
Seperti yang direncanakan oleh Otniel, hari ini dia mengantar Emily dan Edward ke sekolah dan menunggu mereka sampai pulang dari sekolah.
Jacob anak Vasko dan Joy tidak ikut karena dia sedang demam dan Joy merawatnya di rumah bersama Vasko. Beruntung toko kue Diandra dan Joy memiliki banyak karyawan sehingga Dian tidak kesulitan menyiapkan semua pesanan hari ini apalagi dibantu oleh sang suami tercinta.
Otniel duduk di dalam mobil, dia sudah mengantarkan Emily dan Edward ke dalam kelas mereka.
Peri itu memanfaatkan waktunya selama beberapa jam untuk tidur di dalam mobil, mengusir segala penat yang dia rasakan, dan menjauhkan diri dari pekerjaan rumit yang membuat otak nya terus bekerja tanpa ampun.
Pria itu menyandarkan kepalanya pada kursi mobil yang diubah posisinya, dia menatap tangan kanannya yang sedang gemetaran padahal dia tidak sedang melakukan pekerjaan apa pun.
Terasa nyeri menyerang bagian tangan itu secara tiba tiba namun tidak terlalu sakit.
"ck.. akhh... kenapa juga ini tidak mau sembuh, arhhh apa aku harus dioperasi? itu akan merepotkan, aku tidak akan bisa melakukan pembedahan selama dua Minggu jika mengikuti prosedur operasi, apa yang harus kulakukan?" gumam Otniel sambil membuka tutup tangannya yang gemetaran itu.
"huh... apa yang harus kulakukan, kalau aku melakukan operasi pasti Edward akan panik, aku takut dia malah ketakutan," gumam pria itu.
"Ahhh sudahlah jangan dipikirkan, kita tidur dulu sebelum mereka pulang," gumam Otniel sambil menutup kedua matanya.
Otniel terlelap di dalam mobil itu, sementara dia menikmati harinya tanpa beban dan pekerjaan, rumah sakit justru dihebohkan dengan sebuah berita tiba tiba dari akun yang membuat nama Otniel menjadi buruk.
seluruh pasien dan petugas medis dibuat terheran heran dengan isi postingan dari akun misterius itu.
Akun misterius yang sebenarnya milik Richard itu justru memposting permintaan maaf sebesar-besarnya pada seluruh masyarakat dan petugas medis terutama kepada Otniel.
Dalam postingan itu dia mengaku telah merusak nama baik Otniel dengan memberikan bukti palsu tentang Otniel dan mencoreng nama Otniel dengan rumor buruk.
Postingan itu juga menunjukkan beberapa foto tampan Otniel di unggahan terbarunya dan memberikan pujian yang sengaja dilebih lebihkan .
Tentu saja semua ini pekerjaan Otniel si licik, bisa bisanya dia narsis di platform digital dengan menggunakan akun penyebar gosip miring tentang dirinya.
isi Postingan
"HALO SEMUANYA, SAYA PEMILIK AKUN INI MEMOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA KARENA SAYA TELAH MENJELEKKAN NAMA DOKTER PALING TAMPAN DAN PALING BERBAKAT DI DUNIA, DOKTER TERTAMPAN YANG PERNAH SAYA TEMUI, MAAF KALAU SAMPAI MENGAKIBATKAN KESALAHPAHAMAN, SAYA AKAN MENUNJUKKAN JATI DIRI SAYA DAN MEMINTA MAAF PADA KALIAN SEMUA TERKHUSUSNYA DOKTER OTNIEL!"
Postingan yang keseluruhannya ditulis dengan huruf Kapital itu dalam sekejap menjadi trending topik, dan nama Otniel kembali merajai puncak pencarian.
Chelsea menatap ponselnya sambil terbelalak kaget dengan apa yang terjadi, dia tak menyangka, dampak dari postingan artis NTgram itu sangat besar, nama Otniel sekarang menjadi trending topik dalam penelusuran internet serta media sosial.
dia benar benar terkejut melihat bagaimana respon masyarakat tentang hal itu.
"wah ini benar bena diluar biasa, nama dokter Otniel perlahan membaik," ucap Chelsea yang sedang duduk bersama Jerry, Andre dan Friska yang merupakan teman seangkatannya meski beda jurusan.
__ADS_1
"Apa Dokter tidak masuk hari ini? padahal aku ingin meminta maaf atas kejadian beberapa waktu lalu," ucap Friska yang benar benar menyadari kesalahannya yang bersikap enteng pada pasien.
"entahlah, kenapa Pak Otniel tidak masuk hari ini padahal namanya sedang dibicarakan oleh banyak orang," ucap Jerry.
"Apa kalian tidak menghubunginya? dia kan ketua kalian," ucap Chelsea.
"ummm... kalau sudah begini pak Otniel tidak akan menjawab panggilan," jelas Andre.
