Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Keluar Bersama


__ADS_3

Hari ini Diandra dan David keluar bersama untuk membeli bahan bahan masakan dapur, tau taunya ketiga pria itu juga mengekor, mereka sudah siap dengan gaya mereka masing masing.


Semuanya tampak gagah dan tampan kecuali Diandra yang terlihat sangat manis dengan dress sampai mata kaki dengan lengan pendek di lengkapi topi bulat . Pakaian itu dipilihkan langsung oleh Otniel untuk diberikan pada diandra.


Dan Diandra benar benar menyukainya.


“Kamu cantik banget Dek,” celetuk para pria melihat penampilan Diandra yang begitu manis dengan gaun panjangnya yang berwarna biru dengan motif bunga bunga berwarna putih itu dilengkapi dengan blazer putih untuk melengkapi penampilannya dan menjaga agar kulit Diandra tidak terbakar panas matahari.


David sendiri sampai terpana melihat kecantikan istrinya yang berkali kali lipat, dia benar benar jatuh hati setiap hari saat bersama dengan wanita itu.


“kamu sangat cantik sayang,” ucap David.


“Terimakasih semuanya, terimakasih untuk gaunnya kak Niel,” ucap Diandra dengan senyuman manis di wajahnya.


“ yo ii,” seru Niel sambil tersenyum bangga karena pilihannya tidak salah.


“Diandra, Niel kalian berdua kemari duduk di depanku cepat!!” panggil Vasko yang sudah bersiap dengan sebotol cream tabir surya di tangannya.


Bak anak kecil yang tengah dipanggil Papanya, mereka berdua menurut dan duduk dengan diam dan manis di depan Vasko.


Vasko dengan lembut mengoleskan krim tabir surya ke wajah kedua manusia yang mereka sebut bocah itu, sebab Diandra dan Otniel sama sama memiliki kulit yang benar benar sensitif, bahkan jenis kulit mereka serupa.


Keduanya tampak sangat imut saat di hadapan Vasko, mereka benar benar seperti sedang berada di hadapan kakak pertama mereka yang tengah mengurus mereka saat kedua orangtua mereka pergi jauh.


“Kalian berdua benar benar bocah, kena matahari saja sudah langsung gosong,” ucap Joel sambil menyaksikan mereka.


David sendiri tersenyum, ini bisa setidaknya mengobati rasa rindunya pada keluarga besarnya di Indonesia, sebab mereka benar memiliki hati yang tulus jika membantu orang lain.


“Kalian berdua seperti bayi saja, bahkan kulitnya sangat sensitif,” ucap David.


Diandra dan Otniel merasa bahagia karena mereka berdua yang termuda diantara mereka semua, dan mereka berdua sangat dimanjakan oleh ketiga pria itu.


“Sudah, “ ucap Vasko.


“Terimakasih kak,” seru mereka berdua sambil tersenyum ceria dengan mata berbinar binar.


Vasko membalasnya dengan senyuman manis sambil menepuk nepuk pucuk kepala mereka yang sudah terlihat seperti anak kembar itu.


Diandra menatap keempat pria itu, mereka semua benar benar tampan, dia senang memiliki keluarga yang unik seperti mereka, semakin hari semakin bertambah rasa sayang wanita itu pada mereka.


Mereka semua berangkat menuju supermarket padahal tujuannya hanya untuk membeli bahan masakan tapi malah menghebohkan seisi Supermarket dengan kedatangan mereka.


Tentu penampilan mereka menarik hati siapa pun yang melihatnya, hanya saja David memilih memakai Masker, dia tak ingin istri dan sahabatnya dihina karena wajahnya.


Mereka semua memasuki Supermarket terbesar di kota itu.


David berjalan di belakang mereka, Diandra menggandeng tangan Vasko, namun seketika dia mencari sosok suaminya.


"Loh kak David kenapa di belakang sih?" Ucap Dian sambil menoleh ke belakang.


"Ck... Kak aku sama kak David ya, Dian gak mau buat kak David merasa sendiri," ucap Dian pada Vasko.

__ADS_1


Vasko tersenyum, dia tau Dian punya hati yang lembut, Vasko belum mengungkap jati dirinya pada Diandra, dia masih menunggu waktu yang tepat, dia tak ingin adiknya dalam bahaya dan pasti akan jadi sasaran kelompok musuh.


"Pergilah," ucap Vasko.


Diandra mundur ke belakang dan..


Hap


Dia menggandeng tangan David dengan erat sambil tersenyum manis dia berkata," jangan jauh jauh," ucapan itu membuat David tersenyum bahagia, dia pikir istrinya malu berjalan dengannya di depan umum, tau taunya Dian malah berinisiatif mendekati dia.


"Apa kau tidak malu berjalan denganku?" Tanya David.


Otniel dan Joel pun mendengar hal itu.


Plakk...


Satu pukulan mendarat di lengan David tentu itu berasal dari Diandra.


