Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Botak


__ADS_3

Tidak sampai disitu, Seember penuh telur yang sudah dipecahkan mereka siramkan ke tubuh orag orang itu, persis seperti yang mereka lakukan pada Ara.


" Ahahahahahha.... ini yang diterima Ara dari kalian, bagaimana rasanya sakit kan ? hahahaha" Joel tertawa terbahak-bahak.


David dan Vasko menatap Joel, mereka tau hati pria itu terluka dan disembunyikan di balik tawa menyeramkan itu.


" Bunuh saja aku bangsat!!" teriak Max yang benar benar tersiksa dengan apa yang dilakukan oleh Joel dan teman temannya.


" Heh... itu terlalu mudah untuk orang orang bangsat seperti kalian!" umpat Joel.


" nyalakan televisi dan sambungkan ke gadis bernama Vera itu!" titah Joel.


Mendengar nama Vera, sontak mata Max terbelalak, Vera adalah nama adiknya, adik kesayangannya, apa mungkin mereka melakukan hal yang sama pada adiknya itu.


Layar televisi dinyalakan, tampak seorang gadis yang juga berlumuran tepung dan telur bahkan lehernya penuh dengan bekas memerah kebiruan persis seperti yang diterima oleh Ara dari Max.


" Veraaa..." pekik Max, dia begitu marah saat melihat adik perempuannya diperlakukan demikian oleh orang orang disana.


" Sakit melihat itu bukan? lalu bagaimana dengan kekasihku hmm? kau melakukan yang sama pada Ara maka Adik kesayanganmu akan mendapatkan perlakuan yang sama!" ucap Joel.


Benar benar seorang psikopat yang bangkit dari kuburnya.


" Jangan Vera, lebih baik kau membunuh ku adikku tidak tau apa apa!!" pekik Max.


" Kumohon lepaskan adikku, dia tidak tau apa apa dia gadis baik, jangan lakukan itu padanya, dia tidak sebanding dengan gadis itu!!" pekik Max.


Plakkkk


Satu pukulan keras mendarat di wajah Max dan itu berasal dari tendangan kaki Joel.


" lalu Ara? apa salahnya sampai kau memperlakukan dia seperti seekor binatang, kau bahkan lebih buruk dari anjing!!" umpat Joel.


" Apa salahnya pada kalian sampai kalian tega melecehkan gadis itu!!"


"Apa karena dia lemah!!"


" Apa karena dia lebih pintar? lebih cantik dari kalian?(menatap Hera dan temannya) apa karena dia menolak perasaan mu bangsat!!!" teriak Joel, dia marah, sampai wajahnya memerah bahkan urat nadinya terlihat jelas menegang.


" Apa karena dia mudah ditindas? apa karena dia mudah dijebak, apa karena dia tidak dipedulikan orangtuanya kalian bisa berlaku semena mena bajingaaaannn!!!!" pekik Joel.


Nafas pria itu naik turun, dia benar benar marah karena perbuatan mereka semua.

__ADS_1


" Apa hak kalian melakukan hal menjijikkan itu pada Ara hah? kalian menjualnya di situs porn kalian memposting foto fotonya dengan pakaian bugil, membuat dia seperti seorang pelacur hanya karena dia lebih hebat dari kalian bangsaaat!!!!" teriak Joel sambil melompat dan menerjang ke arah Max.


bugh... bugh.... bughh


Krakkk... krakk... bughh


Joel melayangkan pukulan bertubi tubi ke tubuh Max hingga membuat pria itu tak berdaya dengan pukulan kuat dari Joel yang terasa seperti tubuhnya dihantam batuan yang besar.


"Joeeel!!" David dan Vasko langsung menarik Joel dari sana, jika tidak pria itu pasti akan membunuh Max dengan tangannya sendiri.


" Tenangkan dirimu!" hardik Vasko.


Joel menarik nafas kasar, dia berjalan sempoyongan dia benar-benar sudah di ambang batas kesabaran nya.


"Kebiri mereka berdua, botak rambut wanita wanita itu dan jual mereka di portal yang sama, pastikan..." Joel berhenti sebentar.


" Pastikan mereka di beli oleh pria hidung belang dan mendapatkan malu seumur hidupnya, ahhh beri mereka suntikan itu, supaya mereka tak bisa berbicara tetapi mengingat semua kejadian ini dengan jelas di kepala mereka!" titah Joel.


Nafas pria itu naik turun, bahkan keringatnya bercucuran membasahi kaos yang dipakainya.


