Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Dibodohi


__ADS_3

David, Joel dan Otniel berangkat menuju bandara untuk menjemput Vasko, pria itu terbang terburu buru tadi malam dan menaiki kelas ekonomi.


Nasib Meri di Jerman sangat mengenaskan. Vasko yang benar benar marah karena istrinya dalam bahaya akibat ulah Meri, memberikan hukuman mati pada Meri dan seluruh anggota Aliansi tau hukum dan peraturan yang berlaku di aliansi jika ketahuan berkhianat.


Sebelum di hukum mati, Meri terlebih dahulu disiksa bersama penjahat penjahat lain, mereka dicambuk seratus kali kemudian disiram air garam ke atas luka di tubuh mereka.


Tubuh Anggota yang lain dikirim ke keluarga mereka masing-masing sedangkan khusus untuk Meri, karena dedikasinya sebenarnya sangat besar bagi aliansi, Vasko menguburkan wanita itu dengan layak.


Meski berat tetapi yang namanya peraturan dalam aliansi harus ditepati demi kenyamanan seluruh anggota.


Saat ini Vasko sudah di dalam mobil bersama ketiga sahabatnya, dia memasang wajah muram dan kesal karena mereka bertiga membuatnya menunggu lama di bandara.


"Kenapa kau memasang wajah masammu itu, " ketus David.


" Ck... diamlah aku sedang tidak mood berbicara dengan orang orang pikun seperti kalian!" ketus Vasko.


" Yahahahahha... maap maap nih, kau memang mudah dilupakan jadi gimana lagi hahahah..." ejek Joel.


" lagi pula kau tidak menghubungi kami, makanya ponsel tuh dipakai bukan dieram hahahah..." ejek Otniel.


" Ponsel kalian semua sulit dihubungi dasar orang orang aneh!!!" ketus Vasko lagi.


" Maaf kupikir panggilan yang masuk dari tukang asuransi yang nawarin jasa, sama customer Service yang hobinya ngelantur jadi gak diangkat hahha... " gurau David.


Vasko memutar malas kedua bola matanya, ketiga sahabatnya itu jika sudah diajak berbicara serius pasti ada saja cara mereka untuk mengelak dari topik panas pembicaraan.


" Haarhhhh sial, terserah kalian!" ketus Vasko yang mendengus kesal.


" bwaahahhahaha.... akhirnya si leader Mafia kalah telak hahahah..." mere semua tertawa di dalam mobil itu.


" Bagaimana dengan istriku? selama aku belum pulang dia baik kan? dia tidak sakit kan? aku tidak bisa tenang di Jerman!" ketus Vasko.


" Tenang saja, William dan Bella membawanya dengan selamat, dan asal kau tau kita akan punya keponakan dari mereka berdua hahahaha... yuhuuu ada keponakan lagi!!!" seru Joel dengan mata berbinar binar.


" Maksudmu?" tanya Vasko.


" Ahhh Bella sedang mengandung, usia kandungannya dua bulan, mereka akan datang saat pernikahanku dengan Ara," jawab Joel.


" Lalu dimana mereka sekarang?" tanya Vasko.


" Berkeliling, Bella sedang dalam masa mengidam yang aneh aneh ," jawab David.


Vasko mengangguk paham.


" Lalu bagaimana denganmu dan Joy, kapan kalian punya anak?" tanya Otniel dengan senyuman jahil di wajahnya, beruntung dia yang membawa mobil, jika tidak Vasko pasti langsung tau kalau Otniel berbohong.


" Apa Joy tidak hamil? tapi kau bilang dia mengandung, dan si dokter kurang ajar itu juga mengatakan kalau Joy hamil!" ucap Vasko yang langsung panik.

__ADS_1


" Tidak, dia tidak hamil, Meri salah, Joy tidak sedang mengandung," balas Otniel.


" Sepertinya kau kurang stamina bro, sebaiknya kau minta obat kuat pada David supaya sekali tembus langsung topcer hahahahah...." celetuk Joel.


Plakkk...


David memukul punggung Joel dengan wajah kesal," jangan bawa bawa aku kampret!" ucap David mendengus kesal.


" Hahahah kan bener," ejek Joel.


" Ck.. jadi Joy tidak hamil?" tanya Vasko sekali lagi dengan wajah benar benar kecewa.


" Tidak!" ucap mereka bertiga kompak padahal di dalam hati mereka sudah menahan tawa melihat wajah Vasko yang murung.


" Hahahahahah..... sekali sekali lihat leader Mafia murung karena bibitnya gak topcer huahahajahha.... rasakan kau Vasko!!!" batin Joel.


" Bagus juga ide si kunyuk, dokter badut ini hahahah bisa melihat wajah Vasko muram hahahah.... aku harus merekam ini, Joy dan Diandra pasti akan Tertawa melihat nya hahahah," batin David dengan segala rencana liciknya.


"Hehehehe setelah ini perang dunia keempat dimulai hahahahah.... aku suka keributan, aku suka kekacauan hahahaha mari kita menggila!!" batin Otniel.


Sungguh mereka ini benar benar sahabat sejati, sama gilanya, sama psikopat nya, sama hebatnya, sama gokilnya, sama bodohnya, dan sama sama akan segera memiliki keluarga masing masing, kompak dalam segala hal.


