Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Tidur


__ADS_3

Chelsea dan Otniel terkejut bukan main saat mendengar suara melengking itu memenuhi ruangan kamar itu. Mereka berhenti dan berdiri sambil menatap ke arah sumber suara.


"Ma..Mama? heheheh... A.. ada apa Ma?" tanya Otniel yang langsung melepaskan pelukannya dari Chelsea yang masih memakai bathrobe.


Luna berdiri sambil menatap Otniel dengan tatapan tajam , sambil berkancah pinggang menatap mereka berdua dengan nafas naik turun.


"Heheheh Ma... maaf" kekeh Otniel yang sudah hapal kalau Luna dalam.mode mengamuk saat ini. bisa bisanya pria itu main nyosor padahal mereka belum menikah.


"Ka..kalau begitu Aku pergi dulu ya Sayang, Ma Niel pergi dulu hahahah....." Seru pria itu sambil berlari dengan wajah kegirangan keluar dari kamar, selain dapat asupan bibir pertamanya dia mendapatkan pernyataan cinta dari kekasihnya apalagi yang kurang.


"Dasar anak ini, main nyosor aja, dasar kamu ya ,habis kamu Mama hukum nanti dasar !!" gerutu Luna sambil menatap putra bungsunya yang sudah ngacir keluar kamar meninggalkan Chelsea dan Luna disana.


Chelsea terlihat gugup dia cepat cepat mengikat kuat bathrobenya. Dia takut kalau dikira berbuat aneh di dalam kamar itu bersama Otniel.


Luna menatap Chelsea, dia tau kalau Putranya tidak akan melakukan hal lebih gila dari itu.


Wanita itu mendekati Chelsea, dia tersenyum sambil menggenggam tangan Chelsea dengan lembut," maafkan anak Mama ya sayang, memang dia sedikit kekanak kanakan, kamu gak kedinginan begitu?" tanya Luna dengan sangat lembut.


Rasanya sangat hangat, Chelsea bisa merasakan lembutnya kasih seorang ibu hanya mendengar suara Lembut Luna yang menggenggam tangannya.


"Sa..saya baik baik saja nyonya," jawab Chelsea.


"E..em... bukan Nyonya, panggil Mama ya sayang," ucap Luna sambil menepuk punggung gadis cantik itu.


"Ba..baik Ma..." jawab Chelsea dengan nada gugup.


"Jangan gugup, kamu kan menantu Mama, kamu punya keluarga, gak akan ada yang buang kamu, kamu itu berharga," ucap Luna.


Chelsea menatap Luna, matanya menunjukkan kalau dia menyukai Luna.


"Sana ganti pakaianmu, apa kau tidak malu sejak tadi dengan benda itu bersama di Niel? atau kalian sudah tidak sabaran ya heheh..." Celetuk Si Mama Park sambil menaikturunkan alisnya menggoda Chelsea.


Chelsea terbelalak, dia baru sadar kalau sejak tadi dia hanya memakai bathrobe, astaga sungguh memalukan, bagaimana bis Adia tidak ingat.


"Ya ampun... maaf Ma, El ganti pakaian dulu!!" Chelsea panik, dia berlari ke walk ini Closet dan segera mengganti pakaiannya.


Luna hanya tertawa melihat tingkah gadis itu, gadis polos yang cantik dan baik hati itu.


"Dasar anak ini hahahahahha.... gimana jadinya Niel dan Chelsea kalau udah nikah ya? hahahaha pasti rumah mereka akan ramai, apalagi ada Edward hahahhaha.... aku bersyukur anak anakku memiliki nasib yang baik dalam hubungan dengan orang lain," ucap Luna sambil beranjak dari kamar itu.


"El, setelah ganti pakaian kamu istirahat ya, Mama juga udah ngantuk, besok kita lanjut cerita oke!!" teriak Luna dari luar Walk in Closet.


"Iya Ma!" Jawab Chelsea sambil memunculkan kepalanya dari balik tirai penutup walk in Closet menatap Luna yang sudah pergi keluar.


Chelsea masuk ke dalam walk in Closet, dia memikirkan segala hal yang terjadi dalam sekejap ini.

__ADS_1


Bagaimana dia tau tentang siapa dirinya yang sebenarnya sampai di titik dimana dia menyatakan cintanya dan mendapatkan sebuah keluarga baru.


Bubur gadis itu melengkung ke atas, matanya berkaca-kaca, dia menangis bahagia, kembali air mata itu mengalir dari kedua pelupuk matanya, dia menangis karena semua yang terjadi antara sedih dengan kenyataan tentang dirinya dan bahagia dengan keluarga barunya.


Dua sisi yang berbeda, masa lalu yang kelam dan masa depan yang bahagia, antara mana yang akan dilalui oleh Chelsea.


"Aku... akan hidup untuk hari ini dan hari depan, masa laluku hanya sebagai pelajaran untuk masa yang akan datang," ucap Chelsea sambil memegang dadanya, dia masih menangis, menangis bahagia sambil menatap dirinya di depan cermin..


"Mom El?" suara seorang anak kecil membuyarkan lamunan gadis itu.


