Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Rencana Ara


__ADS_3

Diandra dan yang lainnya melanjutkan belanja mereka, melihat Nani malu akibat ulahnya sendiri seketika membuat mood si ibu hamil membaik.


" Kakak ipar kemari ayo pilih bajunya, pilih aja sebebas nya, kak Joel yang banyak hahaha..."


Diandra tampak sangat senang justru membuat Ara malah khawatir tapi tidak untuk ketiga pria itu, mereka tau kalau Diandra benar benar dalam mood yang sangat baik saat ini


" Apa kau tidak apa apa ?" Tanya Ara pada Dian yang asik memilih pakaian untuk dirinya.


Diandra menatap Ara sambil tersenyum," jangan khawatir, itu hal kecil bukan masalah untukku," ucap Diandra sambil menyesuaikan pakaian yang dia lihat di tubuh Ara.


"Tapi dia ..


"udah lah kakak ipar, sekarang ganti pakaianmu dengan ini biar kami lihat," ucap Diandra.


Ara menatap Joel, pria itu mengangguk. Akhirnya Ara menurut dan tak melawan mengingat apa yang dikatakan Joel dan Otniel tadi.


Ara pergi ke ruang ganti, mereka menunggu gadis itu disana. David mendekatkan diri kepada Istrinya yang asik melihat lihat pakaian.


Grepp


David memeluk istrinya dari belakang membuat Diandra langsung menoleh.


" Hei ini di depan umum yang," Tegur Diandra padahal jelas jelas dia melakukan lebih dari itu di depan umum beberapa saat yang lalu.


" Tak apa, supaya orang orang melihat kalau Diandra hanya milik David dan David hanya milik Diandra, nggak ada yang lain," ucap David.


Diandra tersenyum," tentu saja heheh," kekeh ibu hamil iti.


" Diandra coba pakai ini, kurasa akan cocok untukmu," ucap Otniel sambil menunjukkan kostum Gorilla pada Diandra.


" pffftthhh hahahahha..."


Joel, Edward dan David tertawa, dikira Diandra mau cosplay jadi Gorilla kali ya.


" huh.... dasar dokter gadungan, bikin naik gula aja," ucap Diandra mendengus kesal meski dia senang.


" Hahaha kan cocok buat kamu Dian, bayangin aja kalau ada pelakor kayak tadi, kamu pasti lebih jago menghadapinya pakai kostum ini," ucap Otniel.


" Ummm boleh, tapi kalian semua juga pakai kostum okee!" seru Diandra yang mendapat ide baru.


Pada akhirnya mereka berempat memakai kostum yang dipilih oleh Diandra. Jika si Mama Gorilla memakai kostum Gorilla maka suaminya juga memakai kostum yang sama.


Edward kecil memakai kostum dinosaurus, Otniel dengan kostum monyet dan Joel dengan kostum beruang.


" Wah hahahha... cocok hahah..." Diiandra tertawa melihat penampilan mereka.


Ketiga pria dewasa itu juga tak marah dengan permintaan Diandra, justru mereka merasa senang karena bisa membuat Ibu hamil itu bahagia.


Tak lama kemudian, Ara selesai dengan pakaian yang dipilihkan Diandra untuknya. Dia keluar dari ruang ganti pakaian.


Namun matanya terbelalak saat melihat penampilan mereka sudah seperti hewan hewan di kebun binatang, ada ada saja mereka itu.


Ara tampak anggun dengan rambut pendeknya, pakaiannya memiliki kerah tinggi dengan tile kosong di bagian dada dan gaun yang panjangnya sampai selutut.

__ADS_1


Sangat cantik, elegan dan cocok sekali di tubuhnya.


Mereka semua melihat gadis itu, langsung saja Joel terpana pada gadisnya, pria itu sampai tak berkedip melihat penampilan baru Ara yang sangat cantik dan menawan.


" Cantik!" seru Joel dengan mata terbelalak menatap Ara.


Mendengar itu membuat Ara tersipu malu.


" Apa tidak aneh?" tanya Ara yang sedikit kurang percaya diri.


" Tidak!" seru mereka semua yang memang terpana dengan kecantikan gadis itu.


" Onty the best !" seru Edward sambil menaikkan jari jempolnya.


" Terimakasih little Dinosaur," seru Ara sambil mengusap kepala Edward.


" Kau sangat cantik," puji Joel.


" Terimakasih beruang besar," seri Ara sambil tersenyum.


" eh... hahahah..."


Mereka belanja sepuas hati mereka di Mall itu. Diandra memilihkan berbagai pakaian yang cocok untuk mereka dan ajaibnya semua yang dipilihkan oleh ibu hamil itu cocok di tubuh mereka.


