Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Gosip


__ADS_3

tuk... tuk... tuk... tuk..


Suara ketukan sang telunjuk di atas meja terdengar memenuhi ruangan dengan warna dominan putih itu.


Besara duduk di kursi kebesarannya sambil memikirkan pesan singkat yang dikirimkan aliansi "The Lunar", sebuah aliansi yang tidak diketahui jenis aliansinya namun dua puluh tahun lalu berhasil menghancurkan Dark Horse dan mengekspos seluruh data kejahatan Dark Horse ke hadapan publik.


Hal itu menyebabkan Besara harus bersembunyi dan melarikan diri dari amukan aliansi itu dan dia tau dengan jelas siapa pemimpin aliansi itu, Gamaliel Park pria yang menghajar seluruh anggota Dark Horse karena dengan berani menculik anak mereka.


"Sial, aliansi itu sudah lama tidak bergerak, aku sangat yakin kalau anak buahku sudah mengawasi aliansi itu dan mereka berhenti beroperasi 18 tahun lalu, kenapa sekarang mereka muncul lagi?" Besara tampak gusar.


Pesan yang dikirimkan tiga hari lalu berhasil membuat dirinya tidak tenang. Antara penasaran, takut dan khawatir itulah yang dirasakan pria itu saat ini.


"Ck.... apa kami kecolongan? jika begini aku harus mendapatkan Nicholas, dia satu satunya pengusaha yang bisa menyaingi J.B Grup, besok adalah waktunya, aku harus mempersiapkan semuanya dengan matang!" tekad Besara sudah bulat untuk menarik tuan Nicholas alias David di sisinya sebagai pendukung.


tap...tap... tap


terdengar suara langkah kaki memasuki ruangan itu, Helen masuk sambil membawa sebuah iPad dengan senyum sumringah di wajahnya.


"Besara, lihat ini!" ucap Helen sambil meletakkan iPad di depan meja.


"Apa ini?" tanya Besara sambil menatap iPad itu.


"Lihat dan baca, tuan Nicholas sudah kembali ke Jerman pagi tadi, dan acara pertemuan perusahaan perusahaan besar akan di selenggarakan di Hotel A milik Aniston!" seru Helen dengan wajah berseri-seri.


"Aniston? hmm... ini akan menjadi kesempatan yang besar untuk kita, apalagi acara diadakan di kandang kita sendiri, bagaimana dengan Brandon? dia tidak curiga kan?" tanya Besara.


"Ya ini akan menjadi kesempatan emas bagi kita, dan untuk Brandon, dia pria tua itu masih kita butuhkan untuk membunuh Wanita bernama Diandra, jika sampai wanita itu mendapatkan kembali ingatannya, maka karirku dan karirmu akan tamat, dia mungkin punya bukti kuat untuk menjatuhkan kita karena kejadian itu," jelas Helen.


"Sial, kenapa semakin banyak penghalang disini? " kesal Besara.

__ADS_1


"Kim!!! " teriak Besara memanggil asistennya.


Seorang pria bertubuh besar dengan bekas luka sayatan di wajahnya masuk ke dalam ruangan, pria dengan banyak tato dan selalu memakai penutup wajah.


"Saya tuan," jawabnya sambil membungkuk hormat.


"Apa kau sudah menemukan keberadaan kedua wanita itu?" tanya Besara.


"Sampai saat ini belum ada perkembangan tuan, saya hanya menemukan titik terakhir yang disSinggahi kedua wanita itu, setelah nya titik mereka berpindah pindah dalam waktu yang acak," jelas Pria itu.


"Jelaskan dengan detail!" titah Besara.


"Titik terakhir tujuan kedua wanita bernama Diandra adalah kota Baden Wuttemberg dan wanita bernama Reva terakhir di bandara sebelum akhirnya titik lokasi mereka berpindah pindah tuan," jelas Kim.


"Setiap kami melacak lokasi mereka, tempatnya selalu berubah ubah, kami curiga informasi tentang mereka berdua dimanipulasi," jelas Kim.


"Baik!" jawab mereka berdua.


Helen dan Kim keluar dari ruangan itu, Besara menumpu kedua tangannya di atas meja dia menatap tajam ke arah pintu.


