Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Manusia Macam Apa


__ADS_3

Di sebuah rumah mewah yang cukup besar, terlihat suasana gelap. Hanya lampu pajangan yang terlibat dinyalakan, tampak seorang pria sedang duduk di dalam kamarnya.


Dia duduk sambil menyesap rokok bergantian dengan wine merah merona di tangannya sambil menatap seorang gadis yang duduk sambil meringkuk ketakutan di sudut tempat tidur.


Kondisinya menyedihkan, tangan dan kakinya diikat dengan kain, bahkan wajahnya lebam mendapatkan pukulan dari pria yang tak lain adalah Richard.


Chelsea menangis pilu, betapa menyedihkan nasibnya, entah apa tujuan Richard, tetapi sejak mereka tiba di rumah yang sangat asing bagi Chelsea itu, pria itu hanya duduk disana sambil menatap Chelsea dengan tatapan tajam.


Terkadang dia marah pada Chelsea, terkadang dia tiba tiba berbicara dengan lembut, dia menjadikan gadis itu sebagai tawanan dan menyalahkan Otniel atas segala yang terjadi.


" Ke..kenapa kau melakukan ini Richard, apa salahku, kenapa harus aku hiks hiks hiks..." lirih gadis itu, penampilannya acak acakan, bahkan pakaiannya bena benar berantakan.


Mendengar suara Chelsea membuat Richard menatapnya.


"Sudah kubilang salahkan pria berengsek itu atas semua yang terjadi padamu El!" ucap pria itu dengan nada dingin.


"Kenapa kau menyalahkan dokter Otniel, apa kau tidak melihat berita? dia adalah dokter yang hebat bukan dokter bodoh seperti dirimu Richard!!" pekik Chelsea.


Habis sudah kesabaran Chelsea saat ini.


"Otniel...Otniel... Otniel kenapa hanya nama itu yang terus menerus kudengar hah!!!Kenapa harus Bajingan berengsek itu yang harus dipuji puji hah!!! "


"Apa hebatnya? dia hanya seorang dokter gila, dia tidak lebih baik dari diriku tapi kenapa semua pasien, semua orang menyanjung nyanjung bajingan itu!!"


Richard kembali mengamuk, setiap kali mendengar Chelsea membela pria lain, Richard mengamuk dan membanting apa saja yang bisa dia hancurkan.


PRANG.... BRAKK...... KRAKKK...


semua benda disana menjadi korban amukan Richard, rasa marah dan kekecewaan nya semakin membesar, dia yang memang nyatanya tidak kompeten malah mengharapkan agar orang lain memuji dirinya.


Chelsea menangis, dia meringkuk ketakutan, Richard benar benar sudah seperti iblis saat ini.


"Kenapa juga kau harus membela bajingan itu Chelsea, kenapa kau membela pria bodoh itu hah? apa kau tidak bisa melihat sebesar apa cintaku padamu hah? aku mencintaimu El, aku.. aku benar benar mencintaimu!!!" pekik Richard.


Chelsea menatap Richard yang juga menatapnya, air mata Chelsea mengalir deras. Dia menatap Richard, sorot mata kekecewaan tampak jelas di wajah gadis itu.


"Maaf Richard tapi jawaban ku sama seperti saat pertama kali kau menyatakan perasaanmu padaku!" ucap Chelsea di tengah rasa takutnya.


Richard diam membatu, menatap Chelsea dengan hati yang hancur berkeping keping.


"Apa alasannya kali ini? kenapa kau tidak bisa menerimaku Chelsea hah?"

__ADS_1


"Aku kaya aku juga tampan, aku punya segala Chelsea tapi kenapa di depanku kau membela pria berengsek itu hah!!" ucap Richard yang kini berada di depan Chelsea, berbicara sambil mencengkram rahang gadis itu.


"Kenapa kau membela Otniel berengsek itu hah? apa kau mencintai nya? apa kau menyukainya hah? apa kurangnya aku dari dia Chelsea! JAWAB!!!"


Richard mengamuk, dia menatap Chelsea dengan tatapan marah.


"Jawab aku bodoh!!" bentak Richard lagi.


Chelsea gemetar, dia menatap Richard, "Ya aku mencintainya, kenapa? apa kau keberatan? aku memang memilih pria yang tepat untuk dicintai bukan pria jahat dan gila seperti dirimu Richard!!" ucap Chelsea dengan air mata bercucuran.


Richard benar benar geram, telinganya langsung panas saat mendengar kata kata Chelsea, pengakuan bahwa gadis itu mencintai Otniel membuat Richard marah.


"Sial... Sial sial!!!!" pekik Richards sambil mencampakkan kepala Chelsea dengan kasar membuat gadis itu terhuyung dan kepala nya membentur sisi tempat tidur.