Chelsea yang sudah selesai mengganti pakaiannya menoleh ke arah pintu walk in Closet, terlihat kepala seroang bocah lelaki tampan dan gadis kecil dengan pipi kemerahan yang menggemaskan timbul dan menatap ruangan itu.


Edward dan Emily lagi lagi ngacir ke kamar Chelsea, keduanya tidak akan tenang jika mereka belum memastikan keadaan Chelsea baik baik saja.


"Edward, Emily," Chelsea menghampiri mereka berdua dan menggendong si kecil Emily.


"Kak Chel, sekarang katakan!" Seorang wanita lainnya terlihat berdiri berkancah pinggang di depan Chelsea sambil memegang dua buah bantal guling kesayangan kedua bocah itu , Diandra dengan piyama hitam putihnya berdiri di dekat tempat tidur dengan wajah mengantuk


"eh... Diandra? ada apa?" tanya Chelsea heran.


"Kenapa mereka berdua malah minta tidur disini ? Haihh biasanya kan setiap malam bareng aku, kok tiba tiba? atau jangan jangan kakak kasih jampi jampi yaaa...." celetuk Diandra sambil memicingkan Matanya ke arah Chelsea yang memasang wajah bingung.


"eh... aku tidak tau apa apa Dian, "jawab Chelsea.


" huh.... kalian berdua yakin kau tidur sama Mon El?" tanya Diandra sambil menatap kedua bocah itu.


Ibu itu menghela nafas, kedua bocah kecil itu kalau sudah menyukai orang yang sama, mereka pasti akan menempel terus pada orang itu.


"baiklah baik, kak apa mereka berdua boleh tidur disini?" tanya Diandra.


Chelsea menatap kedua bocah itu, wajah penuh harap yang menggemaskan itu membuat Chelsea tak bisa menolak permintaan mereka.


Gadis itu tersenyum lalu mengangguk," tentu saja mereka boleh tidur di sini, itu pasti akan sangat menyenangkan," jawabnya sambil mengusap kepala kedua anak itu.


"Hmm.... baiklah hoaaammm aku mengantuk kalau begitu aku pergi dulu ya Kak, Dian titip mereka!" ucap Diandra yang terus menerus menguap.


"Aku akan menjaga mereka," balas Chelsea.


" Kau harus!" celetuk Diandra seraya melambaikan tangannya.


"Mama!" seru kedua bocah kecil itu yang membuat Diandra sontak berbalik badan.


"Ada apa sayang hmm? Mama udah ngantuk, Baby bomb juga ngantuk," ucap Diandra seraya menunduk dan menatap kedua bocah itu.


Cup...

__ADS_1


Dua buah kecupan mendarat di pipi wanita itu, membuat Diandra tersenyum bahagia.


"Selamat malam Mama sayang, " ucap kedua bocah itu.


"wahh aku dapat dia kecupan gratis heheh, selamat malam anak anak Mama, tidur yang nyenyak ya sayang," seru Diandra.


Edward dan Emily juga mengusap perut rata Diandra dengan senyuman manis di wajah mereka masing masing.


"Selamat malam Baby Bomb!" seru kedua anak itu.


"Selamat malam Abang Edward, selamat malam kakak Bubu," seru Diandra seraya menirukan suara anak kecil.


Chelsea tersenyum melihat drama.kecil itu, sebuah kebahagiaan yang sangat sederhana.


"Ya sudah Mama pergi dulu ya, kalau butuh sesuatu minta sama Mom El!" ucap Dian sambil mengecup Edward dan Emily bergantian.


"Good night Mom, we love you!" seru mereka lagi.


"love you too honey!" seru Diandra.


"good night kak Chelsea!" ucapnya yang dianggukkan oleh Diandra.


Akhirnya Edward dan Emily tidur di kamar Chelsea, mereka ingin menemani gadis itu agar tidak merasa sendiri dan menangis seperti tadi.


" Anak anak ayo tidur ini sudah larut malam," ucap Chelsea.


"Dongeng Mom!" seru mereka berdua.


"Dongeng? hmmm baiklah, tapi apa kalian tidak sekolah besok hmm?" tanya Chelsea sambil mengangkat mereka ke atas kasur.


"Tidak, besok kan hari Minggu Mom,"ujar mereka berdua.


"Ahh baiklah Mom paham," ucap Chelsea yang duduk diantara mereka berdua.


Chelsea membacakan dongeng untuk kedua anak itu, keduanya mendengar kan dengan serius sampai mereka benar benar mengantuk.


Tak lama kemudian keduanya terlelap sambil mendengarkan cerita yang dibacakan oleh Chelsea dari ponselnya.


Chelsea tersenyum," selamat tidur anak anak," ucapnya lembut sambil memperbaiki selimut mereka berdua.


Chelsea Hendak berpindah, namun kedua bocah itu memeluk dia dengan erat, jadilah Chelsea tidur di tengah tengah. Dia membuat bantal di masing masing sisi anak anak itu agar tidak terjatuh lalu tidur bersama mereka dengan tenang.


.


.

__ADS_1


.


like vote dan komen 😉😊


__ADS_2