Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Joel!!


__ADS_3

Joel dan Ara berangkat menuju rumah keluarga Ara. Entah apa yang akan terjadi, tetapi Joel sudah bertekad akan membalas semua perbuatan mereka.


Joel dan Ara berpenampilan sederhana, entah apa tujuan Joel, tetapi dia dengan sengaja mengubah penampilannya yang biasa memakai pakaian mahal namun semuanya berubah menjadi pakaian polos dan terkesan murah.


Ara bukannya tenang, dia malah semakin khawatir karena penampilan mereka, bukan Ara tidak suka, yang dia khawatirkan adalah Joel..


" Jo aku takut kalau kita memakai pakaian seperti ini, Mama dan Papa akan mengusirmu, mereka tipe orang yang mementingkan kasta, aku takut mereka memisahkan kita," ucap Ara.


Joel tersenyum, dia menggenggam tangan Ara," Jangan khawatir sayang, tenang, serahkan saja semuanya padaku, apa pun yang terjadi nanti, kau tidak usah ikut campur, biar aku yang menyelesaikan semua hal ini," ucap Joel.


" Tapi aku takut kau terluka, aku tidak suka," ucap Ara lagi, dia jelas tau perangai keluarga nya dan tau apa yang akan terjadi jika Mereka datang kesana dengan penampilan seadanya.


" Percaya padaku, kau akan melihat caraku, dan kau akan paham sayang, aku bukan seseorang yang mudah dipermainkan," ucap Joel.


" Baiklah, tapi jangan sampai terluka, aku takut kakak laki laki ku akan memukulmu," ucap Joel.


" Kalau dipikuk ya pukul balik hahahah, itu aja kok ribet," seloroh Joel.


" Ck... pokoknya jangan sampai terpukul!"


Nada tegas Ara membuat Joel spontan mengangguk seperti seorang anak yang patuh pada ibunya.


" Anak baik," ucap Ara sambil mengusap kepala Joel.


Wajah Joel merona, dia sangat suka diperlakukan seperti ini oleh Ara. Haus akan kasih sayang seorang Ibu membuat Joel mudah nyaman dengan perlakuan Lembut Ara.


" Kangen Mom, ahhh Mom anakmu akan menikah, apa kau melihatku di atas sana? aku mencintaimu Mom, disini aku punya banyak Mama yang menyayangi ku jadi jangan khawatir, aku tidak kekurangan kasih sayang, bahkan wanita disampingku ini sangat lembut seperti dirimu Mom," batin Joel mengenang mendiang Ibunya.


" Kenapa bengong?" tanya Ara.


" Ehh mikirin kita nikah nanti heheh, " celetuk Joel.


Waja Ara ikut merona, bisa bisanya di saat seperti ini mereka masih sempat mesra mesraan saling menggoda satu sama lain.


Beberapa menit kemudian mereka tiba di sebuah rumah yang cukup mewah namun masih kalah jauh dengan rumah besar keluarga Park.


" Ini rumah keluarga mu?" tanya Joel.


" Iya, "


" Masih lebih besar rumahku, tapi aku ingin melihat gimana reaksi mereka nabati saat melihat pecundang meminta ijin menikahi anak mereka, hahaha pasti akan menyenangkan," batin Joel.


"Sekarang mereka sedang berkumpul di dalam ya?" tanya Joel.


" Iya, saat aku memberitahu kalau aku akan datang mereka mengundang semua anggota keluarga serta orang yang dijodohkan padaku, niatnya hari ini adalah pertunangan," ucap Ara dengan sedih.

__ADS_1


Joel mengambil tangan Ara, " angkat kepalamu dan percaya dirilah, aku sudah menyiapkan semua kejutan untuk mereka, jangan takut dan jangan ragu, kita hadapi bersama oke!" seru Joel dengan semangat.


" Baiklah," jawab Ara sambil tersenyum lembut.


" Ahhh Jantungku!!" teriak Joel yang malah membuat Ara panik.


" Astaga ada apa Joel? kenapa? apa ada yang sakit?" Ara panik dia sampai menatap Joel dengan tatapan khawatir bahan menggoyang tubuh Joel.


" Jantungku Ra, gak kuat kalau lihat kamu senyum, manis banget sampau bikin aku dag dig dug ser... ahh mantap!! hahahhahah...." celetuk Joel.


Wajah Ara kembali merona, Joel memang selalu bisa memperbaiki moodnya.


" Dasar tukang gombal!" ejek Ara.


" Heheheh , ya udah masuk yuk sayang," ucap Joel sambil keluar dan membukakan pintu mobil untuk Ara.


Mereka berdua masuk ke dalam rumah mewah itu, dapat Joel Lihat beberapa mobil mewah berbaris rapi di parkiran mobil itu.


"Harganya tak seberapa dibandingkan milikku, cihh... "gumam Joel.