Saat mere sedang berbelanja, Nani mengawasi mereka dari kejauhan. Dia masih belum menyerah untuk mendapatkan David.


Dia jauh jauh datang ke Indonesia karen tau David sudah jadi orang kaya. Dia akan memanfaatkan segala macam cara untuk mendapatkan David.


" Harus aku yang mendampinginya, bukan dirimu ibu hamil sialan, kuharap aku dan kandunganku mati setelah ini!" ucapnya dari balik dinding.


Nani pikir dia tidak diawasi setelah kejadian tadi. Tentu saja bukan hanya David yang beraksi, hal ini juga sampai ke telinga Vasko, dan Nani sudah diawasi dengan ketat oleh tim Black Rose.


" Bos, wanita itu masih mengawasi Nyonya muda Maurer, apa langsung kami basmi saja?" tanya anak buah Vasko yang menghubungi pria itu segera setelah melihat kejadian tadi.


"kita lihat dulu sampai sejauh mana dia beraksi, jaga ketat Diandra, Ara dan Edward , tidak jaga ketat mereka semua, segera beritahu padaku kalau ada sesuatu yang mencurigakan," Titah Vasko dari seberang sana.


"Baik Bos!" ucap anak buah Vasko.


Vasko dan Joy masih berpelancong ke luar negeri menikmati mati bulan madu mereka


Sementara itu, Diandra dan yang lainnya sudah selesai dengan belanja mereka yang bermacam- macam. Mereka sedang duduk dan menikmati makanan mereka di sebuah restoran mewah di dalam Mall itu.


Diandra tampak menyuapi Edward kecil, dia penuh perhatian membuat yang lain merasa hangat hanya dengan melihat perhatian Diandra pada Edward.


" Sayang kamu makan juga," ucap David sembari menyuapi Diandra.


" Terimakasih Sayang, aku kasih Edward dulu, dia pasti lapar Iya kan sayang?' ucap Diandra.


" He.. em... tapi Itu makan juga, Baby Bubu pasti lapar, iya kan sayang," ucap Edward menirukan gaya bicara Diandra sembari mengusap perut ibu hamil itu.


" Hahahahha...." mereka tertawa melihat tingkah Edward.


" dug... dug...

__ADS_1


Baby Bubu dengan cepat merespon ucapan Edward.


" Awhhh... Baby Bubu makin aktif ya, apalagi kalau udah dengan suara Abang Edward hahah," Diandra tertawa.


" Daddy, Baby Bubu Gerak lagi!" seru Edward dengan mata berbinar-binar.


" Kamu senang?"


" he... em... Edward sayang Baby Bubu hehehe..


" celetuk Edward.


" Baby juga sayang Abang Edward," seru Diandra seraya menirukan suara anak kecil.


Mereka menikmati makan mereka.


" Jadi apa kalian akan benar benar menghadiri acara mereka itu?" tanya Otniel yang menyinggung pernikahan mantan Ara.


Joel menatap Ara,


" Tentu saja, bukankah ini waktu terbaik untuk pembalasan, aku akan menghancurkan mereka saat itu juga," ucap Ara dengan percaya diri.


" Acaranya besok, apa kalian akan ikut?" tanya Ara.


" Kami ikut tapi mengawasi saja, " ucap Diandra.


" Apa kau akan merebut kembali mantan kekasihmu itu?" tanya David sembari melirik Joel yang tampak diam.


Ara tersenyum tipis, " mungkin, karena itu yang dilakukan oleh Yanti padaku, maka dia juga harus mendapatkan pembalasan yang sama," ucap Ara sambil melirik Joel yang sejak pembicaraan tentang mantannya dimulai selalu diam.


" Apa kau masih mencintainya?" tanya David. yang membuat Joel langsung menatap Ara dengan jantung berdebar.


" Entahlah, dia pernah singgah dihatiku," ucap Ara dengan jawaban menggantung.


" Jadi kau masih mencintainya ya, " ucap Otniel menambah panas situasi.


" Ekhmm...aku ke toilet dulu," ucap Joel yang mulai merasa tidak nyaman dengan percakapan mereka.


Pria itu pergi dengan gemuruh di hatinya.


Ara menatap punggung Joel," Sabar Joel, besok kau akan tau," batin Ara.


" Hai gadis Supermarket, kau seperti nya sudah ketularan sifat Diandra, apa yang kau rencanakan?" celetuk Otniel.


" Heheh... begini....


Ara menceritakan rencananya pada mereka, tentu saja mereka dibuat terkejut namun setuju dengan rencana itu.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 😊😉


__ADS_2