
Joel dan Ara resmi menjadi sepasang suami istri. Acara resepsi dilanjutkan. Kali ini acara diambil alih oleh Aiden dan Luna, kembar tapi beda yang hebohnya sampai ke seantero negeri.
Duo gesrek yang sejak muda kegilaannya sudah terdeteksi dengan baik.
Gama bahkan sampai memijit pelipisnya melihat kelakuan istrinya, tapi dia tak masalah selama Luna bahagia.
Mikha juga sama, suaminya memang overaktif, bersyukur anak anaknya tidak segila Papi mereka, jika tidak, bisa saja acara ini jadi ajang komedi.
kembali ke atas panggung, semua orang kini menatap Aiden dan Luna yang seharusnya sudah menjadi nenek dan kakek, justru terlihat seperti anak muda yang begitu bersemangat menjadi pembawa acara untuk pesta pernikahan sahabat mereka.
Sepertinya tidak ada kata tua untuk mereka, yang ada kata dewasa dan matang.
Luna dan Aiden menguasai panggung mere berdua berdiri menatap para audience yang penasaran dengan aksi duo gesrek ini.
" Ekhmm... tes..tes.. kopi, goreng pisang, lontong Ekhmmm.... cek...oke," ucap Aiden.
" Ekhm... ahh, cek suara..
" Baiklah para penonton sekalian!!!"seru mereka berdua .
" Pertama sekali Papi ucapkan selamat buat Joel dan Ara, pasangan pengantin terbaik kita malam ini wohooo... beri tepuk tangan!!" teriak Aiden.
prok... prok... prok
Terdengar suara tepuk tangan yang begitu meriah di ruangan pesta itu. Joel dan Ara dibuat senang, mereka berdua menunduk hormat pada seluruh tamu.
" Nah acara berikutnya adalah acara yang sudah kami persiapkan sejak lama," ucap Luna.
" Yap, ini adalah acara yang juga sangat kami inginkan terjadi mengingat bagaimana perjuangan mereka menghadapi semua tantangan yang terjadi selama ini," tambah Aiden.
Mendengar ucapan mereka membuat para penonton menatap ke arah mereka dengan tatapan penasaran.
Begitu juga dengan dua bumil yang hobinya makan terus, mereka memperhatikan Luna dan Aiden sambil memakan makanan mereka. Tampak Otniel juga duduk di sisi mereka sambil menyuapi Edward yang sudah lapar.
"Acara apa kak?" tanya Diandra pada Otniel.
" Entah, aku juga tidak tau, tapi dimana suami kalian, sejak tadi mereka tidak kelihatan," ucap Otniel seraya melayangkan pandangannya ke arah seluruh ruangan.
" Kak David tadi bilang ke belakang sebentar, gak tau mau ngapain," jawab Diandra.
" Kalau Kak Vasko lagi istirahat katanya pening, aku Pengan ikut gak dibolehin,"ucap Joy.
Otniel mengangguk paham, kembali mereka fokus pada Luna dan Aiden di atas panggung dengan aksi mereka.
" Kita masuk ke acara selanjutnya!!" seru Luna dengan senyum sumringah.
Tiba tiba seluruh lampu dimatikan dan hanya tersisa dua lampu yang menyoroti dua bumil yang tampak sangat cantik malam ini.
__ADS_1
kemudian lampu sorot lainnya yang menyoroti beberapa penari yang menari diiringi lantunan musik dansa yang sangat indah di dengar di telinga.
Semuanya diam, menatap ke arah lampu sorot yang menyoroti kedua bumil dan para penari itu.
" Wahh acara apa ini? kenapa lampunya ke arah kita?" tanya Diandra dengan tatapan bingung.
Saat musik dinyalakan di dinding aula muncul beragam foto yang diabadikan sejak David dan Diandra bertemu begitu juga dengan Joy.
Foto foto lama yang telah tersimpan rapi dibuka kembali dan ditunjukkan ke publik.
" Lohh itu fotoku waktu kecil bersama kak David!" ucap Diandra menatap foto foto kebersamaan mereka saat Dian masih remaja.
" Wahh itu foto saat aku mengucapkan perasaan ku pada kak Vasko tapi ditolak hahahah, tak kusangka mereka menyimpan itu," kekeh Joy mengenang kejadian beberapa tahun silam.
" Ehh foto ular hahahha, itu di ladang anggur kak Joel, itu foto waktu kami menikah di gereja, wahhh banyak juga foto foto lama yang mereka simpan!" seru Diandra.
