Suamiku Si Tampan Buruk Rupa

Suamiku Si Tampan Buruk Rupa
Keluarga


__ADS_3

Dua Minggu telah berlalu sejak kejadian itu, Jenazah Sean sudah dimakamkan dengan sangat layak oleh Otniel dan keluarganya mengingat jasanya menjaga Edward selama ini.


Hak asuh Edward sudah dialihkan atas nama Otniel, dan keluarga Sean juga keluarga Riko tidak memiliki hak apa pun atas Edward sebab Sean tidak mengurus surat surat hak asuh bocah kecil itu sehingga memudahkan Otniel mengambil alih hak asuhnya.


Berita menggemparkan terjadi dan mengguncang dunia bisnis di Indonesia serta menyinggung mengenai moral dan kekerasan terhadap wanita dan anak.


Seluruh stasiun Televisi menyiarkan mengenai penangkapan Riko Hermawan anak Kartajaya Hermawan, konglomerat dan pebisnis ulung di Indonesia.


Riko Hermawan di tangkap atas tuduhan tindak kekerasan pada Wanita dan anak, penyiksaan, penggunaan narkotika dan pengedaran narkoba bersama "Pacar-pacarnya" yang juga terlibat dalam kasus itu.


Dia diserahkan kepada pihak kepolisian dan dikenakan hukuman penjara seumur hidup karena perbuatannya yang begitu bejat, tentu Otniel menuntutnya dengan sedikit dilebihkan.


Bahkan Otniel sampai bernegosiasi dengan Hakim pemutus perkara, jika uang bisa mengendalikan Hakim maka Otniel akan menggunakan uangnya untuk menyuap Hakim memberikan hukuman seberat-beratnya pada Riko.


Berita paling menggemparkan lainnya adalah mengenai Riko yang merupakan seorang predator **** sekaligus seorang Waria, dia memiliki kelainan identitas sehingga saat di tahanan dia akan dipisah di dalam ruang isolasi.


Saat Riko mengetahui penyebab kematian Sean karena bayinya meninggal dalam rahim, saat itulah dia sadar dan mengutuk dirinya sendiri karena perbuatan bejatnya yang tidak bisa dimaafkan.


Riko sadar tapi sudah terlambat, ingin meminta maaf tapi dia tak akan pernah bisa keluar dari penjara, semuanya sudah terlambat, tak ada yang bisa dia lakukan.


Di kediaman keluarga Park,


Tep...


"Kenapa menonton itu sayang, kita sudah tau putusannya buat apa melihat wajah bajingan itu," ucap David yang mematikan televisi karena Diandra menonton berita penangkapan Riko yang masih sedang hangat hangatnya padahal sudah tiga lima hari pria itu ditangkap.


"Eh, yang... pengen peyukkk...." ucap Diandra sambil merentangkan kedua tangannya, dia benar benar manja pada suaminya, perutnya sudah membuncit di usia kandungannya yang menjalani tiga bulan .


David terkekeh, istrinya benar benar manja.


"Ihhh sini peluk dulu, istriku imut banget sih, gemes banget," ucap David sambil membalas pelukan istrinya.


"Heheheh... jauh dari kamu bikin aku kangen terus, gak tau kenapa aku pengen dekat kamu terus," ucap Diandra.


"Hehehe aku juga sayangku, pengen Peluk terus, pengen sama kamu dan Baby Bubu terus," ucap David.


"Emmhhh... ihh makin sayang aku sama kamu, sayang banget tauuu... ummahh!" ucap Diandra tanpa segan mencium suaminya.


"Ughh aku juga sayang bangat sama kamu, makin cantik aja sih, " David mencium wajah istrinya bertubi tubi.


Mereka yang asik bermesraan, Tiga pria yang duduk bersama mereka beserta seorang bocah yang ditutup matanya yang malah menganga melihat mereka.

__ADS_1


Pruk... prukk... prukk


Terdengar suara cemilan mereka jatuh ke lantai, rahang mereka terbuka, mata mereka membulat, sambil menatap David dan Diandra yang sangat Romantis, bisa dibilang mereka menonton acara romansa gratis di siang yang indah ini.


"Ehh ups... ada orang yang hahhahah, aku malu," ucap Diandra yang sadar dengan kehadiran ketiga orang itu disana.


"Tega teganya kalian bermesraan di depan kami!" ucap Joel dengan wajah cemberut.


"Tega kau mengirim Joy ke Jerman dan menahanku disini David, arhhh aku merindukan kekasihku, haisshhh...." Vasko menggerutu, Joy pergi ke Jerman bersama Sean untuk mengurus sesuatu disana dan Vasko ditahan di Indonesia karena Dian merengek ingin terus dekat kakaknya.


"Heh kalian kan punya kamar, jangan lupa disini ada anak kecil yang harus dijaga!" ketus Otniel yang menutup mata Edward bocah menggemaskan yang kini menjadi anak angkatnya.


"Hahahahah.... tutup mata, tutup telinga tutup hidung kalau perlu hahahahah.... iya kan sayang," David tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi sahabat sahabatnya yang kesal dengan kemesraan mereka .


"Dasar kalian ini," ketus Vasko.


