
Di Bandara,
Vasko tampak berdiri menunggu Joy yang akan tiba di Indonesia hari ini.
Rencananya Vasko akan segera melamar Joy.
Mata Vasko terus menatap ke arah keluarnya penumpang pesawat yang ditumpangi oleh Joy.
Selama satu jam dia menunggu disana bersama Joel sahabatnya.
Seorang gadis berambut pendek yang mengenakan Jaket panjang berwarna cokelat dengan pakaian formal seperti biasa dia bekerja keluar dari arah kedatangan penumpang.
Dia berjalan sendirian tanpa Sean yang sebenarnya mendampinginya di Jerman.
Vasko menatap kekasihnya dengan senyuman bahagia, rencana awal Joy hanya tiga hari di Indonesia menjadi dua Minggu karena harus mengurus kepindahan kantor utama Moto.Tech untuk sementara waktu.
Hal itu menyebabkan mereka berdua berpisah untuk waktu yang menurut Joy dan Vasko sangat lama.
Joy berlari menghampiri kekasihnya yang benar benar dia rindukan.
Vasko merentangkan kedua tangannya menyambut kedatangan Joy.
"Welcome baby!" seru Vasko.
"Aku kangeeennn... sayang!!" seru Joy sambil menghamburkan pelukannya pada Vasko, dia benar benar bahagia saat melihat kekasihnya menyambutnya di bandar, hal yang selalu dia inginkan.
"Kangen banget sama kamu," ucap Joy dengan senyum sumringah di wajahnya.
"Aku juga sayang, aku merindukanmu, sangat merindukanmu, maaf aku gak bisa nyusul ke Jerman, aku harus jaga Mama dan Diandra, Reva juga kembali ke Jepang untuk mengurus perusahaan Mama disana, Kak Sean ikut denganmu, " ucap Vasko.
"Hmmm tak apa, yang penting kita ketemu sekarang, aku paham kok, aku kangen banget sama pacarku ini hehehe," Ucap Joy sambil mendongak ke atas menatap wajah tampan kekasihnya.
Joel memutar malas kedua bola matanya, berkali kali dia harus menatap keuwuan manusia manusia yang sedang dimabuk cinta.
Kalau di rumah dia disuguhkan keromantisan David dan Diandra, maka Di bandara saat ini dia disuguhi keromantisan pasangan Mafia itu.
"Hadehhh drama romansa setiap hari," Joel hanya bisa geleng-geleng kepala.
Vasko dan Joy berpelukan cukup lama, setelah itu Vasko menatap kekasihnya dan Merapikan anak rambut Joy sambil tersenyum.
"Joy," Vasko mulai berbicara lagi, dia menatap mata Joy dengan dalam.
entah kenapa melihat tatapan mata yang sangat lembut dan teduh itu berhasil membuat jantung Joy berdegup kencang tak karuan.
"Ada apa hmm?" Joy sedikit gugup dia mengalihkan pandangannya karena tak tahan dengan tatapan lembut kekasihnya yang memabukkan itu.
Jika menatap mata Vasko, Joy mungkin bisa melakukan hal hal diluar akal, apalagi wajah itu sangat tampan.
"tatap aku," ucap Vasko, dia masih melingkar kan tangannya di pinggang ramping kekasihnya.
Joy menurut, dia menatap Vasko meski jantungnya berdegup kencang tak karuan, untung tidak lepas.
__ADS_1
"Aku berniat serius denganmu," ucap Vasko dengan suara beratnya.
Keadaan jantung Joy semakin tak terkendali, dia benar-benar gugup saat ini, belum lagi mendengar suara Vasko yang terdengar seksi.
"Joy aku mencintaimu dengan tulus, aku mungkin bukan pria yang sempurna, aku mungkin banyak kekurangan, tapi jujur.." Vasko menatap Joy.
"Jujur dari hati yang paling dalam aku benar benar mencintaimu, aku tak ingin kehilanganmu," Vasko berbicara sambil menatap mata Joy dengan intens.
Joy tersenyum mendengar ucapan Vasko," aku juga sama, aku mencintaimu sejak kita pertama bertemu bahkan sampai saat ini," ucap Joy dengan wajah bersemu merah.
Vasko tersenyum mendengar ucapan Joy, dia mengusap Surai gadis itu dengan lembut.
"Joy..." Vasko melepaskan pelukannya, dia berjalan mundur dan mengeluarkan sesuatu dari dalam kantong celananya, sesuatu yang dia persiapkan selama Joy belum pulang.
Joy menatap Vasko, Joel bahkan tidak tau kalau Vasko akan melakukan sesuatu disana, pria itu juga menatap Vasko dengan serius .
"Wahh Vasko beraksi! harus direkam!" batin Joel, cepat cepat dia mengambil ponselnya dan mereka hal itu.
Vasko duduk berlutut di depan Joy membuat gadis itu terkejut, sontak aksi mereka menjadi pusat perhatian semua orang.