" he em, dapat dari mana ya?" gumam Joy.
Sembari mereka menikmati potongan-potongan memori silam melalui foto foto itu, tanpa mereka sadari kedua pujaan hati mereka telah berdiri di dekat mereka.
"Kita saksikan proyek Cinta duo pria tampan wohoooo...." teriak Aiden dari atas panggung, suasana benar benar heboh.
Semuanya bertepuk tangan dengan meriah, namun kedua bumil itu masih belum paham apa yang terjadi.
Musik berganti, Christo dan Christan memainkan piano dan Biola di aula pernikahan itu.
" ehh aku diculik, eh...heheh," celetuk Diandra yang terkejut karena David tiba tiba mengambil tangannya.
" Kau ada ada saja sayang," bisik David sambil tersenyum pada Diandra.
" Ada apa ini?" tanya Joy pada Vasko.
" Ada apa ya?" ucap Vasko seraya menaikkan sebelah alisnya ke atas.
" Ikuti saja sayang," ucap Vasko sambil mengecup pipi istrinya dengan lembut.
Diandra dan Joy dibawa ke tengah panggung dan didudukkan di kursi yang sudah disediakan untu mereka.
Semua mata tertuju pada mereka, kedua wanita cantik itu berhasil menarik perhatian para tamu undangan.
Vasko dan David mengambil posisi mereka di depan kedua ibu hamil yang duduk di depan mereka.
Musik dimainkan, para penari melenggak lenggok di depan panggung mengelilingi kedua ibu muda tu.
Alunan musik lagu beautiful in white yang dipopulerkan Shane Filan dimainkan oleh si kembar.
"Not sure of you know this, but when we first meet, i've got so nervous, i couldn't speak....
__ADS_1
David memulai nyanyiannya sambil menatap Diandra dengan penuh cinta.
" in that very moment, i found the one and My life had found it's missing piece,
Dilanjutkan oleh Vasko yang menatap lembut istrinya dengan mata berkaca-kaca.
Diandra dan Joy saling menatap lalu kembali mengalihkan pandangannya pada suami mereka masing-masing. benar benar terharu dengan situasi saat ini, mereka diperlakukan dengan spesial oleh pasangan mereka.
"So as long as live i love you, Will have and hold you, you look so beautiful in white, and from now till my very last breath this day i'll cherish, you look so beautiful in white tonigth....
Perpaduan yang sempurna dari suara kedua pria itu berhasil membuat semua orang terharu dengan lagu mereka. Banyak yang menangis haru melihat apa yang mereka lakukan pada pasangan mereka.
" Joel, Niel lanjutkan!" seru mereka berdua.
Lampu sorot menyoroti Joel yang sudah siap diposisinya sambil menggenggam tangan Ara serta Otniel yang menggendong Edward.
Lagi itu dilanjutkan oleh sahabat mereka. Kedua pria tadi membawa pasangan mereka dan mengajak mereka berdansa, memberikan bunga, mencium kening dan memperlakukan mereka dengan romantis.
Sama halnya dengan mereka, Joel mengajak istrinya berdansa ke tengah sambil bernyanyi. Mereka diikuti oleh pasangan pasnagan lain, jadilah malam itu menjadi pesta dansa yang romantis bagi semua pasangan.
Otniel menatap mereka sambil tersenyum bahagia, tanpa sadar dia ikut menangis karena dia tau perjuangan sahabat sahabat hingga bisa bahagia seperti saat ini.
" Daddy kenapa?" tanya Edward kecil sambil mengusap air mata Daddynya.
" Hmm? Daddy bahagia sayang, " ucapnya sambil tersenyum.
" Heheheh, Edward juga," seru bocah itu.
Pasangan pasangan tua tak ketinggalan, mereka juga turut berdansa.
Christan dan Christo saling melirik, mereka menatap Aurel dan Reva yang berdiri di pinggir ruangan sambil tersenyum.
Setelah acara panjang berlangsung, semua Undangan mengucapkan selamat pada mereka semua dan memberikan doa doa terbaik bagi semua pasangan.
Saat Joy dan Vasko sedang menyalami Tamu tiba tiba seseorang memanggil nama Joy.
" Joy!!" teriakan seseorang terdengar menggema di ruangan itu.
Joy menatap ke arah kerumunan, dan...
deghhh
.
.
.
__ADS_1
like, vote dan komen 😊😉