"Kau bilang apa?" tanya Ara.


" Tak ada," ucap Joel sambil tersenyum.


Mereka berdua masuk ke dalam rumah itu dan langsung dibawa oleh pelayan menuju ruang tamu.


Mendengar nama Ara disebutkan mereka semua menoleh pada Ara dan Joel. Semua orang terkejut melihat penampilan mereka berdua yang jauh dari kata mewah, bahkan jauh dari penampilan mereka yang semuanya adu glamor.


" Ara sayang kamu datang nak?" sambut Mama Ara yang biasa disapa Nyonya Doni.


Nyonya Doni mendekati Ara dengan wajah malu karena penampilan putri bungsunya itu.


" Sial, dia mempermalukan aku saja, bukannya sudah Kubilang dia harus memakai pakaian mahal, aku sudah mentransfer uang tapi kenapa begini!!" batin nyonya Doni yang kehilangan muka di depan calon besannya.


" Ahahahaha... maaf semuanya, anak kami Ara memang anak yang polos, dia anak yang hemat, " ucap Tuan Doni Papa Ara.


Ara menatap mereka sambil mengepalkan kedua tangannya, namun genggaman tangan Joel menenangkan dirinya, jari jempol pria itu mengusap punggung tangannya agar Ara merasa tenang.


"Semuanya cuma sandiwara,"bisik Joel.


" Dan siapa pria dekil ini, kenapa kau pegang pegang putriku!" bentak tuan Doni yang sejak Joel masuk dia sudah membenci pria itu, penampilan yang sederhana, terkesan dekil dan dari kalangan bawah membuatnya merasa jijik.


Mereka semua diam dan menatap Ara serta Joel.


" Tuan Doni, apa maksudnya ini, kita sudah membicarakan pernikahan tetapi anak anda malah datang bersama seorang pria dekil bau sampah ini!" protes tuan Jakson.

__ADS_1


" Siapa kau, kenapa kau pegang pegang calon istriku!" teriak seorang pria muda bernama Reza yang tak lain adalah pria yang dijodohkan pada Ara .


Mereka semua diam, Joel melirik Ara yang tampaknya ketakutan.


" Aku..


" Dia Calon suami seorang Raina Alesha!!" teriak Ara dengan tegas yang membuta mereka semua terbelalak dengan ucapan gadis itu. Bahkan Joel terkejut karena Ara memotong kata katanya.


tangan Ara terasa bergetar dan Joel tau kalau calon istrinya sedang berjuang melawan rasa takutnya.


" Eh... ahahahaha... di..dia hanya bercanda, mana mungkin pria miskin dan dekil ini calon suaminya, dia hanya sedang bergurau, besan," ucap Nyonya Doni yang kelabakan karena kata kata Ara.


" hei pria miskin sudah cukup sandiwara sekarang lepaskan tangan adikku dan pergi jauh dari sini, aku tau kau itu cuma seorang pria bayaran, " ejek Niko kakak laki laki Ara dengan nada sarkas.


" Cihh berani sekali pria miskin seperti dirimu berharap mendapatkan wanita secantik Ara!" ejek Reza.


Ejekan demi ejekan didapatkan Joel, telinga Ara benar benar panas mendengar calon suaminya diejek seperti itu.


" Kalian semua diam!!!" pekik Ara.


" Joel adalah calon suamiku, dan tidak akan ada satu pun dari kalian yang bisa mengubah itu, saya Raina Alesha dengan tegas menolak perjodohan ini karena saya akan menikah dengan pria yang kalian ejek miskin ini!" ucapnya dengan tegas.


Lagi lagi Joel dibuat terpesona dengan keberanian Ara, dia tersenyum mendengar ucapan Ara.


Plakkk


Satu tamparan keras mendarat di wajah Ara yang malah membuat mereka semua tercengang karena nyonya Doni yang terkenal lembut justru menampar putrinya.


"Sadar kau Ara, dia hanya pria miskin Tanpa masa depan!" ucap Nyonya Doni.


" Ara, kenapa kau memilih pria miskin itu, sedangkan ada aku seorang Reza yang tampan dan kaya raya, jika dibandingkan dengan dia aku jauh diatasnya!" ucap Reza Sambil menatap sinis ke arah Joel.


Joel diam saja, dia sibuk mengagumi keberanian kekasihnya padahal saat ini suasana sedang genting dan ribut.


" pacarku pemberani, ahhh makin lope lope aku tuh hahahah, hatiku berbunga bunga, Mom anakmu dapat cewek cantik dan kuat ahahhaha..." batin Joel dengan wajah merona menatap Ara yang setengah karang hingga....


Bughh...


Brukkk....


" Joel!!" pekik Ara.


.


.

__ADS_1


.


like, vote dan komen 😊😉


__ADS_2