Vasko murung," lalu bagaiman dengan Joy, apa dia sedih, menangis atau mengurung diri? bagaimana keadaan istriku!" ucap Vasko sambil menatap mereka dengan tatapan khawatir.


" Joy tidak mau makan, dia menunggumu pulang, kau sih bodoh kenapa kau tidak menghubunginya sama sekali, ini semua karena ulahmu, adik kecilku jadi murung!" ketus David si raja akting kedua setelah Otniel.


Mendengar hal itu membuat Vasko menundukkan kepalanya, dia benar benar kesal, sedih dan tak karuan memikirkan istrinya saat ini.


" Wah wah wah.... sepertinya David dan Joel mulai mengikuti taktik ku hahahah, perang perangan akan segera dimulai hahahaha...." batin Otniel yang sedari tadi terus memikirkan perang yang akan mereka hadapi.


" Sialan ini semua gara gara perempuan licik itu!!! arrhhhh dia memang pantas mati!!!"umpat Vasko.


"hei pelankan suaramu, kau membuat telingaku benar benar sakit!" ketus David seraya menggaruk telinga nya.


" Kau tenang sedikitlah Vasko," Tambah Otniel.


" Tenang? kalian pikir aku bisa tenang mendengar keadaan istriku seperti itu hah? aku khawatir bodoh!!" teriak Vasko lagi dengan suara besar dan beratnya itu.


" Vasko suaramu!!" pekik mereka dengan wajah kesal.


" Ck.. sial, apa yang harus kukatakan pada Joy nanti, belum lagi Diandra pasti akan ha is habisan mengomeliku Karena tidak menjaga kakak iparnya dengan baik arhhh sial!!!" gerutu Vasko .


" Lebih baik aku menghadapi seribu musuh bersenjata daripada menghadapi Omelan si Mama Gorilla yang tidak ada habisnya, dan lagi Edward pasti akan memukuliku, dan lagi Mama dan mereka semua akan kecewa aarhhhh sial!!!!" ucap Vasko lagi sambil memukul mukul kepalanya sendiri.


David, Joel dan Otniel malah cekikikan melihat si leader Mafia yang uring uringan, lebih takut terkena Omelan Mama Gorilla dibandingkan dengan menghadapi musuh bebuyutan.


"Sudahlah terima saja nasibmu jadi bulan bulanan emak emak hhahah," ejek mereka.

__ADS_1


Vasko memijit pelipisnya, memikirkan hal yang belum terjadi saja sudah membuat dirinya pusing tujuh keliling apalagi kalau sampai hal itu terjadi bisa mampus dia.


Mereka melaju sambil terus menggoda Vasko, tentu saja Vasko termakan dengan ucapan serius ketiga sahabatnya.


Hingga beberapa menit kemudian mereka semua tiba di rumah besar Park tempat mereka tinggal selama ini.


Keempat pria tampan itu keluar dari mobil, Otniel dengan wajah bantal yang dicoret coret dengan percaya diri melenggang masuk begitu saja yang otomatis membuat para pelayan cekikikan.


David dan Joel benar benar berusaha menahan tawa mereka, sedangkan Vasko benar benar menahan rasa gugupnya untuk menemui istrinya dan si mama Gorilla.


Mereka masuk ke dalam rumah tiba tiba...


" Selamat datang Daddy Vasko!" seru mereka semua yang ada di dalam rumah membuat Vasko terdiam dengan mata terbelalak melihat pernak pernik penyambutan di rumah itu.


"Jo...Joy!?" ucap Vasko yang langsung menghampiri istrinya.


" Selamat datang Daddy," ucap Joy dengan senyuman bahagia sambil mengusap perutnya.


" Maksudnya apa? Daddy? ini acara apa?" tanya Vasko dengan wajah bodoh dan bingung.


" Kau akan segera menjadi seorang ayah sayang, aku sedang hamil, tiga Minggu!" seru Joy.


Deghhh...


Mata Vasko terbelalak, dia menarik Joy ke dalam pelukannya, dia benar benar bahagia saat mendengar berita ini.


" Kau tidak bohong kan sayang? ini benar-benar terjadi kan?" tanya Vasko lagi sambil menatap wajah Joy.


" tentu saja benar, Otniel yang memeriksa ku" ucap Joy.


" Ahhh terima kasih sayang," ucap Vasko sambil mengecup kening istrinya.


Sesaat kemudian nafas pria itu naik turun, matanya memerah, rahangnya mengeras, hidungnya kembang kempis, matanha mengeluarkan laser Merah mencari ketiga mahluk bodoh yang telah menipunya.


"DAVID, JOEL, OTNIEEELLL... KESINI KALIAN BERENGSEEEKKKKK!!!!!" Pekik Vasko menatap ketiga sahabatnya yang cekikikan dengan jarak aman dari dia.


" ups ketahuan, ahahahahah kaburrrr....." pekik mereka bertiga yang langsung melarikan diri dari pantauan di leader Mafia yang mereka bodoh bodohi.


" Arrhhh kemari kalian!!" pekik Vasko yang dengan cepat mengejar mereka bertiga dengan wajah kesal dan marah.


" Pffftthhh hahahahahhahaha....." Mereka semua tertawa melihat kelakuan empat sekawan itu, haduh bikin bumil makin sehat aja hahahhaha...


...****************...


"Wanita itu harus disingkirkan! David hanya milikku!!!"


__ADS_1


Siapa nih? 😁😁


__ADS_2