"Akhh... "


Chelsea mengalami benturan yang keras membuat dia pusing, bahkan sampai pucat.


"Kepalaku.. akhhhh... shhh...


gadis itu meringis kesakitan, kepalanya berdarah, sepertinya ada masalah dengan kepalanya, namun seolah tak peduli Richard berdiam saja melihat gadis itu kesakitan.


" Kau tidak akan kubiarkan kemana mana Chelsea, kau hanya bisa jadi milikku, malam ini juga kau akan sah menjadi milikku seutuhnya Chelsea, tak ada yang bisa mengambil dirimu dariku, hanya aku, hanya Richard yang berhak atas hidupmu!!" ucap pria itu.


Richard semakin menjadi jadi, dia mendekati tubuh Chelsea, merangkak di atas tubuh gadi itu, menyentuh kulit Chelse dengan sensual.


Sontak Chelsea terkejut namun tak bisa melakukan perlawanan, tangan Richard menyentuh area terlarang miliknya, menyentuh tubuh gadis itu dengan sensual menatap milik Chelsea dengan tatapan lapar.


"ma..mau apa kau.. akhh... kepalaku... sana kau.. RI..Richard sa..sadar.. kumohon... " Chelsea menangis, ketakutan menyelimuti dirinya, tatapan lapar Richard berhasil membuat dirinya merinding ngeri.


"Aku," tangan Richard menyentuh bahu dan leher Chelsea yang ada di bawah Kungkungannya.


"akan memberikan," tangan nya turun ke dada Chelsea, menekan dan mulai bermain disana membuat Chelsea benar benar hancur karena. tak bisa melawan, Richard bahkan tak sadar kalau noda merah di atas kasur itu adalah darah dari kepala Chelsea.


"lepaskan aku... hiks hiks... ja..jangan..." suaranya terdengar menyayat hati namun Richard tak bisa dihentikan, kegilaannya sudah mencapai level akut.


"akan kuberi nikmat surga dunia untukmu sayang, kita akan menikmati malam ini bersama, aku ingin mendengar suaramu ," ucap Richard, tangannya yang kotor itu mulai melancarkan aksinya.


Dia membuka paksa pakaian Chelsea, tubuh Chelsea tak bisa digerakkan, sepertinya ada masalah dengan sarafnya akibat benturan keras itu.


Dia buka paksa pakaian Chelsea dan menatap tubuh Chelsea dengan tatapan lapar sambil tersenyum puas bisa menatap barang pribadi milik Chelsea.

__ADS_1


Menyakitkan bagi seorang gadis jika tubuhnya ditatap demikian oleh seorang pria, hancur harga diri Chelsea di hadapan pria itu.


"Tolong aku... arrhhh Tidak...kumohon tolong aku... aku tidak mau, aku takut!!!" batin Chelsea menangis, benar benar menyedihkan melihat dirinya mengalami hal menyedihkan itu.


" Kita akan mulai permainan kita sayang," ucap Richard sambil tersenyum licik hingga akhirnya...


Brakkk....


Plakk... Bughh... Pranggg


Seseorang memukul punggung Richard dengan pemukul Golf yang ditaruh di dalam ruangan itu. Setelah memukul Richard, tubuh pria itu ditendang dengan kasar hingga terjerembab ke atas lantai.


" siapa kau!!!" pekik Richard sambil menoleh ke sumber serangan.


Dia melihat ada empat pria berpakaian hitam dengan tato Mawar hitam di lengan kirinya yang menandakan kalau itu adalah Black Rose.


"Aku pria berengsek itu bangsat!!!" umpat Otniel sambil menatap Richard dengan tatapan tajam. Dia berdiri dibelakang keempat anak buah Vasko yang turut serta dengan dirinya.


"Kau, berainya kau bajingan!!!" teriak Richard sambil berdiri dan berusaha menyerang Otniel namun langkahnya dihentikan oleh anak buah Vasko.


Otniel menatap Chelsea yang diam membeku di atas tempat tidur, tak bisa bergerak dan hanya berbalut pakaian dal**.


Segera pria itu mengambil selimut dan membungkus tubuh Chelsea.


"Chelsea!" panggil Otniel, gadis itu menatap Otniel sambil menangis tersedu-sedu, namun dia tak bias bergerak.


"Ada apa?'" tanya Otniel panik saat melihat Chelsea bahkan tak bisa menggerakkan jarinya.


"Ke..kepala..." gumam gadis itu dengan Air mata mengalir deras. Otniel menatap kasur, ada darah dan Chelsea tak bergerak.


"Ya ampun!!" ucapnya terkejut.


" Richard bajingaaaannnnnn!!!" pekik Otniel.


Dia menghampiri Richard yang ditahan oleh Pengawal.


"Manusia macam apa kau ini Richard!!!" pekik Otniel.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 😊😉


__ADS_2