Banyak orang yang menyaksikan hal itu ikut tersenyum.
Vasko membuka kotak kecil yang isinya adalah berlian merah jambu yang sangat indah dan tentunya mahal.
Joy terkejut bukan main, matanya terbelalak melihat Vasko berlutut di depannya.
"Kak?" gumam Joy sambil menutup mulutnya.
Sejak kita pertama bertemu, aku sudah jatuh cinta padamu, bertahun tahun aku mengawasimu dan menjagamu dari jauh, bertahun tahun aku memendam rasa ini hingga beberapa waktu lalu aku menyatakannya,"
"Dulu aku terlalu takut untuk memberitahukan perasaan ku padamu, tapi sekarang aku akan mengatakan kalau aku mencintaimu Joy Veronika Putri, aku ingin kau menjadi satu satu wanita yang berdiri di sebelah kiri ku sebagai pendamping hidupku,"
"Mungkin ini sangat cepat, aku mungkin juga bukan pria yang sempurna dan kau tau masa lalu ku, tapi aku benar benar serius padamu," ucap Vasko dengan tatapan mata serius.
"Will you Marry me Honey?" Kata kata itu keluar dari mulut Vasko.
Mata Joy berkaca-kaca, dia tak menyangka kalau kepulangannya ke Indonesia membawa kabar bahagia, dia tak menyangka kalau kekasihnya akan melamarnya di depan begitu banyak orang di hari yang cerah ini.
Semua orang yang ada disana menatap mereka dan turut tersenyum, hak yang menakjubkan ketika seorang pria dengan sangat berani menyatakan perasaannya dan melamar kekasihnya di depan banyak orang.
Joy menangis, dia perlahan mengangguk menanggapi permintaan Vasko," Aku mau, aku mau hiks hiks hiks..." Joy menangis sambil menerima lamaran kekasihnya.
"Yes, thankyou Joy!" seru Vasko yang melompat kegirangan karena lamarannya di terima oleh Joy.
Prokk...prokk.. prokk
Semua orang disana bertepuk tangan saat mendengar jawaban Joy, mereka tak saling mengenal tetapi turut bahagia dengan pasangan itu.
Vasko menghamburkan pelukannya pada Joy, dia bahagia, benar benar bahagia saat ini.
"Terimakasih sayang, terimakasih banyak, " ucap Vasko sambil menatap mata kekasihnya.
__ADS_1
Vasko mengambil jari manis Joy dan memasukkan cincin indah itu ke jari Joy, sangat pas dan sangat elegan di jari gadis itu.
"Cantik sekali," ucap Joy dengan mata berbinar binar.
"Bagaimana kau tau ukuran ku?" tanya Joy sambil menatap Cincin dan Vasko bergantian.
"Aku dibantu Diandra heheh," bisik Vasko.
"Terimakasih sayang, aku mencintaimu," ucap Vasko sambil menatap mata Kekasihnya.
Joy tersenyum dia juga menatap mata itu dengan senyuman bahagia.
"Aku juga mencintaimu sayang, terimakasih telah memilihku," ucap Joy sambil tersenyum bahagia.
Vasko menata wajah kekasihnya, perlahan dia mendekat, tatapan mata mereka bertemu dan...
Cup
Satu kecupan penuh kasih mendarat di kening Joy membuat hati sang gadis berbunga bunga.
"Aku mencintaimu, sangat mencintaimu," ucap Vasko.
"Aku juga sayang, aku juga sama," balas Joy.
Joel tersenyum menatap mereka berdua, Vasko dengan berani mengutarakan perasaannya di depan umum, sebuah hal yang sangat pemberani.
"Bagaimana menurut kalian pasangan ini hmm?" tanya Joel yang tampak berbicara melalui ponselnya.
Ternyata dia menghubungi Yang lain untuk menyaksikan acara lamaran Vasko.
"Wohooo... leader sudah sold out!!!" seru Diandra dan Otniel yang sangat senang menyaksikan mereka.
"Uncle dan Onty saling mencintai ya, uwah celamat buat kalian hahahhaha celamat celamat," Seru Edward yang juga bahagia dengan mereka.
"Hahahhahaha.... selamat Joy, Vasko!" seru mereka sambil tertawa bahagia.
"terimakasih," ucap keduanya sambil tersenyum.
"Cieee.... wohooo... Si setan kecil udah mau nikah hahaha, sekarang tantangan kalian adalah si Pak Tua itu hahahaha... rasakan kau Vasko," David Tertawa terbahak-bahak.
"Habis kau dimakan pak tua cerewet hahaha..."David meledek Vasko habis habisan, ada ada saja pria ini.
"DAVIIIIDDD !!!!" pekik mereka membuat pria itu terkekeh sendiri.
.
.
.
like, vote dan komen 😉😊
__ADS_1
WAH BANG VASKO UDAH NGELAMAR AJA NIH HAHAHAH ,BANG JOEL KAPAN EIIII