya dengan kelompok yang dipimpin Vasko.


“Ada apa hmmm?” tanya Diandra lembut, dia mengusap punggung suaminya, tampak raut khawatir tergambar jelas di wajah pria itu.


“Tidak ada apa apa, tetap seperti ini sebentar, aku hanya lelah, aku ingin mengisi tenagaku dulu dengan memeluk istri dan anakku,” ucap David.


Diandra tersenyum dia mengusap kepala suaminya dengan lembut.


“Aku yakin semuanya akan baik baik saja kak, jangan terlalu lelah, istri dan anakmu tidak minta banyak kok, kami Cuma minta papa tetap disisi kami,” ucap Diandra.


“Tentu, aku akan selalu bersama kalian sampai kapanpun, aku akan memastikan kalau istri dan anak anakku akan sehat,” ucap David.


“Semangat sayang,” ucap Diandra.


Tiba tiba raut wajah David berubah, karena ucapan nyonya Helen terngiang ngiang di kepalanya.


.


.

__ADS_1


.


Like, vote dan komen.


__ADS_2