Drrttt.... drrrtt... drrtt


Ponsel Vasko berdering, nada dering ponsel yang berbeda dengan nada dering biasanya, bahkan ponsel yang digunakan oleh Vasko bukan ponsel yang biasa dia gunakan, itu adalah ponsel Couple.


Mereka semua menatap ponsel berwarna merah dengan cover ponsel berisi foto Joy yang di bentuk dengan hati terbelah yang jika digabungkan dengan milik Joy akan membentuk hati sempurna.


Dan yang paling membuat terkejut ponsel Couple itu adalah si leader Mafia yang sudah terkena sihir cinta dari sang kekasih hati Joy.


"Halo sayang..." Sapa Vasko, mereka melakukan panggilan video Call.


"Sayang aku kangeeenn..... lusa aku pulang, aku kangen banget hiks hiks sampe pengen nangis karena gak ketemu kamu," ucap Joy yang benar benar kembali menjadi dirinya yang dulu, seorang gadis yang lugu dan manja tapi itu hanya berlaku pada Vasko, jika menghadapi rival bisnis dia seperti seekor singa betina yang siap menerkam siapa pun yang menyerang nya, pasangan ini benar benar kompak.


"Huh aku juga kangen, kamu sehat sehat ya disana, Lusa aku jemput di bandara," ucap Vasko sambil berdiri dan berbicara berdua dengan kekasihnya.


"hihihi... lihatlah siapa yang tadi mengejek kita menebar kemesraan,justru malah dia yang menyebar kemesraan bahkan kita dikalahkan," Diandra terkikik geli saat melihat perubahan besar pada diri kakaknya.


Otniel, Joel,dan David juga tertawa melihat leader Mafia itu sangat mencintai kekasihnya, mereka sangat manis, hubungan mereka benar benar berjalan lancar.


"Baby, kamu pakai kaos yang aku kasih kan?" tanya Joy dari sana


"Pakai, ini aku lagi pakai baby, kalau kamu?" tanya Vasko.


" Pakai dong, wah kita samaan lagi hahahah, aku seneng banget, jadi makin kangen," ucap Joy sambil tersenyum.


"Huh... ini semua karena seseorang yang mengirimmu ke Jerman, seandainya aku ikut, kita bisa bersama sayang," ucap Vasko lagi.

__ADS_1


Ohh Demi Dewa Athena yang dipuja banyak orang, David dan yang lainnya benar benar ingin mengumpat mendengar ucapan pria itu.


"Kalau aku mengirim kalian berdua yang ada kerjaannya gak beres beres, dasar pasangan bucin!" ketus David yang dengan sengaja membesarkan suaranya.


"Cihhh iri? bilang kawan, jangan dengarkan dia baby, kita bicara di kamarku saja, " Vasko pergi meninggalkan mereka sambil tersenyum menatap benda pipih yang dipenuhi dengan wajah kekasihnya itu.


"Pffftthhh hahahhahaha..." Tawa mereka akhirnya pecah saat melihat Sang ketua Mafia bertekuk lutut di depan si setan kecil, benar benar pasangan yang sempurna, sama sama menyeramkan.


"Aku tak menyangka kalau Vasko juga bisa jatuh cinta hahahahah... ini sangat menggelitik,' Joel tertawa terbahak-bahak.


"Jatuh cinta? apa itu uncle?" celetuk Edward yang mulutnya belepotan dengan cokelat yang dia makan dengan santai di pangkuan Daddynya.


"Ehh... prrhhdftt hahahah... astaga Mulutmu kenapa cemong cemong begini nak, haduh makannya yang bener sayang hahahah,"bukannya menjawab, mereka malah menertawai wajah Edward yang berantakan karena cokelatnya.


"Hushhh jawab dulu, jatuh cinta itu apa Daddy? hmm??" tanya Edward sambil memiringkan kepalanya.


"Hmmm jatuh cinta itu saat kamu menyukai lawan jenis kamu, dan ingin menjaga dan melindunginya, dan ingin hidup bersamanya" ucap Otniel.


"Ohhhh... kalau begitu Edward jatuh cinta dong cama Onty Dian, Edward suka Ama Onty, kalau begitu kita hidup belsama saja pintu, bial Onty jadi Momnya Edward," ucap bocah kecil itu.


Mata David terbelalak, bagaimana bisa bocah kecil ingin merebut istrinya dari dirinya, ehh tentu saja dia mana rela, belum lagi ditawari jadi Momnya haduh ada ada aja kamu Edward.


"Ehhh Ndak boleh Edward, ini istri Uncle, dan ada baby Bubu di dalam, jangan di kasih sama Daddy Niel, kamu cariin aja jodoh buat Daddy kamu, ini istri Uncle," ucap David seraya memeluk istrinya dengan posesif.


"Bwahahahahahaha....." mereka semua Tertawa terbahak-bahak belum lagi melihat wajah kaget David, masih anak kecil yang mengatakan hal itu dia sudah cemburu bagaimana kalau itu orang lain?


"Hahahah.... nak, bukan begitu maksudnya sayang, sini sama Onty biar Onty jelaskan," ucap Diandra.


"He... em.."


Edward berjalan mendekati Diandra dengan mulut belepotan, David mengambil tisu basah dan membersihkan mulut bocah kecil yang duduk di pangkuan istrinya.


"Jatuh cinta itu.....


.


.


.


like, vote dan komen 😉

__ADS_1


__ADS_2