Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
David yang Sebenarnya


__ADS_3

Drrttt.... Drrrtt..... Drrrttt


Ponsel David berdering, dia mengambil ponselnya dan melihat nama asistennya disana.


"Ada apa Joy?" Tanya David.


"Tuan kita ada rapat pagi ini, apa tuan sudah dalam perjalanan? Setengah jam lagi klien kita akan tiba," ucap Joy asisten David dari seberang sana.


"Ahh... Maaf aku lupa, aku akan segera kesana, siapkan semua berkasnya," ucap David.


Pria itu segera turun ke lantai satu, dia mencium aroma masakan yang begitu menggugah selera namun waktunya begitu sempit, dia tak akan sempat makan pagi belum lagi harus mengganti identitasnya.


"Ayo makan kak, semua sudah siap," ucap Diandra.


"ummm..... Dian bisa tidak buatkan saja bekalku aku akan membawanya, aku sedang terburu-buru, sepertinya tidak akan sempat kalau aku makan disini," ucap David.


"Ada apa? Kenapa kau terburu-buru?" Tanya Vasko yang sudah tiba disana sejak tadi begitu juga dengan Otniel.


"Urgent," ucap David dan langsung di pahami oleh mereka.


"Baiklah tunggu sebentar ku siapkan," ucap Diandra berlari ke dapur dan menyiapkan bekal suaminya, padahal bisa saja David pergi tanpa harus bawa bekal tetapi dia ingin menghargai usaha istrinya.


Dian dengan cepat membungkus makanan untuk suaminya, semuanya lengkap di wadah yang di berikan Joel padanya.


Bergerak dengan lincah, bahkan keempat pria itu sampai takjub melihat betapa lincahnya Diandra menyiapkan semua keperluan David.


"Wahh aku jadi iri, kau mendapatkan seorang istri yang cekatan," bisik Otniel sambil menepuk bahu David.


"Hmmm kau benar," balas David dengan senyum tipis di wajahnya.


Diandra membawa bekal suaminya, dan memberikannya pada David.


"Ini sudah semua, jangan lupa dihabiskan," ucap Diandra.


"Terimakasih banyak," ucap David dengan senyuman mengembang di wajahnya membuat Diandra benar benar terpana, jantungnya kembali berdegup kencang melihat wajah suaminya membuat wanita itu merona dan malu malu sendiri.


"Aku pamit ya, " ucap David sambil menepuk pucuk kepalanya Diandra.


"Hati hati," ucap Dian yang dianggukkan oleh David.


Vasko, Joel dan Otniel kini bernafas lega sebab sahabat mereka itu sudah tidak dingin lagi pada istrinya.


"Sepertinya David terkena sihir semalam sehingga kutukan raja esnya sudah mencair dalam sattu malam hahhaha" kekeh Otniel sambil menatap kepergian David.


"Mungkin benar, sudahlah ayo makan " ucap Joel yang sedari tadi sudah tidak tahan melihat menu yang dimasak Diandra.

__ADS_1


"Umm... Kak Joel, aku sudah di beri ijin untuk kerja bersama kakak, jadi boleh kan?" Ucap Diandra di sela sela acara makan pagi mereka.


"Wah benarkah? Apa dia meminta maaf padamu?" Tanya Otniel penasaran.


"Ya dia minta maaf tadi," ucap Diandra tersipu malu.


"Cieee ada yang lagi berbunga Bunga nieeee" goda Joel yang malah semakin membuat Diandra malu.


"Husshh sudah kak jangan digoda, aku jadi malu," gerutu wanita itu sambil menutup wajahnya dengan rambutnya.


"Hahahhahaahah" mereka semua tertawa melihat tingkah Diandra yang malu malu kucing.


Sementara mereka menikmati makan pagi mereka, David sudah berada di dalam mobil bersama asistennya yang menjemputnya di persimpangan jalan menuju rumah mereka.


Dengan cepat David mengganti pakaiannya di dalam mobil itu. Tentu saja mobil dipasangi sekat pembatas agar supir tidak melihat apa yang dia lakukan disana apalagi sekretaris yang membawa mobilnya adalah seorang wanita


Pria itu mengenakan stelan jas mahal berwarna biru Dongker dengan kemeja putih dan dasi senada dengan jasnya.


Rambutnya di rapikan, disisi kebelakang, perlahan David menyentuh wajahnya kemudian dia menarik sesuatu dari wajah bagian kirinya itu.


Dia membuka topeng yang menempel di wajahnya kirinya yang terlihat seperti keloid bekas luka bakar padahal ternyata sebuah kenyataan mengejutkan ada di balik topeng keloid itu.


Wajah seorang pria tampan yang tak pernah di tunjukkan ke hadapan publik, wajah perpaduan antara Eropa dan Asia, garis wajah yang tegas mata cokelat yang indah, sangat tampan dan berkharisma.


Joy adalah anak salah satu mantan pelayan di rumah besar mereka yang diangkat menjadi asisten David karena kecerdasan dan kesetiannya pada keluarga David.