"ya dia benar, Dokter Otniel orang yang keras tapi...
"tapi apa?"
"Tapi beliau tidak begitu dengan keluarganya, aku pernah tak sengaja melewati sebuah taman bermain, disana aku melihat kalau Dokter Otniel sangat berbeda dengan dirinya yang biasa, " jelas Jerry.
"maksudnya bagaimana?" tanya Chelsea.
"Dia begitu menyayangi putranya, dan dia seperti seorang anak kecil ketika bersama keluarga kecilnya, aku bahkan terkejut saat melihat dokter Otniel bisa tertawa selepas itu waktu itu," ucapnya lagi.
"kau benar, kalian lihat kan saat dokter Niel memarahi kita di ruang presentasi, dia langsung berubah 180 ° saat berbicara dengan kedua anak kecil menggemaskan itu," tambah Chelsea.
"wahh benarkah begitu, dokter Niel.memang yang terhebat!" seru Friska.
Belum lagi berita gempar dari akun nya sendiri membuat Richard pusing sendiri karena tak tau bagaimana caranya memulihkan kembali akun gosip yang dia pakai untuk menjelekkan nama Otniel.
Postingan aku itu membuat dirinya marah, jika Samapi akun itu tidak kembali, bisa hancur karirnya jika sampai orang tau kalau dia adalah orang dibalik akun gosip itu.
Richard menatap Chelsea yang tampak senang membahas tentang Otniel tanpa tau kalau hati Richard benar benar sakit saat ini.
Richard mengepalkan kedua tangannya, bagaimana bisa semua rencana yang dia susun dengan begitu rapi justru hancur berantakan karena banyak yang membela Otniel.
selama hampir tiga Minggu Richard merasa tenang Karena nama Otniel benar bena telah hancur berkeping keping, namun apa yang terjadi hari ini di luar ekspektasi nya.
Kesal, marah bercampur dengan kecewa membuat Richard tak bisa berpikir jernih.
"Sialan kau Otniel, kau menghancurkan karirku tapi dengan mudahnya karirmu kembali ke permukaan padahal aku sudah menghalalkan segala cara untuk merusak namamu!" batin Richard yang penuh dengan dendam.
"Aku tak bisa begini, aku harus mendapatkan Chelsea, apa pun yang terjadi Chelsea akan menjadi milikku bukan milik dokter sialan itu, aku akan membuatmu kehilangan orang yang paling kau sayang Otniel, anakmu... hahahha... anakmu akan kuhabisi!" batin pria itu.
Setan sudah merasuki pikiran Richard, membuat berpikir tentang hal yang tidak tidak, memikirkan rencana untuk membalas Otniel meski dia tidak tau siapa dalang dibalik peretasan akun itu, tetapi semua dia limpahkan pada Otniel.
Richard berjalan menuju meja yang di tempati Chelsea dan teman temannya, dia menarik tangan Chelsea dengan pelan membuat gadis itu menoleh padanya.
__ADS_1
"ehh Richard? ada apa?" tanya Chelsea seraya melepaskan tangan Richard dari tangannya, dia tidak suka psikal touching dari orang lain termasuk Richard yang selalu membuatnya waspada dan merasa tidak aman.
"ikut denganku sebentar, ada yang ingin kutanyakan, ibu ku mengalami Tremor parah di bagian kakinya, aku butuh bantuanmu," ucap Richard seraya melepaskan tangan Chelsea.
"Tante mengalami Tremor? kok bisa?" tanya Chelsea heran, yang lain hanya memperhatikan dengan serius.
"aku juga tidak tau Chel, tapi aku butuh bantuanmu," ucap Richard dengan nada sedikit memaksa.
drrtt... drrttt
ponsel Chelsea berbunyi, dia menatap nama kepala departemennya memanggil dirinya.
"Sebentar, pak Aris nelpon," ucapnya .
Chelsea menjawab panggilan itu, tampak serius terlihat dari wajah Chelsea.
"Nanti aku akan ikut denganmu ke rumah Tante, aku ada urusan dengan pak Aris, nanti kuhubungi," ucap Chelsea.
Mendengar hal itu membuat Richard mengangguk setuju.
"teman teman aku ke kantor pak Aris duku, ada urusan," ucap Chelsea.
"baik," jawab mereka.
Chelsea pergi dari sana menuju ruangan dokter Aris.
Richard menatap lekat pada Chelsea seraya mengeraskan rahangnya.
"heii aku tidak percaya pada pria ini," bisik Ander pada Jerry dan Friska.
mereka mengangguk setuju," sedikit aneh dan mencurigakan," gumam mereka.
"Aku akan memilikimu seutuhnya malam ini Chelsea, tak kan kubiarkan siapa pun mengambil dari diriku!" batin Richard.
.
.
.
like, vote dan komen
__ADS_1