" Untuk pria pria itu, pastikan kalian memotong kelaminnya dengan benar, dan penggal kedua kakinya lalu buang ke hutan, mereka tidak layak untuk hidup!" ucap Joel dengan nada sarkas.


"Baik tuan!" jawab Victor.


" Dasar psikopat ini!" ucap Vasko sambil merangkul Joel yang tampak ngos ngosan.


"Ayo pulang, Ara menunggumu dasar bocah," David menopang Joel dari sebelah lain.


" Tunggu sebentar, aku yang harus melakukan yang satu ini dengan tanganku sendiri!" ucap Joel berbalik dan...


Bughh


Bughhh


Dia menendang alat vital Max dan temannya yang lain.


Joel mengambil alat cukur rambut dan menarik rambut Vivi dengan kasar bahkan rambut gadis itu sampai rontok di tangan Joel dan kepalanya berdarah.


" Aku tidak akan puas jika tidak melakukannya dengan tanganku sendiri wanita murahan!" umat Joel .


" Jangan... arhkkk... shhh sakit... sakit hiks hiks hiks," Vivi menangis tersedu-sedu saat Joel mencukur rambutnya bukan cuma rambut tapi juga kulit kepalanya ikut tersayat hingga berdarah.

__ADS_1


Joel melakukan hal yang sama pada kedua wanita lain. Mereka meronta kesakitan, Joel tidak akan puas jika dia belum melakukan hal yang sama dengan tangannya sendiri.


Monster, psikopat, kata kata itulah yang cocok menggambarkan Joel saat ini.


Setelah puas, Mereka bertiga keluar dari ruangan itu setelah membalaskan apa yang mereka lakukan pada Ara.


Setelah kepergian mereka bertiga, pintu ruangan ditutup pertanda penyiksaan sebenarnya akan segera dimulai.


Seperti yang dikatakan oleh Joel, Max dan rekan prianya dikebiri saat itu juga, hancur sudah hidup mereka, dan kedua kaki mereka dipotong.


Hera dan kedua gadis lainnya di botak sepenuhnya dan dijual di portal Porn yang sama dengan dimana mereka dijual, semua yang mereka lakukan pada Ara di balasan kembali pada mereka.


Teriakan dan jeritan histeris terdengar menggema di dalam ruangan itu, mereka semua hancur malam itu juga karena ulah mereka sendiri.


Joel, Vasko dan David keluar dari Bar itu dengan perasaan puas, semuanya sudah mereka selesaikan. Kini tinggal menunggu pembalasan selanjutnya pada orang orang yang menyakiti Ara termasuk orangtua dan mantan kekasih Ara.


Vasko mengemudikan mobil dengan tenang, Joel tampak kelelahan di belakang, marah marah membuat tenaganya cukup terkuras. David sendiri santai duduk di depan sambil memandangi foto cantik Istrinya yang sedang hamil dengan usia kandungan empat bulan.


" Aku merindukan istriku, ahhh ini semua karena mereka, aku jadi tidak melihat istriku, ketus David.


" Hehe kau pikir aku tidak merindukan si cerewet itu, ohh iya sebaiknya kita mandi dan membersihkan tubuh, jangan sampai Diandra mencium bau alkohol, apalagi istri ku, bisa diamuk aku nanti," ucap Vasko mengingat badan mereka bau keringat.


" Kau benar, mereka bisa berpikir kalau kita minum minuman keras, bisa habis dipanggang kita," celetuk David.


" Kalian ini ternyata mafia takut istri ya hahahahah.... dasar lemah!" ejek Joel.


" Heh kau akan merasakannya juga nanti bodoh, kita tunggu saja kau merengek apalagi saat istrimu mengandung, kuharap kau kuat hahahahah.." David Tertawa terbahak-bahak.


" Cihhh... kita lihat saja nanti," ucap Joel.


Mereka bertiga melaju menuju sebuah hotel untuk sekedar membersihkan tubuh mereka disana dan mengganti pakaian mereka dengan yang baru, apalagi tubuh Joel dipenuhi dengan bercak darah.


Sesampainya disana mereka membersihkan diri, ketiganya sibuk dengan tubuh masing-masing agar tetap terlihat segar di depan para perempuan cerewet yang sedang menunggu mereka pulang.


" Pembalasan selanjutnya adalah mantan Ara dan teman temannya juga tempat kerjanya hahhaha," Joel menyeringai di sela sela acara mandinya.


.


.


.

__ADS_1


like, vote dan komen 😉😉


__ADS_2