Dia sudah tau semua tentang kehidupan David dan dia juga yang melaporkan semua kegiatan David kepada sang tuan dan nyonya besar.


Joy adalah wanita yang sangat setia, dia benar benar memberikan seluruh hidupnya untuk majikannya, bukan tanpa alasan.


Keluarga besar David lah yang membantu biaya pengobatan sang ibu yang terkena penyakit kanker rahim hingga bisa sembuh dan sehat sampai saat ini, keluarga David juga yang telah membiayai seluruh kebutuhan Joy, dia dianggap sebagai bagian dari keluarga besar itu.


Bahkan sebelum bekerja sebagai asisten David, dia di beri pilihan untuk bebas melakukan apa yang dia mau tetapi dia memilih mengabdi pada keluarga David dan sejak saat itu dia di angkat menjadi asisten David dalam segala hal.


Mereka berjuang bersama dari nol membangun perusahaan otomotif Moto.Tech milik David hingga bisa sukses seperti saat ini.


"Aku mulai terbiasa Joy, tapi mungkin sebentar lagi dia akan tau wajah asliku," ucap David.


"Jadi tuan belum memberitahukan jati diri tuan pada nyonya muda?" Tanya Joy yang tak menyangka kalau istri tuannya mau menikah dengan pria buruk rupa.


"Aku tau yang kau pikirkan Joy, aku juga awalnya terkejut karena dia mau menerima ku dengan wajah menyeramkan ku ini, kupikir dia main main, hingga semalam dan hari ini aku sadar kalau dia benar benar tulus," ucap David.


"Ahhh saya turut bahagia tuan atas kabar ini, tidak sabar ingin bertemu dengan nyonya Muda," ucap Joy dengan senyum bahagia.


"Kau akan menyukainya Joy dia mirip dengan para super women kita hahahah" ucap David sambil tertawa.

__ADS_1


"Wahhh saya tidak sabar, belum lagi nyonya besar sudah ribut dan terus menghubungi saya tuan, mereka mungkin nekat datang ke Jerman untuk bertemu menantu mereka," ucap Joy .


"Ya kau benar, tapi belum saatnya Joy, aku akan memastikan sesuatu dulu," ucap David.


Mereka melaju menuju gedung perusahaan milik David.


Pria itu keluar dari dalam mobil dengan memakai topeng hitam yang menutupi wajah, sang Nicholas telah tiba dan tentu saja langsung menjadi pusat perhatian seluruh karyawan.


Tak ada yang tau bagaimana sosok tuan Nicholas sang pesohor dunia otomotif di Jerman.


Dia mengikuti jejak mendiang kakek dan pamannya membangun perusahaan otomotif.


Sosoknya yang misterius membuat siapa saja penasaran dengan siapa pria di balik topeng itu.


Bahkan kehadirannya hari ini disorot oleh media asing dan selalu menjadi trending topik setiap kali dia muncul di hadapan publik.


Lain halnya di Indonesia, jika orang lain terkagum kagum melihat sosok David yang membuat penasaran, keluarga besar pria itu justru terpingkal Pingkal melihat penampilan pria itu di televisi.


Seperti saat ini mereka tengah berkumpul di ruang keluarga, apalagi hari ini adalah hari Jumat dan biasanya mereka semua kecuali para anak muda, akan berkumpul disana.


"Pfftttthhh hahahhahahahaha, Mami lihat penampilan David itu hahahhaa dia seperti topeng monyet hahahahhaah" Seorang gadis yang usianya lebih tua empat tahun dari David tertawa terpingkal-pingkal di atas lantai.


"Kau benar nak, hahahahhaha dia seperti sedang melakukan pertunjukan topeng monyet, apa apaan topengnya itu hahahahah" tawa wanita yang sudah tidak lagi muda dari segi usia tetapi kulitnya tetap kencang dan cantik alami.


"Hahahahhahah apa benar dia anakku? Kenapa penampilan nya seperti monyet hahahahah..... astaga Mami dia menuruni sifat tengil Mami," tawa seorang pria paruh baya yang tak lain adalah Papi David.


"Astaga Papi sadar dong yang paling tengil diantara kita siapa? Papi kan jadi anehnya David itu turun dari Papi tapi kalau wajahnya turun dari Mami hahhaha" kekeh Mami David.


"Kalian ini benar benar ya, anak sendiri di ejek astaga, aku tak habis pikir," ucap seorang wanita lagi.


" Benar loh David lucu hahahah, jauh jauh ke Jerman cuma mau pentas topeng monyet hahahhahahahaha...."


Mereka tertawa bersama sama sungguh keluarga yang aneh.


"Kalau dia pulang akan ku pites kepalanya itu, beraninya dia menikah diam diam,dasar anak tengil!" Celetuk seorang wanita dengan kursi roda dan kacamata bertengger di wajahnya.


Keluarga David benar benar membuat penasaran.


.


.


.


like, vote dan komen 😉😉

__ADS_1


__ADS_2