" Sepertinya aku harus turun tangan langsung menghadapi mereka, sialan, masalah The Lunar belum selesai, kedua wanita itu pun belum di temukan, jika begini akan banyak penghalang, Sial sial sial kenapa seperti ini” geram Besara.


Pria itu membuka ponselnya dan membaca portal berita, seketika senyuman merekah di wajahnya yang mulai berkeriput itu.


Seluruh Jerman kini tengah dihebohkan dengan gosip tentang Presdir Moto.Tech yang disebut sebut tidak normal alias pecinta laki laki, Besara bahkan sampai terkejut melihat rumor itu.


“Tuan... apa anda sudah melihat beritanya?” terdengar suara Kim yang kembali masuk ke dalam ruangan Besara setelah menerima laporan dari anak buah mereka.


“Hmmm.... sepertinya alam sedang berpihak kepada kita Kim, dengan adanya rumor ini maka jalan kita untuk menarik Tuan Nicholas sebagai penyokong dana kita akan semakin besar, cari tau sumber berita ini pastikan terpercaya, suruh Tim Dark meretas sistem keamana seluruh portal berita itu untuk menemukan sumbernya,”titah Besara.

__ADS_1


“Sepertinya kita tidak harus melakukan itu tuan, sebab kami sudah menemukan beberapa foto yang beredar di dunia maya dan semuanya berasal dari sumber terpercaya, bahkan ada kesaksian dari karyawan orang itu sendiri,” ucap Kim sambil memberikan Ipad yang dipegangnya pada Besara dan menunjukkan foto foto tuan Nicholas terlihat mesra dengan beberapa orang pria yang disamarkan wajahnya.


“Hahahahahhaa.... ternyata sangat mudah, hanya saja apa kalian sudah memastikan keaslian foto ini Kim? Aku tidak ingin kita terjebak seperti yang dilakukan The Lunar dulu, jangan sampai ini adalah pekerjaan mereka ,” ucap Besara.


“Hal itu tidak mungkin terjadi tuan, sistem keamanan kita sudah dipulihkan, jika ada yang berani meretas sistem keamanan kita, maka akan langsung ketahuan dan ponsel tuan akan berbunyi sebagai alarm kalau ada hacker yang mencoba masuk ke dalam sistem jaringan kita,” jelas Kim.


“Hmm.... aku tidak meragukan itu melihat bagaimana pesan dari The Lunar lenyap begitu saja setelah mereka memperbaiki sistem, beri mereka bonus makanan tetapi potong waktu istirahatnya, jika ada yang mengantuk suntikkan saja dengan serum itu, aku tak ingin tim Dark melemah,” ucapnya.


“Baik, akan segera saya laksanakan tuan,” ucap Kim sambil menunduk lalu keluar dari dalam ruangan Besara dengan tatapan dingin dan datar, namun ada yang aneh dia tersenyum tipis setelah keluar dari ruangan itu.


“Hmmm.... aku akan menuntaskan kalian semua dalam sekali tebas, Nicholas akan menjadi pendukung dana dan menjadi bonekaku untuk menjalankan bisnis gelapku, aku tidak akan dikejar oleh polisi dan dia yang akan menjadi sasaran penangkapan hahahahahah, ini pasti akan berjalan lancar,” tawa Besara.


Sementara itu di negara yang sama yaitu jerman, David,Si kembar Park, Luna, Gama, Joel dan Vasko tengah berada di dalam sebuah ruangan yang tampak seperti studio foto.’


“Nak lebih mesra lagi, kau ini bagaimana sih? Itu pipinya dicium, jangan ragu ragu anggap aja dia cewek seksi yang kamu taksir di Hawai waktu itu,” teriak Luna yang tengah berdiri di depan Kamera memerintahkan dua orang pria yang bertelanjang dada di depannya sambil berpose mesra.


“Iya begitu lebih mesra lagi, elus bokoongnya hahahahah,” teriak Joel yang menikmati tontonan di siang harinya sambil mengambil beberapa gambar untuk dikirimkan kepada Diandra di Jerman.


“Elus dadanya hahahah... belai rambutnya... huahahahaha... uhuk uhuk... uhuk..” teriak Joel sambil terbatuk batuk saking semangatnya.


“Nah mantap...”


.


.


.


Like, Vote dan Komen.

__ADS_1


__ADS_2