"Ayolah kak memangnya kakak kenapa sampai aku harus malu jalan sama kakak, ihh kakak mah aneh," ejek Diandra sambil melemparkan tatapan kesal pada suaminya.


"Kan wajah..."


"Stop membicarakan tentang wajah, biar kutanya apa ada diantara kita yang malu jalan sama kak David?" Tanya Diandra sambil memandang mereka semua satu persatu.


"Nggak ada tuh," ucap yang lain serentak.


"Nah dengar itu kak, gak ada yang malu kan? Jadi kakak jangan insecure dong," ucap Diandra sambil bergelayut manja di lengan suaminya.


Ada rasa bangga di hati David kala melihat istrinya membangun kepercayaan diri David dengan cara wanita itu sendiri.


David menggenggam tangan Diandra dengan erat, senyuman manis tak terlepas dari wajahnya.


Diandra tak malu meski banyak orang yang mencibir dirinya yang cantik dan anggun mau berjalan bersama seorang pria buruk rupa.


Jika orang mencibir suaminya, Dian akan melemparkan tatapan tajam ke arah orang itu, mana mau wanita itu kalau Suami yang dicintainya di ejek oleh orang lain, sama saja itu dengan mengejek dirinya.


Mereka berlima beranjak mencari bahan bahan makanan, Vasko yang membawa troli, sedangkan Joel, Otniel dan David membantu Diandra memilih bahan masakan untuk di bawa pulang ke rumah.


Diandra yang bertubuh kecil naik ke atas Troli, dia bertingkah seperti anak kecil, membuat mereka gemas sendiri dengan wanita itu.


"Sekarang kita beli daging, let's go!!!!" Seru Diandra dengan senyuman bahagia di wajahnya.


"Hahahahha, kau seperti anak TK" ucap Otniel sambil meledek Diandra.


"Suka suka saya wleeekkk" balas Dian sambil menjulurkan lidahnya.


"Idih gak malu, udah gede juga," ejek Otniel.


"Diam saja kau tak akan tau rasanya," ketus Diandra.


"Cihh kau ini, Vasko biar aku yang dorong Minggir sana!" Ucap Otniel sambil mendorong Vasko dari troli itu.

__ADS_1


"Otnieeellll!!!!" Geram Vasko yang hampir terjungkal ke lantai karena ulah Otniel.


"Kaaaaburrrrrr!!!!" Teriak Otniel sambil berlari mendorong troli itu dengan Diandra di depan troli.


" Yaaaakkkkkkk...... Kakaaaakkkkkk!!!!!" Teriak Diandra yang terkejut karena kecepatan troli itu benar benar membuatnya pusing.


"Dian, Otniel!!" Teriak mereka yang ikut berlari mengejar Otniel.


Jadilah di dalam super market itu mereka kejar kejaran sampai menjadi perhatian pengunjung.


"Dasar Bocah tengik!!!" Umpat Joel sambil menarik kerah Otniel.


"Heheheh ampun dah ampun... Gak lagii!!" Ucap Otniel sambil mengangkat kedua tangannya.


"Kau ini ya, kalau Kalian sampai jatuh gimana hah? Bahaya itu!!" Ketus David yang memasang wajah kesal.


"Ya maaf," cicit Otniel.


"Kaaakkkk!!!!" Teriak Diandra yang sudah berdiri di depan stan penjual sayur entah sejak kapan dia ngacir kesana.


"Ada apa?" Tanya Joel, mereka menghampiri wanita itu.


Diandra mengangkat sebuah jagung manis dengan mata berbinar-binar.


"Kita beli ini ya, boleh ya plisssss......" Ucap Diandra memohon dengan mata memelas pada mereka.


"Ku pikir apa tadi, ya udah beli aja sebanyak yang kamu mau," ucap Vasko.


"Suka jagung sayang? "Tanya David.


"He...em, Dian suka heheheheh, dulu kalau gak dikasih makan sama nenek sihir itu, Dian beli jagung bakar, ini enak dan bikin kenyang heheh" ucap Diandra sambil tersenyum manis.


Mendengar itu membuat mereka sedih, benar benar hidup tidak berjalan dengan baik bagi Diandra di masa lalu.


" Ya udah beli aja, apa kamu mau yang lain sayang?" Tanya David sambil menepuk pucuk kepala istri.


"Apa boleh?" Tanya Diandra sambil menatap mereka dengan tatapan berbinar-binar.


"Boleh, asal jangan yang aneh aneh dan jangan sampai bikin kamu sakit," ucap mereka.


"Siap bosku!!!" Seru Diandra dengan senyuman bahagia.


Mereka hanya tersenyum melihat wanita itu, kebahagiaan Diandra sangat sederhana, dia juga tau menempatkan dirinya.


Diandra bahkan tak pernah meminta banyak pada David, dia tau kalau suaminya bekerja keras di luar sana.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 😊


__ADS_2